<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Rusia Suram, Inflasi Diperkirakan Capai 20%</title><description>Inflasi di Rusia diperkirakan akan mencapai 20% dan ekonominya bisa turun sebanyak 8,0% pada tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2559884/ekonomi-rusia-suram-inflasi-diperkirakan-capai-20</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2559884/ekonomi-rusia-suram-inflasi-diperkirakan-capai-20"/><item><title>Ekonomi Rusia Suram, Inflasi Diperkirakan Capai 20%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2559884/ekonomi-rusia-suram-inflasi-diperkirakan-capai-20</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2559884/ekonomi-rusia-suram-inflasi-diperkirakan-capai-20</guid><pubDate>Jum'at 11 Maret 2022 09:48 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/11/320/2559884/ekonomi-rusia-suram-inflasi-diperkirakan-capai-20-9vxT4tt1Ym.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Rusia terancam anjlok (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/11/320/2559884/ekonomi-rusia-suram-inflasi-diperkirakan-capai-20-9vxT4tt1Ym.jpeg</image><title>Ekonomi Rusia terancam anjlok (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perekonomian Rusia terancam akibat perang yang tak kunjung usai. Inflasi di Rusia diperkirakan akan mencapai 20% dan ekonominya bisa turun sebanyak 8,0% pada tahun ini.
Hal ini diungkap sebuah survei independen terhadap para analis yang diminta oleh bank sentral.
BACA JUGA:Walt Disney Cabut dari Rusia, Semua Bisnis Dihentikan

Menurut 18 ekonom yang disurvei oleh bank sentral Rusia antara 1 Maret dan 9 Maret, tingkat suku bunga rata-rata tahun ini diperkirakan sebesar 18,9%, katanya dalam sebuah pernyataan.
BACA JUGA:AS Peringatkan Serangan Senjata Kimia Rusia Bisa Terjadi di Ukraina: Kita Semua Harus Waspada! 

&quot;Revisi signifikan dari perkiraan konsensus mencerminkan perubahan drastis dalam kondisi ekonomi selama dua minggu terakhir,&quot; kata Deputi Gubernur Bank Sentral Alexei Zabotkin, Jumat (11/3/2022).
&quot;Langkah-langkah yang diambil oleh bank sentral Rusia dan pemerintah ditujukan untuk membatasi skala penurunan ekonomi dan menghindari periode inflasi tinggi yang berkepanjangan.&quot;Inflasi konsumen tahunan mencapai 10,42% pada 4 Maret, karena rubel  menyentuh posisi terendah bersejarah setelah invasi Rusia ke Ukraina,  diikuti oleh sanksi keras Barat yang memutuskan bank sentral dan  bank-bank dari sistem keuangan global.
Bank sentral Rusia menaikkan suku bunga utamanya menjadi 20% dari  9,5% dalam langkah darurat pekan lalu, memperkenalkan kontrol modal dan  mengatakan kepada perusahaan-perusahaan yang berfokus pada ekspor untuk  menjual mata uang asing karena rubel jatuh ke rekor terendah.</description><content:encoded>JAKARTA - Perekonomian Rusia terancam akibat perang yang tak kunjung usai. Inflasi di Rusia diperkirakan akan mencapai 20% dan ekonominya bisa turun sebanyak 8,0% pada tahun ini.
Hal ini diungkap sebuah survei independen terhadap para analis yang diminta oleh bank sentral.
BACA JUGA:Walt Disney Cabut dari Rusia, Semua Bisnis Dihentikan

Menurut 18 ekonom yang disurvei oleh bank sentral Rusia antara 1 Maret dan 9 Maret, tingkat suku bunga rata-rata tahun ini diperkirakan sebesar 18,9%, katanya dalam sebuah pernyataan.
BACA JUGA:AS Peringatkan Serangan Senjata Kimia Rusia Bisa Terjadi di Ukraina: Kita Semua Harus Waspada! 

&quot;Revisi signifikan dari perkiraan konsensus mencerminkan perubahan drastis dalam kondisi ekonomi selama dua minggu terakhir,&quot; kata Deputi Gubernur Bank Sentral Alexei Zabotkin, Jumat (11/3/2022).
&quot;Langkah-langkah yang diambil oleh bank sentral Rusia dan pemerintah ditujukan untuk membatasi skala penurunan ekonomi dan menghindari periode inflasi tinggi yang berkepanjangan.&quot;Inflasi konsumen tahunan mencapai 10,42% pada 4 Maret, karena rubel  menyentuh posisi terendah bersejarah setelah invasi Rusia ke Ukraina,  diikuti oleh sanksi keras Barat yang memutuskan bank sentral dan  bank-bank dari sistem keuangan global.
Bank sentral Rusia menaikkan suku bunga utamanya menjadi 20% dari  9,5% dalam langkah darurat pekan lalu, memperkenalkan kontrol modal dan  mengatakan kepada perusahaan-perusahaan yang berfokus pada ekspor untuk  menjual mata uang asing karena rubel jatuh ke rekor terendah.</content:encoded></item></channel></rss>
