<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi di Minggu ke-2 Maret 0,48%, Harga Cabai dan Emas Tinggi</title><description>Bank Indonesia menyampaikan hasil Survei Pemantauan Harga pada minggu II Maret 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2560091/inflasi-di-minggu-ke-2-maret-0-48-harga-cabai-dan-emas-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2560091/inflasi-di-minggu-ke-2-maret-0-48-harga-cabai-dan-emas-tinggi"/><item><title>Inflasi di Minggu ke-2 Maret 0,48%, Harga Cabai dan Emas Tinggi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2560091/inflasi-di-minggu-ke-2-maret-0-48-harga-cabai-dan-emas-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/320/2560091/inflasi-di-minggu-ke-2-maret-0-48-harga-cabai-dan-emas-tinggi</guid><pubDate>Jum'at 11 Maret 2022 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/11/320/2560091/inflasi-di-minggu-ke-2-maret-0-48-harga-cabai-dan-emas-tinggi-NwHgKJrU37.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emas Sumbang Inflasi di Minggu ke-2 Maret. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/11/320/2560091/inflasi-di-minggu-ke-2-maret-0-48-harga-cabai-dan-emas-tinggi-NwHgKJrU37.jpg</image><title>Emas Sumbang Inflasi di Minggu ke-2 Maret. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia menyampaikan hasil Survei Pemantauan Harga pada minggu II Maret 2022. Perkembangan harga pada Minggu II Maret 2022 tetap terkendali dan diperkirakan inflasi 0,48% (mtm).
&quot;Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Maret 2022 secara tahun kalender sebesar 1,04% (ytd), dan secara tahunan sebesar 2,48% (yoy),&quot; ujar Erwin dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat(11/3/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Waspadai Inflasi Meroket, Pemerintah-BI Siapkan 5 Jurus
Penyumbang utama inflasi Maret 2022 sampai dengan minggu II yaitu komoditas cabai merah sebesar 0,09% (mtm), emas perhiasan sebesar 0,05% (mtm), cabai rawit, telur ayam ras, dan bahan bakar rumah tangga (BBRT) masing-masing sebesar 0,04% (mtm), daging ayam ras, tempe, dan sabun detergen bubuk/cair masing-masing sebesar 0,03% (mtm), bawang merah, tahu mentah, dan daging sapi masing-masing sebesar 0,02% (mtm), serta jeruk dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
Sementara itu, komoditas yang mengalami deflasi yaitu minyak goreng sebesar -0,05%, mtm) dan tomat sebesar -0,01% (mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;BPS Catat Deflasi 0,02% pada Februari 2022
&quot;Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan,&quot; pungkas Erwin.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia menyampaikan hasil Survei Pemantauan Harga pada minggu II Maret 2022. Perkembangan harga pada Minggu II Maret 2022 tetap terkendali dan diperkirakan inflasi 0,48% (mtm).
&quot;Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Maret 2022 secara tahun kalender sebesar 1,04% (ytd), dan secara tahunan sebesar 2,48% (yoy),&quot; ujar Erwin dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat(11/3/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Waspadai Inflasi Meroket, Pemerintah-BI Siapkan 5 Jurus
Penyumbang utama inflasi Maret 2022 sampai dengan minggu II yaitu komoditas cabai merah sebesar 0,09% (mtm), emas perhiasan sebesar 0,05% (mtm), cabai rawit, telur ayam ras, dan bahan bakar rumah tangga (BBRT) masing-masing sebesar 0,04% (mtm), daging ayam ras, tempe, dan sabun detergen bubuk/cair masing-masing sebesar 0,03% (mtm), bawang merah, tahu mentah, dan daging sapi masing-masing sebesar 0,02% (mtm), serta jeruk dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
Sementara itu, komoditas yang mengalami deflasi yaitu minyak goreng sebesar -0,05%, mtm) dan tomat sebesar -0,01% (mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;BPS Catat Deflasi 0,02% pada Februari 2022
&quot;Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan,&quot; pungkas Erwin.</content:encoded></item></channel></rss>
