<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indeks Dolar Menguat Terdorong Data Inflasi</title><description>Indeks dolar AS menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) karena data inflasi yang kuat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2559803/indeks-dolar-menguat-terdorong-data-inflasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2559803/indeks-dolar-menguat-terdorong-data-inflasi"/><item><title>Indeks Dolar Menguat Terdorong Data Inflasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2559803/indeks-dolar-menguat-terdorong-data-inflasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2559803/indeks-dolar-menguat-terdorong-data-inflasi</guid><pubDate>Jum'at 11 Maret 2022 06:15 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/11/320/2559803/indeks-dolar-menguat-terdorong-data-inflasi-PjQ5B4sI6f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dolar AS menguat (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/11/320/2559803/indeks-dolar-menguat-terdorong-data-inflasi-PjQ5B4sI6f.jpg</image><title>Dolar AS menguat (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks dolar AS menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) karena data inflasi yang kuat. Sementara itu Euro melemah menyusul pengumuman Bank Sentral Eropa (ECB) yang akan menghapus stimulusnya pada kuartal ketiga.
Euro menyentuh level terendah selama 22 bulan di USD1,0804 awal pekan ini, dengan investor memperkirakan krisis di Ukraina akan berdampak besar pada pertumbuhan Eropa. Mata uang tunggal secara luas dilihat sebagai ukuran krisis keamanan terbesar di Eropa sejak 1945.
BACA JUGA:Daftar 4 Artis Terima Uang Berjumlah Fantastis dari Doni Salmanan, Ada yang Dikasih Dolar!

Namun, spekulasi baru-baru ini bahwa para pemimpin Uni Eropa sedang mempertimbangkan penerbitan obligasi bersama untuk membiayai pengeluaran energi dan pertahanan, memberi euro beberapa dukungan. Para pemimpin Uni Eropa bertemu pada Kamis (10/3/2022) di Versailles, Paris bagian Barat.
Pada perdagangan sore, euro turun 0,83% pada 1,0985 dolar, setelah melonjak 1,6% pada Rabu (9/3/2022), hari terbaiknya dalam hampir enam tahun.
BACA JUGA:Rupiah Menguat Lawan Dolar AS, Mata Uang Lainnya Keok

The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga setidaknya 25 basis poin ketika bertemu minggu depan.
&quot;Skenario kasus dasar kami masih bagi Fed untuk menjadi bank sentral paling hawkish di negara maju dan itu akan mendukung dolar pada margin,&quot; kata Bipan Rai, kepala strategi valas Amerika Utara di CIBC Capital Markets.Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama  lainnya naik 0,547% pada 98,506, setelah jatuh 1,17% pada Rabu  (9/3/2022).
Data pada Kamis (10/3/2022) menunjukkan bahwa harga konsumen AS  melonjak 7,9% tahun-ke-tahun pada Februari, yang berpuncak pada  peningkatan tahunan terbesar dalam 40 tahun.
Inflasi siap untuk melaju cepat lebih lanjut dalam beberapa bulan ke  depan karena perang Rusia melawan Ukraina menaikkan biaya minyak mentah  dan komoditas-komoditas lainnya.
Mata uang terkait komoditas, seperti dolar Australia, dolar Selandia  Baru, dan dolar Kanada, naik hari ini, dengan Aussie naik 0,58%, Kiwi  naik 0,49%, dan loonie naik 0,37%.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks dolar AS menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) karena data inflasi yang kuat. Sementara itu Euro melemah menyusul pengumuman Bank Sentral Eropa (ECB) yang akan menghapus stimulusnya pada kuartal ketiga.
Euro menyentuh level terendah selama 22 bulan di USD1,0804 awal pekan ini, dengan investor memperkirakan krisis di Ukraina akan berdampak besar pada pertumbuhan Eropa. Mata uang tunggal secara luas dilihat sebagai ukuran krisis keamanan terbesar di Eropa sejak 1945.
BACA JUGA:Daftar 4 Artis Terima Uang Berjumlah Fantastis dari Doni Salmanan, Ada yang Dikasih Dolar!

Namun, spekulasi baru-baru ini bahwa para pemimpin Uni Eropa sedang mempertimbangkan penerbitan obligasi bersama untuk membiayai pengeluaran energi dan pertahanan, memberi euro beberapa dukungan. Para pemimpin Uni Eropa bertemu pada Kamis (10/3/2022) di Versailles, Paris bagian Barat.
Pada perdagangan sore, euro turun 0,83% pada 1,0985 dolar, setelah melonjak 1,6% pada Rabu (9/3/2022), hari terbaiknya dalam hampir enam tahun.
BACA JUGA:Rupiah Menguat Lawan Dolar AS, Mata Uang Lainnya Keok

The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga setidaknya 25 basis poin ketika bertemu minggu depan.
&quot;Skenario kasus dasar kami masih bagi Fed untuk menjadi bank sentral paling hawkish di negara maju dan itu akan mendukung dolar pada margin,&quot; kata Bipan Rai, kepala strategi valas Amerika Utara di CIBC Capital Markets.Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama  lainnya naik 0,547% pada 98,506, setelah jatuh 1,17% pada Rabu  (9/3/2022).
Data pada Kamis (10/3/2022) menunjukkan bahwa harga konsumen AS  melonjak 7,9% tahun-ke-tahun pada Februari, yang berpuncak pada  peningkatan tahunan terbesar dalam 40 tahun.
Inflasi siap untuk melaju cepat lebih lanjut dalam beberapa bulan ke  depan karena perang Rusia melawan Ukraina menaikkan biaya minyak mentah  dan komoditas-komoditas lainnya.
Mata uang terkait komoditas, seperti dolar Australia, dolar Selandia  Baru, dan dolar Kanada, naik hari ini, dengan Aussie naik 0,58%, Kiwi  naik 0,49%, dan loonie naik 0,37%.</content:encoded></item></channel></rss>
