<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Kali Mangkir, Akhirnya Mendag Berani ke DPR Jelaskan soal Minyak Goreng: Saya Mohon Maaf</title><description>Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meminta maaf dua kali berhalangan hadir dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/17/320/2563285/2-kali-mangkir-akhirnya-mendag-berani-ke-dpr-jelaskan-soal-minyak-goreng-saya-mohon-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/17/320/2563285/2-kali-mangkir-akhirnya-mendag-berani-ke-dpr-jelaskan-soal-minyak-goreng-saya-mohon-maaf"/><item><title>2 Kali Mangkir, Akhirnya Mendag Berani ke DPR Jelaskan soal Minyak Goreng: Saya Mohon Maaf</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/17/320/2563285/2-kali-mangkir-akhirnya-mendag-berani-ke-dpr-jelaskan-soal-minyak-goreng-saya-mohon-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/17/320/2563285/2-kali-mangkir-akhirnya-mendag-berani-ke-dpr-jelaskan-soal-minyak-goreng-saya-mohon-maaf</guid><pubDate>Kamis 17 Maret 2022 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/17/320/2563285/2-kali-mangkir-akhirnya-mendag-berani-ke-dpr-jelaskan-soal-minyak-goreng-saya-mohon-maaf-tGAZUFm3hZ.png" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Jelaskan soal Mangkir Rapat dengan Komisi VI. (Foto: Okezone.com/Youtube)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/17/320/2563285/2-kali-mangkir-akhirnya-mendag-berani-ke-dpr-jelaskan-soal-minyak-goreng-saya-mohon-maaf-tGAZUFm3hZ.png</image><title>Mendag Jelaskan soal Mangkir Rapat dengan Komisi VI. (Foto: Okezone.com/Youtube)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meminta maaf dua kali berhalangan hadir dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI. Menurutnya, ketidakhadiran karena ada pergantian jadwal yang sangat mendadak dan penting.
&quot;Ketidakhadiran kami pada 17 Februari karena kami jadwalkan kunjungan ke Makassar dan Surabaya itu mengecek. Karena saat itu baru dimulainya kebijakan DMO dan DPO. Jadi memastikan bahwa minyak goreng tersalurkan,&quot; jelas Lutifi dalam rapat kerja dengan Komisi VI, Kamis (17/3/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pengumuman! Minyak Goreng Subsidi Dipastikan Tersedia di Pasar
Kemudian pada acara di Surabaya, waktu itu dirinya mengumpulkan seluruh dinas perdagangan untuk membahas kesiapan dan stabilisasi bahan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran.
&quot;Adapun ketidakhadiran kami pada 15 Maret. Dua kali kami tidak hadir karena saat bersamaan kami rakor terbatas dengan Presiden,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Atasi Kelangkaan Minyak Goreng, Erick Thohir Tugasi PTPN Segera Produksi CPO
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8xNi8xLzE0NjA2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Lutfi mengatakan, ketidakhadiran dalam rapat sudah disampaikan oleh Sekertariat Negara kepada Komisi VI. Karena itu, dirinya memohon maaf dan tidak bermaksud apapun.
&quot;Hati saya memohon maaf tidak ada niatan mengecilkan DPR, tapi karena keadaan mendesak dan genting mohon maaf atas ketidakhadiran. Sekali lagi saya mohon dibukakan pintu maaf,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meminta maaf dua kali berhalangan hadir dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI. Menurutnya, ketidakhadiran karena ada pergantian jadwal yang sangat mendadak dan penting.
&quot;Ketidakhadiran kami pada 17 Februari karena kami jadwalkan kunjungan ke Makassar dan Surabaya itu mengecek. Karena saat itu baru dimulainya kebijakan DMO dan DPO. Jadi memastikan bahwa minyak goreng tersalurkan,&quot; jelas Lutifi dalam rapat kerja dengan Komisi VI, Kamis (17/3/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pengumuman! Minyak Goreng Subsidi Dipastikan Tersedia di Pasar
Kemudian pada acara di Surabaya, waktu itu dirinya mengumpulkan seluruh dinas perdagangan untuk membahas kesiapan dan stabilisasi bahan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran.
&quot;Adapun ketidakhadiran kami pada 15 Maret. Dua kali kami tidak hadir karena saat bersamaan kami rakor terbatas dengan Presiden,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Atasi Kelangkaan Minyak Goreng, Erick Thohir Tugasi PTPN Segera Produksi CPO
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8xNi8xLzE0NjA2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Lutfi mengatakan, ketidakhadiran dalam rapat sudah disampaikan oleh Sekertariat Negara kepada Komisi VI. Karena itu, dirinya memohon maaf dan tidak bermaksud apapun.
&quot;Hati saya memohon maaf tidak ada niatan mengecilkan DPR, tapi karena keadaan mendesak dan genting mohon maaf atas ketidakhadiran. Sekali lagi saya mohon dibukakan pintu maaf,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
