<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga CPO Naik, HET Minyak Goreng Kemasan Dihapus?</title><description>Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) mengalami kenaikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/16/320/2562562/harga-cpo-naik-het-minyak-goreng-kemasan-dihapus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/16/320/2562562/harga-cpo-naik-het-minyak-goreng-kemasan-dihapus"/><item><title>Harga CPO Naik, HET Minyak Goreng Kemasan Dihapus?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/16/320/2562562/harga-cpo-naik-het-minyak-goreng-kemasan-dihapus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/16/320/2562562/harga-cpo-naik-het-minyak-goreng-kemasan-dihapus</guid><pubDate>Rabu 16 Maret 2022 13:57 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/16/320/2562562/harga-cpo-naik-het-minyak-goreng-kemasan-dihapus-EysUNld6Lg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">HET minyak goreng dihapus (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/16/320/2562562/harga-cpo-naik-het-minyak-goreng-kemasan-dihapus-EysUNld6Lg.jpg</image><title>HET minyak goreng dihapus (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) mengalami kenaikan. Harga CPO rebound setelah sempat turun selama empat sesi berturut-turut.
Berdasarkan data Bursa Derivatif Malaysia hingga pukul 12:49 WIB, harga CPO kontrak Mei 2022 naik 1,15% di MYR6.203 per ton, sementara harga CPO kontrak Juni 2022 menguat 2,49% di MYR5.950 per ton.
BACA JUGA:Harga CPO Turun, Minyak Goreng Jadi Murah?

Technical Analyst Reuters Wang Tao memprediksi harga CPO Mei 2022 dapat melambung hingga MYR6.686 per ton.
&quot;Minyak sawit dapat melambung ke kisaran 6.548 ringgit hingga 6.686 ringgit per ton,&quot; kata Wang Tao, dikutip dari Reuters, Rabu (16/3/2022).
BACA JUGA:Kebijakan DMO CPO 30% Dinilai Mengguncang Harga Pasar Internasional dan Domestik

Secara fundamental harga CPO dinilai masih bergerak fluktuatif. Produsen terbesar kedua CPO, Malaysia melaporkan ekspor produk CPO pada 1-15 Maret 2022 naik di kisaran 13,2% dan 15,6% dibandingkan periode yang sama pada Februari 2022.
Sementara Indonesia selaku raksasa produsen CPO tengah berjuang untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di pasaran, kendati stok minyak justru dilaporkan melimpah.
Baru-baru ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah akan menyesuaikan harga minyak goreng kemasan dengan 'harga keekonomian', alias harga akan mengikuti sesuai mekanisme pasar.&quot;Harga (minyak goreng) kemasan lain ini tentu akan menyesuaikan  terhadap nilai daripada keekonomian, sehingga tentu kita berharap bahwa  dengan nilai keekonomian tersebut minyak sawit akan tersedia di pasar  modern maupun di pasar tradisional,&quot; kata Airlangga dalam konferensi  pers virtual, Selasa (15/3) lalu.
Kendati demikian, Airlangga tidak menyebutkan apakah harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan akan dicabut.
Sementara itu, pemerintah merilis HET minyak sawit curah seharga  Rp14.000 per liter, yang naik dari HET migor curah Februari 2022 sebesar  Rp11.500 per liter.
Analis Minyak Nabati Sunvin Group Anilkumar Bagani mengatakan pasar  global sedang mengharapkan Indonesia bisa melonggarkan Domestic Market  Obligation (DMO) sebesar 30%, sebuah kebijakan yang baru saja diteken  beberapa waktu belakangan.
&quot;Dengan demikian, maka sentimen pasar minyak sawit (DMO Indonesia)  itu bakal berkurang, kata Bagani di Mumbai, dilansir Reuters, Rabu  (16/3/2022).
Sebagai perbandingan, harga minyak kedelai (soyoil) di Bursa Dalian  China juga naik 1,1%, dan kontrak CPOnya juga menguat 1,6%. Sedangkan  soyoil di Chicago Board of Trade menguat 0,2%.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) mengalami kenaikan. Harga CPO rebound setelah sempat turun selama empat sesi berturut-turut.
Berdasarkan data Bursa Derivatif Malaysia hingga pukul 12:49 WIB, harga CPO kontrak Mei 2022 naik 1,15% di MYR6.203 per ton, sementara harga CPO kontrak Juni 2022 menguat 2,49% di MYR5.950 per ton.
BACA JUGA:Harga CPO Turun, Minyak Goreng Jadi Murah?

Technical Analyst Reuters Wang Tao memprediksi harga CPO Mei 2022 dapat melambung hingga MYR6.686 per ton.
&quot;Minyak sawit dapat melambung ke kisaran 6.548 ringgit hingga 6.686 ringgit per ton,&quot; kata Wang Tao, dikutip dari Reuters, Rabu (16/3/2022).
BACA JUGA:Kebijakan DMO CPO 30% Dinilai Mengguncang Harga Pasar Internasional dan Domestik

Secara fundamental harga CPO dinilai masih bergerak fluktuatif. Produsen terbesar kedua CPO, Malaysia melaporkan ekspor produk CPO pada 1-15 Maret 2022 naik di kisaran 13,2% dan 15,6% dibandingkan periode yang sama pada Februari 2022.
Sementara Indonesia selaku raksasa produsen CPO tengah berjuang untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di pasaran, kendati stok minyak justru dilaporkan melimpah.
Baru-baru ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah akan menyesuaikan harga minyak goreng kemasan dengan 'harga keekonomian', alias harga akan mengikuti sesuai mekanisme pasar.&quot;Harga (minyak goreng) kemasan lain ini tentu akan menyesuaikan  terhadap nilai daripada keekonomian, sehingga tentu kita berharap bahwa  dengan nilai keekonomian tersebut minyak sawit akan tersedia di pasar  modern maupun di pasar tradisional,&quot; kata Airlangga dalam konferensi  pers virtual, Selasa (15/3) lalu.
Kendati demikian, Airlangga tidak menyebutkan apakah harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan akan dicabut.
Sementara itu, pemerintah merilis HET minyak sawit curah seharga  Rp14.000 per liter, yang naik dari HET migor curah Februari 2022 sebesar  Rp11.500 per liter.
Analis Minyak Nabati Sunvin Group Anilkumar Bagani mengatakan pasar  global sedang mengharapkan Indonesia bisa melonggarkan Domestic Market  Obligation (DMO) sebesar 30%, sebuah kebijakan yang baru saja diteken  beberapa waktu belakangan.
&quot;Dengan demikian, maka sentimen pasar minyak sawit (DMO Indonesia)  itu bakal berkurang, kata Bagani di Mumbai, dilansir Reuters, Rabu  (16/3/2022).
Sebagai perbandingan, harga minyak kedelai (soyoil) di Bursa Dalian  China juga naik 1,1%, dan kontrak CPOnya juga menguat 1,6%. Sedangkan  soyoil di Chicago Board of Trade menguat 0,2%.</content:encoded></item></channel></rss>
