<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antisipasi Krisis Pangan, Menteri Basuki Bangun Infrastruktur Food Estate di Sumut</title><description>Pemerintah akan membangun infrastruktur pendukung untuk pengembangan  food estate di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/470/2559980/antisipasi-krisis-pangan-menteri-basuki-bangun-infrastruktur-food-estate-di-sumut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/470/2559980/antisipasi-krisis-pangan-menteri-basuki-bangun-infrastruktur-food-estate-di-sumut"/><item><title>Antisipasi Krisis Pangan, Menteri Basuki Bangun Infrastruktur Food Estate di Sumut</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/470/2559980/antisipasi-krisis-pangan-menteri-basuki-bangun-infrastruktur-food-estate-di-sumut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/11/470/2559980/antisipasi-krisis-pangan-menteri-basuki-bangun-infrastruktur-food-estate-di-sumut</guid><pubDate>Jum'at 11 Maret 2022 13:08 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/11/470/2559980/antisipasi-krisis-pangan-menteri-basuki-bangun-infrastruktur-food-estate-di-sumut-aCxzqcpx0N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono lanjutkan pembangunan infrastuktur (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/11/470/2559980/antisipasi-krisis-pangan-menteri-basuki-bangun-infrastruktur-food-estate-di-sumut-aCxzqcpx0N.jpg</image><title>Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono lanjutkan pembangunan infrastuktur (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah akan membangun infrastruktur pendukung untuk pengembangan food estate di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Pembangunan tersebut meliputi infrastruktur sumber daya air, konektivitas, dan penataan kawasan.
BACA JUGA:Krisis Pangan, Keluarga Jual Bayi demi Sesuap Nasi
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan hal tersebut bertujuam untuk menghadapi tantangan krisis pangan, meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendukung pemulihan ekonomi nasional dengan menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
&amp;ldquo;Food estate merupakan arahan Presiden Joko Widodo sebagai prioritas untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui ketahanan pangan nasional,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Kamis (10/3/2022).
BACA JUGA:Food Estate Jadi Senjata Atasi Ancaman Krisis Pangan Akibat Covid-19
Di bidang sumber daya air pada TA 2022 akan melanjutkan pembangunan jaringan irigasi tetes hingga terpenuhi area layanan irigasi tetes efektif seluas 200 ha. Ruang lingkup pekerjaan meliputi pemasangan jaringan pipa manifold (kuarter), sedangkan pipa lateral/emitter (sub kuarter) diusulkan dilaksanakan oleh investor.
Selanjutnya, penyediaan air baku TSTH untuk melayani area 35 ha dengan sistem golongan dan pembagian berkala. Saat ini debit yang tersedia sebesar 9,5 liter/detik, cukup untuk 19 ha. Kegiatan ini akan dilelang pada akhir Maret 2022 dan mulai konstruksi pada Juni 2022.Di bidang konektivitas pada TA 2021 telah diselesaikan pembangunan  jalan akses kawasan food estate sepanjang 8,6 km senilai Rp69,97 miliar.  Selanjutnya, jembatan akses kawasan food estate dan TSTH masing-masing  sepanjang 25 m senilai Rp16,04 miliar. Kemudian telah diselesaikan  pembangunan jalan akses TSTH segmen 1 sepanjang 9 km senilai Rp71,93  miliar.
Pembangunan jalan akses TSTH ini dilanjutkan dengan segmen 2  sepanjang 5,7 km, saat ini progres fisiknya 36,24%. Proyek senilai Rp37  miliar ini dimulai pada September 2021 dan ditargetkan selesai pada  April 2022.
Di bidang penataan kawasan, Kementerian PUPR membangun Taman Sains  Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH) pada 2021-2023 dengan anggaran  Rp82,3 miliar. Ruang lingkup penataan meliputi pembangunan gedung riset  pertanian dan herbal, mess karyawan, rumah kontrol pertanian, screen  house, smart greenhouse. Saat ini progres pelaksanaan sebesar 2,9%.
TSTH ini akan digunakan sebagai pusat riset dan inovasi pengembangan  herbal dan hortikultura yang digunakan untuk penelitian pengembangan  bibit hortikultura yang berkualitas tinggi dan bertaraf internasional.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah akan membangun infrastruktur pendukung untuk pengembangan food estate di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Pembangunan tersebut meliputi infrastruktur sumber daya air, konektivitas, dan penataan kawasan.
BACA JUGA:Krisis Pangan, Keluarga Jual Bayi demi Sesuap Nasi
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan hal tersebut bertujuam untuk menghadapi tantangan krisis pangan, meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendukung pemulihan ekonomi nasional dengan menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
&amp;ldquo;Food estate merupakan arahan Presiden Joko Widodo sebagai prioritas untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui ketahanan pangan nasional,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Kamis (10/3/2022).
BACA JUGA:Food Estate Jadi Senjata Atasi Ancaman Krisis Pangan Akibat Covid-19
Di bidang sumber daya air pada TA 2022 akan melanjutkan pembangunan jaringan irigasi tetes hingga terpenuhi area layanan irigasi tetes efektif seluas 200 ha. Ruang lingkup pekerjaan meliputi pemasangan jaringan pipa manifold (kuarter), sedangkan pipa lateral/emitter (sub kuarter) diusulkan dilaksanakan oleh investor.
Selanjutnya, penyediaan air baku TSTH untuk melayani area 35 ha dengan sistem golongan dan pembagian berkala. Saat ini debit yang tersedia sebesar 9,5 liter/detik, cukup untuk 19 ha. Kegiatan ini akan dilelang pada akhir Maret 2022 dan mulai konstruksi pada Juni 2022.Di bidang konektivitas pada TA 2021 telah diselesaikan pembangunan  jalan akses kawasan food estate sepanjang 8,6 km senilai Rp69,97 miliar.  Selanjutnya, jembatan akses kawasan food estate dan TSTH masing-masing  sepanjang 25 m senilai Rp16,04 miliar. Kemudian telah diselesaikan  pembangunan jalan akses TSTH segmen 1 sepanjang 9 km senilai Rp71,93  miliar.
Pembangunan jalan akses TSTH ini dilanjutkan dengan segmen 2  sepanjang 5,7 km, saat ini progres fisiknya 36,24%. Proyek senilai Rp37  miliar ini dimulai pada September 2021 dan ditargetkan selesai pada  April 2022.
Di bidang penataan kawasan, Kementerian PUPR membangun Taman Sains  Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH) pada 2021-2023 dengan anggaran  Rp82,3 miliar. Ruang lingkup penataan meliputi pembangunan gedung riset  pertanian dan herbal, mess karyawan, rumah kontrol pertanian, screen  house, smart greenhouse. Saat ini progres pelaksanaan sebesar 2,9%.
TSTH ini akan digunakan sebagai pusat riset dan inovasi pengembangan  herbal dan hortikultura yang digunakan untuk penelitian pengembangan  bibit hortikultura yang berkualitas tinggi dan bertaraf internasional.</content:encoded></item></channel></rss>
