<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SMF Siapkan Dana Rp1,9 Triliun Lunasi Obligasi</title><description>PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menyiapkan dana untuk pelunasan pokok dan bunga atas Obligasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/16/320/2562603/smf-siapkan-dana-rp1-9-triliun-lunasi-obligasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/16/320/2562603/smf-siapkan-dana-rp1-9-triliun-lunasi-obligasi"/><item><title>SMF Siapkan Dana Rp1,9 Triliun Lunasi Obligasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/16/320/2562603/smf-siapkan-dana-rp1-9-triliun-lunasi-obligasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/16/320/2562603/smf-siapkan-dana-rp1-9-triliun-lunasi-obligasi</guid><pubDate>Rabu 16 Maret 2022 14:47 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/16/320/2562603/smf-siapkan-dana-rp1-9-triliun-lunasi-obligasi-OUOqYMbMYG.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">SMF siapkan dana lunasi obligasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/16/320/2562603/smf-siapkan-dana-rp1-9-triliun-lunasi-obligasi-OUOqYMbMYG.jpeg</image><title>SMF siapkan dana lunasi obligasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menyiapkan dana untuk pelunasan pokok dan bunga atas Obligasi. SMF akan membayar obligasi Berkelanjutan IV Tahap VIII Tahun 2019 Seri B dengan pokok obligasi sebesar Rp1,98 triliun dengan bunga sebesar Rp42,01 miliar yang jatuh tempo pada 22 Maret, kuartal I tahun 2022.
BACA JUGA:Pinjam dari Bank, Indosat Bakal Lunasi Obligasi Rp1,5 Triliun

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan, perseroan telah menyiapkan dana untuk pelunasan obligasi jatuh tempo tersebut. Dana tersebut, ungkap Ananta adalah dana yang bersumber dari posisi kas internal Perseroan yang saat ini ditempatkan pada instrument deposito.
&amp;ldquo;Peringkat tersebut juga mencerminkan tingkat dukungan yang sangat kuat dari Pemerintah Indonesia,&amp;rdquo; ujar Ananta di Jakarta, Rabu(16/2/2022).
BACA JUGA:Tembus Rp5 Triliun, Obligasi ke-3 Chandra Asri (TPIA) Milik Taipan Prajogo Pangestu Oversubscribed

Sebelumnya, di kuartal I tahun 2022, SMF juga telah melakukan pelunasan untuk beberapa obligasi jatuh tempo yang terdiri dari Obligasi Berkelanjutan IV Tahap VII Tahun 2019 Seri B dengan Pokok Obligasi sebesar Rp748 miliar, dan bunga sebesar Rp16,467 miliar yang jatuh tempo pada tanggal 12 Februari 2022,serta melunasi pokok dan bagi hasil atas Sukuk Mudharabah  Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2021 dengan Pokok Sukuk sebesar Rp100  miliar dan bagi hasil sebesar Rp1,31 miliar yang jatuh tempo pada 20  Februari 2022; dan Obligasi Berkelanjutan V Tahap V Tahun 2021 Seri A  dengan Pokok Obligasi sebesar Rp1,5 triliun dengan bunga sebesar Rp19,79  miliar yang jatuh tempo pada 20 Februari 2022. Seluruh kewajiban  Perseroan yang jatuh tempo, telah dilunasi dengan tepat waktu dan tepat  jumlah.
Sejatinya penerbitan obligasi SMF bertujuan untuk mendukung Program  Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya di industri perumahan melalui  penyaluran pinjaman (refinancing atas KPR), sehingga dapat mendorong  ketersediaan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menyiapkan dana untuk pelunasan pokok dan bunga atas Obligasi. SMF akan membayar obligasi Berkelanjutan IV Tahap VIII Tahun 2019 Seri B dengan pokok obligasi sebesar Rp1,98 triliun dengan bunga sebesar Rp42,01 miliar yang jatuh tempo pada 22 Maret, kuartal I tahun 2022.
BACA JUGA:Pinjam dari Bank, Indosat Bakal Lunasi Obligasi Rp1,5 Triliun

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan, perseroan telah menyiapkan dana untuk pelunasan obligasi jatuh tempo tersebut. Dana tersebut, ungkap Ananta adalah dana yang bersumber dari posisi kas internal Perseroan yang saat ini ditempatkan pada instrument deposito.
&amp;ldquo;Peringkat tersebut juga mencerminkan tingkat dukungan yang sangat kuat dari Pemerintah Indonesia,&amp;rdquo; ujar Ananta di Jakarta, Rabu(16/2/2022).
BACA JUGA:Tembus Rp5 Triliun, Obligasi ke-3 Chandra Asri (TPIA) Milik Taipan Prajogo Pangestu Oversubscribed

Sebelumnya, di kuartal I tahun 2022, SMF juga telah melakukan pelunasan untuk beberapa obligasi jatuh tempo yang terdiri dari Obligasi Berkelanjutan IV Tahap VII Tahun 2019 Seri B dengan Pokok Obligasi sebesar Rp748 miliar, dan bunga sebesar Rp16,467 miliar yang jatuh tempo pada tanggal 12 Februari 2022,serta melunasi pokok dan bagi hasil atas Sukuk Mudharabah  Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2021 dengan Pokok Sukuk sebesar Rp100  miliar dan bagi hasil sebesar Rp1,31 miliar yang jatuh tempo pada 20  Februari 2022; dan Obligasi Berkelanjutan V Tahap V Tahun 2021 Seri A  dengan Pokok Obligasi sebesar Rp1,5 triliun dengan bunga sebesar Rp19,79  miliar yang jatuh tempo pada 20 Februari 2022. Seluruh kewajiban  Perseroan yang jatuh tempo, telah dilunasi dengan tepat waktu dan tepat  jumlah.
Sejatinya penerbitan obligasi SMF bertujuan untuk mendukung Program  Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya di industri perumahan melalui  penyaluran pinjaman (refinancing atas KPR), sehingga dapat mendorong  ketersediaan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
