<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>The Fed Diramal Naikkan Suku Bunga hingga 3 Kali Tahun Ini</title><description>The Federal Reserve atau The Fed berencana menaikkan suku bunganya tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/14/320/2561143/the-fed-diramal-naikkan-suku-bunga-hingga-3-kali-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/14/320/2561143/the-fed-diramal-naikkan-suku-bunga-hingga-3-kali-tahun-ini"/><item><title>The Fed Diramal Naikkan Suku Bunga hingga 3 Kali Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/14/320/2561143/the-fed-diramal-naikkan-suku-bunga-hingga-3-kali-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/14/320/2561143/the-fed-diramal-naikkan-suku-bunga-hingga-3-kali-tahun-ini</guid><pubDate>Senin 14 Maret 2022 10:20 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/14/320/2561143/the-fed-diramal-naikkan-suku-bunga-hingga-3-kali-tahun-ini-lnSBdUi1lh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">The Fed diprediksi naikkan suku bunga hingga tiga kali tahun ini (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/14/320/2561143/the-fed-diramal-naikkan-suku-bunga-hingga-3-kali-tahun-ini-lnSBdUi1lh.jpg</image><title>The Fed diprediksi naikkan suku bunga hingga tiga kali tahun ini (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - The Federal Reserve atau The Fed berencana menaikkan suku bunganya tahun ini. Konsensus pasar menyebutkan Bank Sentral bakal menaikkan suku bunga dari 25 hingga 50 bps.
Co-founder Lima Dua Group Jimmy Dimas Wahyu memperkirakan, The Fed akan tetap berhati-hati dalam menentukan kenaikan suku bunganya karena rencananya suku bunga ini bakal naik berkali-kali.
BACA JUGA:Sinyal Kenaikan Suku Bunga The Fed, Bagaimana Nasib IHSG di Akhir Pekan?

&quot;Pandangan saya, The Fed masih berhati-hati untuk yang pertama ini, karena di 2022 ini kenaikannya diproyeksi tidak hanya 1 kali tapi 2-3 kali jadi yang pertama ini masih hati-hati,&quot; ungkap Jimmy dalam Power Breakfast IDX Channel, Senin (14/3/2022).
BACA JUGA:Wall Street Meroket Dipicu Pernyataan The Fed

Jimmy menilai The Fed tidak akan seagresif itu dalam mengerek suku bunga. Gubernur The Fed Jerome Powell sendiri memberi sinyal akan menaikkan suku bunga sebesar 25 bps.Dengan kenaikan ini, diprediksi Bank Indonesia ikut melakukan review  suku bunga acuan di Indonesia dan kemungkinan akan ikut naik.
Jika terjadi, lanjutnya, sentimen negatif dalam jangka pendek akan  menghantui pasar. &quot;Tapi pada sewaktu-waktu, saya yakin investor akan  kembali rasional, bahwa Indonesia sudah mengalami fase recovery atau  pemulihan,&quot; ungkapnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - The Federal Reserve atau The Fed berencana menaikkan suku bunganya tahun ini. Konsensus pasar menyebutkan Bank Sentral bakal menaikkan suku bunga dari 25 hingga 50 bps.
Co-founder Lima Dua Group Jimmy Dimas Wahyu memperkirakan, The Fed akan tetap berhati-hati dalam menentukan kenaikan suku bunganya karena rencananya suku bunga ini bakal naik berkali-kali.
BACA JUGA:Sinyal Kenaikan Suku Bunga The Fed, Bagaimana Nasib IHSG di Akhir Pekan?

&quot;Pandangan saya, The Fed masih berhati-hati untuk yang pertama ini, karena di 2022 ini kenaikannya diproyeksi tidak hanya 1 kali tapi 2-3 kali jadi yang pertama ini masih hati-hati,&quot; ungkap Jimmy dalam Power Breakfast IDX Channel, Senin (14/3/2022).
BACA JUGA:Wall Street Meroket Dipicu Pernyataan The Fed

Jimmy menilai The Fed tidak akan seagresif itu dalam mengerek suku bunga. Gubernur The Fed Jerome Powell sendiri memberi sinyal akan menaikkan suku bunga sebesar 25 bps.Dengan kenaikan ini, diprediksi Bank Indonesia ikut melakukan review  suku bunga acuan di Indonesia dan kemungkinan akan ikut naik.
Jika terjadi, lanjutnya, sentimen negatif dalam jangka pendek akan  menghantui pasar. &quot;Tapi pada sewaktu-waktu, saya yakin investor akan  kembali rasional, bahwa Indonesia sudah mengalami fase recovery atau  pemulihan,&quot; ungkapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
