<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Naik Lagi ke Level USD2.000</title><description>Harga emas menguat sedikit di atas level psikologis USD2.000 pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2559805/harga-emas-berjangka-naik-lagi-ke-level-usd2-000</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2559805/harga-emas-berjangka-naik-lagi-ke-level-usd2-000"/><item><title>Harga Emas Berjangka Naik Lagi ke Level USD2.000</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2559805/harga-emas-berjangka-naik-lagi-ke-level-usd2-000</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2559805/harga-emas-berjangka-naik-lagi-ke-level-usd2-000</guid><pubDate>Jum'at 11 Maret 2022 06:24 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/11/320/2559805/harga-emas-berjangka-naik-lagi-ke-level-usd2-000-DegDOSiLYw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/11/320/2559805/harga-emas-berjangka-naik-lagi-ke-level-usd2-000-DegDOSiLYw.jpg</image><title>Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas menguat sedikit di atas level psikologis USD2.000 pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi). Harga emas bangkit dari penurunan tajam sesi sebelumnya, karena tidak ada kemajuan dalam pembicaraan antara Rusia dan Ukraina.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak USD12,2 atau 0,61%, menjadi ditutup pada USD2.000,40 per ounce.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp26.000/Gram

Serbuan ke aset-aset safe-haven awal pekan ini telah mendorong emas mendekati level rekor yang dicapai pada Agustus 2020.
Investor juga mencermati data inflasi Februari dari Amerika Serikat, yang sesuai dengan ekspektasi tetapi juga menunjukkan peningkatan tahun-ke-tahun terbesar sejak Januari 1982.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Anjlok Diserang Aksi Ambil Untung

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis (10/3/2022) bahwa indeks harga konsumen AS, barometer inflasi, meningkat sebesar 0,8% pada Februari, atau 7,9% tahun ke tahun, pertumbuhan tertinggi sejak Januari 1982.
&quot;Angka inflasi tentu merupakan elemen bullish yang mendasari emas. Namun, geopolitik mengalahkan data ekonomi saat ini,&quot; kata Jim Wycoff, analis senior di Kitco Metals.&quot;Bullish (emas) menghabiskan banyak energi mendorong harga ke rekor  tertinggi awal pekan ini. Sekarang, bahkan data inflasi bullish tidak  memberikan banyak manfaat karena (harga) baru saja habis.&quot;
Dengan latar belakang melonjaknya harga minyak dan komoditas,  investor sekarang menunggu pernyataan kebijakan Federal Reserve  berikutnya pada 16 Maret.
Memukul selera terhadap aset-aset berisiko, pembicaraan antara Rusia  dan menteri luar negeri Ukraina tidak membuat kemajuan nyata menuju  gencatan senjata.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 44 sen atau  1,7%, menjadi ditutup pada USD26,256 per ounce. Platinum untuk  pengiriman April turun USD12,4 atau 1,12% menjadi ditutup pada  USD1.095,20 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas menguat sedikit di atas level psikologis USD2.000 pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi). Harga emas bangkit dari penurunan tajam sesi sebelumnya, karena tidak ada kemajuan dalam pembicaraan antara Rusia dan Ukraina.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak USD12,2 atau 0,61%, menjadi ditutup pada USD2.000,40 per ounce.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp26.000/Gram

Serbuan ke aset-aset safe-haven awal pekan ini telah mendorong emas mendekati level rekor yang dicapai pada Agustus 2020.
Investor juga mencermati data inflasi Februari dari Amerika Serikat, yang sesuai dengan ekspektasi tetapi juga menunjukkan peningkatan tahun-ke-tahun terbesar sejak Januari 1982.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Anjlok Diserang Aksi Ambil Untung

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis (10/3/2022) bahwa indeks harga konsumen AS, barometer inflasi, meningkat sebesar 0,8% pada Februari, atau 7,9% tahun ke tahun, pertumbuhan tertinggi sejak Januari 1982.
&quot;Angka inflasi tentu merupakan elemen bullish yang mendasari emas. Namun, geopolitik mengalahkan data ekonomi saat ini,&quot; kata Jim Wycoff, analis senior di Kitco Metals.&quot;Bullish (emas) menghabiskan banyak energi mendorong harga ke rekor  tertinggi awal pekan ini. Sekarang, bahkan data inflasi bullish tidak  memberikan banyak manfaat karena (harga) baru saja habis.&quot;
Dengan latar belakang melonjaknya harga minyak dan komoditas,  investor sekarang menunggu pernyataan kebijakan Federal Reserve  berikutnya pada 16 Maret.
Memukul selera terhadap aset-aset berisiko, pembicaraan antara Rusia  dan menteri luar negeri Ukraina tidak membuat kemajuan nyata menuju  gencatan senjata.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 44 sen atau  1,7%, menjadi ditutup pada USD26,256 per ounce. Platinum untuk  pengiriman April turun USD12,4 atau 1,12% menjadi ditutup pada  USD1.095,20 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
