<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tarik Investor, BEI Siapkan Inovasi Produk ETF</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, Exchange Traded Fund atau ETF sangat berkembang di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/17/278/2563533/tarik-investor-bei-siapkan-inovasi-produk-etf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/17/278/2563533/tarik-investor-bei-siapkan-inovasi-produk-etf"/><item><title>Tarik Investor, BEI Siapkan Inovasi Produk ETF</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/17/278/2563533/tarik-investor-bei-siapkan-inovasi-produk-etf</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/17/278/2563533/tarik-investor-bei-siapkan-inovasi-produk-etf</guid><pubDate>Kamis 17 Maret 2022 21:40 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/17/278/2563533/tarik-investor-bei-siapkan-inovasi-produk-etf-KHMYXhKyTR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI siapkan inovasi produk EFT (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/17/278/2563533/tarik-investor-bei-siapkan-inovasi-produk-etf-KHMYXhKyTR.jpg</image><title>BEI siapkan inovasi produk EFT (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, Exchange Traded Fund atau ETF sangat berkembang di Indonesia. EFT adalah jenis reksa dana yang diperdagangkan di bursa saham.
Hingga 25 Maret 2021, terdapat 48 ETF yang tercatat di bursa. Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi mengatakan, ETF Indonesia perkembangannya sangat luar biasa dari tahun ketahun dan produk-produk yang dihasilkan melalui ETF semakin banyak.
BACA JUGA:BEI Diusulkan Terapkan SPAC seperti Singapura, Ini Kata Dirut

&quot;Oleh karena itu kita saat ini selalu memberikan inovasi-inovasi untuk membuat suatu indeks-indeks baru dan terakhir kita dengan SRI KE-HATI kita juga akan membuat suatu indeks yang baru ya,&quot; ujar Inarno dalam MNC Group Investor Forum 2022 - Macro Day, Kamis (17/3/2022).
Selain itu, menurut Inarno yang terkait dengan indeks Environment, Social, Governance (ESG) juga sangat dinanti-nanti oleh investor baik lokal maupun global. Sebab, di Indonesia sendiri ETF belum terlalu besar yang membuat lebih banyak peluang.
BACA JUGA:IHSG Tembus 7.000, Dirut BEI: Cerminan Keyakinan Pelaku Pasar

&quot;Karena growthnya atau opportunity to growthnya itu sangat besar tentunya kita berkomitmen untuk membuat indeks-indeks baru yang dikaitkan dengan ETF dari tiap produk-produk dari manajer investasi yang bisa menggunakan indeks baru tersebut,&quot; jelasnya.Per akhir Maret 2021, jumlah ETF yang ada di Indonesia mencapai 48  produk ETF, terbanyak di ASEAN dari segi jumlah produk ETF yang telah  diterbitkan.
Sejalan dengan tren investasi global, pertumbuhan produk investasi  berbasis indeks di Indonesia juga semakin meningkat, lebih tinggi  dibandingkan dengan produk investasi ekuitas yang dikelola secara aktif.  Tren tersebut terlihat baik dari pertumbuhan jumlah produk maupun AUM  (Asset Under Management).</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, Exchange Traded Fund atau ETF sangat berkembang di Indonesia. EFT adalah jenis reksa dana yang diperdagangkan di bursa saham.
Hingga 25 Maret 2021, terdapat 48 ETF yang tercatat di bursa. Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi mengatakan, ETF Indonesia perkembangannya sangat luar biasa dari tahun ketahun dan produk-produk yang dihasilkan melalui ETF semakin banyak.
BACA JUGA:BEI Diusulkan Terapkan SPAC seperti Singapura, Ini Kata Dirut

&quot;Oleh karena itu kita saat ini selalu memberikan inovasi-inovasi untuk membuat suatu indeks-indeks baru dan terakhir kita dengan SRI KE-HATI kita juga akan membuat suatu indeks yang baru ya,&quot; ujar Inarno dalam MNC Group Investor Forum 2022 - Macro Day, Kamis (17/3/2022).
Selain itu, menurut Inarno yang terkait dengan indeks Environment, Social, Governance (ESG) juga sangat dinanti-nanti oleh investor baik lokal maupun global. Sebab, di Indonesia sendiri ETF belum terlalu besar yang membuat lebih banyak peluang.
BACA JUGA:IHSG Tembus 7.000, Dirut BEI: Cerminan Keyakinan Pelaku Pasar

&quot;Karena growthnya atau opportunity to growthnya itu sangat besar tentunya kita berkomitmen untuk membuat indeks-indeks baru yang dikaitkan dengan ETF dari tiap produk-produk dari manajer investasi yang bisa menggunakan indeks baru tersebut,&quot; jelasnya.Per akhir Maret 2021, jumlah ETF yang ada di Indonesia mencapai 48  produk ETF, terbanyak di ASEAN dari segi jumlah produk ETF yang telah  diterbitkan.
Sejalan dengan tren investasi global, pertumbuhan produk investasi  berbasis indeks di Indonesia juga semakin meningkat, lebih tinggi  dibandingkan dengan produk investasi ekuitas yang dikelola secara aktif.  Tren tersebut terlihat baik dari pertumbuhan jumlah produk maupun AUM  (Asset Under Management).</content:encoded></item></channel></rss>
