<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selamat! Neraca Perdagangan Indonesia Surplus Lagi Capai USD3,83 MIliar pada Februari 2022</title><description>Neraca perdagangan Indonesia surplus USD3,83 miliar pada bulan Februari 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/15/320/2561812/selamat-neraca-perdagangan-indonesia-surplus-lagi-capai-usd3-83-miliar-pada-februari-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/15/320/2561812/selamat-neraca-perdagangan-indonesia-surplus-lagi-capai-usd3-83-miliar-pada-februari-2022"/><item><title>Selamat! Neraca Perdagangan Indonesia Surplus Lagi Capai USD3,83 MIliar pada Februari 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/15/320/2561812/selamat-neraca-perdagangan-indonesia-surplus-lagi-capai-usd3-83-miliar-pada-februari-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/15/320/2561812/selamat-neraca-perdagangan-indonesia-surplus-lagi-capai-usd3-83-miliar-pada-februari-2022</guid><pubDate>Selasa 15 Maret 2022 11:53 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/15/320/2561812/selamat-neraca-perdagangan-indonesia-surplus-lagi-capai-usd3-83-miliar-pada-februari-2022-KgxP0DI4EK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Neraca Perdagangan RI Surplus (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/15/320/2561812/selamat-neraca-perdagangan-indonesia-surplus-lagi-capai-usd3-83-miliar-pada-februari-2022-KgxP0DI4EK.jpg</image><title>Neraca Perdagangan RI Surplus (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Neraca perdagangan Indonesia surplus USD3,83 miliar pada bulan Februari 2022.

&quot;Di bulan Februari ini terjadi surplus USD3,83 miliar. Kalau kita lihat surplus ini terjadi 22 bulan terakhir ini secara beruntun Indonesia mengalami surplus,&quot; ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono memaparkan, dalam konferensi pers, Selasa (15/3/2022).


Baca Juga: Naik 25,4%, Impor Indonesia Capai USD16,6 Miliar di Februari 2022


Komoditi non migas penyumbang surplus terbesar berasal dari bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan/nabati, besi dan baja. Adapun, negara penyumbang surplus neraca dagang terbesar ialah Amerika Serikat, India dan Filipina.

&quot;Defisit terbesar itu dengan Tiongkok, Thailand dan Australia,&quot; ujarnya.

Secara rinci, angka ekspor Indonesia pada bulan Februari 2022 mencapai USD 20,46 miliar, naik 34,14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara bulanan, ekspor ini meningkat 6,73%.

Sementara, angka impor mencapai USD 16,64 miliar, naik 25,43% secara tahunan. Namun secara bulanan, nilainya turun 8,64%.
</description><content:encoded>JAKARTA - Neraca perdagangan Indonesia surplus USD3,83 miliar pada bulan Februari 2022.

&quot;Di bulan Februari ini terjadi surplus USD3,83 miliar. Kalau kita lihat surplus ini terjadi 22 bulan terakhir ini secara beruntun Indonesia mengalami surplus,&quot; ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono memaparkan, dalam konferensi pers, Selasa (15/3/2022).


Baca Juga: Naik 25,4%, Impor Indonesia Capai USD16,6 Miliar di Februari 2022


Komoditi non migas penyumbang surplus terbesar berasal dari bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan/nabati, besi dan baja. Adapun, negara penyumbang surplus neraca dagang terbesar ialah Amerika Serikat, India dan Filipina.

&quot;Defisit terbesar itu dengan Tiongkok, Thailand dan Australia,&quot; ujarnya.

Secara rinci, angka ekspor Indonesia pada bulan Februari 2022 mencapai USD 20,46 miliar, naik 34,14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara bulanan, ekspor ini meningkat 6,73%.

Sementara, angka impor mencapai USD 16,64 miliar, naik 25,43% secara tahunan. Namun secara bulanan, nilainya turun 8,64%.
</content:encoded></item></channel></rss>
