<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut Sebut Investor Tertarik Investasi di Ekosistem EV Indonesia</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan banyak investor yang tertarik untuk mendanai rencana ekosistem EV Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2559961/luhut-sebut-investor-tertarik-investasi-di-ekosistem-ev-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2559961/luhut-sebut-investor-tertarik-investasi-di-ekosistem-ev-indonesia"/><item><title>Luhut Sebut Investor Tertarik Investasi di Ekosistem EV Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2559961/luhut-sebut-investor-tertarik-investasi-di-ekosistem-ev-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2559961/luhut-sebut-investor-tertarik-investasi-di-ekosistem-ev-indonesia</guid><pubDate>Jum'at 11 Maret 2022 11:44 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/11/320/2559961/luhut-sebut-investor-tertarik-investasi-di-ekosistem-ev-indonesia-79mu48MdWb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investor tertarik investasi di Ekosistem EV Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/11/320/2559961/luhut-sebut-investor-tertarik-investasi-di-ekosistem-ev-indonesia-79mu48MdWb.jpg</image><title>Investor tertarik investasi di Ekosistem EV Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan banyak investor yang tertarik untuk mendanai rencana ekosistem EV Indonesia. Pasalnya, Indonesia memiliki komoditas utama untuk membuat baterai dan komponen kendaraan.
BACA JUGA:Harta Kekayaan Luhut Rp745 Miliar, Menko Paling Tajir

&amp;ldquo;Jadi investor ini banyak yang tertarik untuk mendanai rencana ekosistem EV Indonesia, karena Indonesia memiliki komoditas utama untuk membuat baterai dan komponen kendaraan. seperti nikel, kobalt, dan tembaga,&amp;rdquo; kata Menko Luhut dikutip Jumat (11/3/2022).
Sebelumnya, Luhut mengaku Indonesia akan memfokuskan  pada hilirisasi industri ekonomi hijau. Dan hilirisasi menjadi potensi mega proyek investasi yang terletak di Kaimantan Utara dengan total investasi sebesar USD132 miliar setara Rp1.887 triliun.
BACA JUGA:Menko Luhut Pede Ekonomi RI Bisa Tumbuh 6%

&amp;ldquo;Kita sekarang punya Kalimantan Utara yang pasti jadi potensi dan lahan investasi ekonomi yang sangat besar bagi Indonesia dengan total USD132 miliar, sudah mulai jalan proyek ini,&amp;rdquo; ungkapnya.Dengan begitu, pemerintah akan terus menyiapkan dan menggenjot unruk  pendekatan keuangan campuran, misalnya Mekanisme Transisi Emisi (ETM)  dengan bantuan dari ADB, yang akan mengumpulkan dana investor dan donor  untuk membiayai pensiun dini pembangkit listrik tenaga batubara.
&amp;ldquo;Indonesia sedang mempersiapkan kawasan industri hijau seperti  Kalimantan Utara yang memiliki potensi besar untuk pembangkit listrik  tenaga air, dan sumber daya yang tersedia untuk menghasilkan barang  bernilai tambah tinggi seperti aluminium, petrokimia, dan polisilikon,&amp;rdquo;  tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan banyak investor yang tertarik untuk mendanai rencana ekosistem EV Indonesia. Pasalnya, Indonesia memiliki komoditas utama untuk membuat baterai dan komponen kendaraan.
BACA JUGA:Harta Kekayaan Luhut Rp745 Miliar, Menko Paling Tajir

&amp;ldquo;Jadi investor ini banyak yang tertarik untuk mendanai rencana ekosistem EV Indonesia, karena Indonesia memiliki komoditas utama untuk membuat baterai dan komponen kendaraan. seperti nikel, kobalt, dan tembaga,&amp;rdquo; kata Menko Luhut dikutip Jumat (11/3/2022).
Sebelumnya, Luhut mengaku Indonesia akan memfokuskan  pada hilirisasi industri ekonomi hijau. Dan hilirisasi menjadi potensi mega proyek investasi yang terletak di Kaimantan Utara dengan total investasi sebesar USD132 miliar setara Rp1.887 triliun.
BACA JUGA:Menko Luhut Pede Ekonomi RI Bisa Tumbuh 6%

&amp;ldquo;Kita sekarang punya Kalimantan Utara yang pasti jadi potensi dan lahan investasi ekonomi yang sangat besar bagi Indonesia dengan total USD132 miliar, sudah mulai jalan proyek ini,&amp;rdquo; ungkapnya.Dengan begitu, pemerintah akan terus menyiapkan dan menggenjot unruk  pendekatan keuangan campuran, misalnya Mekanisme Transisi Emisi (ETM)  dengan bantuan dari ADB, yang akan mengumpulkan dana investor dan donor  untuk membiayai pensiun dini pembangkit listrik tenaga batubara.
&amp;ldquo;Indonesia sedang mempersiapkan kawasan industri hijau seperti  Kalimantan Utara yang memiliki potensi besar untuk pembangkit listrik  tenaga air, dan sumber daya yang tersedia untuk menghasilkan barang  bernilai tambah tinggi seperti aluminium, petrokimia, dan polisilikon,&amp;rdquo;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
