<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Keramik Siap Ekspansi ke Kaltim, Ikut Bangun IKN Nusantara</title><description>Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan mendorong permintaan keramik di dalam negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/17/470/2563202/pengusaha-keramik-siap-ekspansi-ke-kaltim-ikut-bangun-ikn-nusantara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/17/470/2563202/pengusaha-keramik-siap-ekspansi-ke-kaltim-ikut-bangun-ikn-nusantara"/><item><title>Pengusaha Keramik Siap Ekspansi ke Kaltim, Ikut Bangun IKN Nusantara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/17/470/2563202/pengusaha-keramik-siap-ekspansi-ke-kaltim-ikut-bangun-ikn-nusantara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/17/470/2563202/pengusaha-keramik-siap-ekspansi-ke-kaltim-ikut-bangun-ikn-nusantara</guid><pubDate>Kamis 17 Maret 2022 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/17/470/2563202/pengusaha-keramik-siap-ekspansi-ke-kaltim-ikut-bangun-ikn-nusantara-OtnLJOHahW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri keramik siap ekspansi ke IKN (Foto: Benzinga)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/17/470/2563202/pengusaha-keramik-siap-ekspansi-ke-kaltim-ikut-bangun-ikn-nusantara-OtnLJOHahW.jpg</image><title>Industri keramik siap ekspansi ke IKN (Foto: Benzinga)</title></images><description>JAKARTA - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan mendorong permintaan keramik di dalam negeri. Ketua umum ASAKI (Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia) Edy Suyanto mengatakan, pembangunan yang akan dilakuan di Ibu Kota baru itu akan banyak menguntungkan para produsen bahan bangunan dalam negeri, misalnya industri keramik.
Misalnya dari sisi biaya yang di keluarkan untuk membangun ibu kota tesebut, jangka waktu pembangunan, hingga syarat untuk menggunakan produk dalam negeri membuat katalisator industri bahan bangunan dalam negeri bertumbuh pesat.
BACA JUGA:RI Tawarkan 47 Proyek Investasi Rp155,1 Triliun, Ada IKN?

&quot;Ini tentunya akan menjadi sebuah jaminan permintaan yang stabil untuk bahan bangunan keramik, genteng, dan sanitary, sehingga ini akan memberikan kami ruang untuk melakukan ekspansi dari segi kapasitas,&quot; ujar Edy pada Market Review IDXChanel, Kamis (17/3/2022).
Edy menjelaskan beberapa perusahaan dibawah ASAKI akan melakukan ekspansi dengan membuka pabrik baru yang berletak di Kalimantan Timur, untuk lebih dekat menjangkau pasar.
&quot;Kami sudah berkoordinasi dengan PGN (Perusahaan Gas Negara) sebagai salah satu suply utama pasokan gas kami, dan kami sangat memungkintan untuk industri keramik ini bisa ekspansi ke Kalimantan Timur,&quot; sambungnya.
BACA JUGA:SoftBank Mundur dari Investasi IKN, Luhut Sebut Indonesia Dapat Rp286 Triliun dari UEA

Menurutnya pilihan ekspansi ke Kaltim juga pilihan yang tepat baik dari sisi cadangan gas alam, maupun pipa gas yang sudah ada disana yang cukup tersedia untuk mendukung produksi keramik.
&quot;Ini tentunya akan memberikan multiplier effect yang bagus, yaitu berupa penyerapan tenaga kerja, jadi IKN menjadi satu harapan baru buat masa depan industri keramik yang semakin menjanjikan,&quot; lanjutnya.Edy menjelaskan mayoritas kendala untuk pemenuhan permintaan di luar  pulau jawa salah satunya adalah ketersediaan kontainer, dan biaya ongkos  akut yang tinggi. Untuk itu mendekatkan diri ke pasar menjadi salah  satu pilihan yang tepat.
Selian itu menrutnya yang mendukung kesuksesan dari ekspansi ini  adalah ketersediaan gas alam. &quot;Jadi industri keramik bisa ekspansi harus  di dukung dengan ketersediaan gas,&quot; sambung Edy.
&quot;Kami juga mendapatkan kabar di Kalimantan Timur ini juga sangat  memungkinkan untuk kami melakukan ekspansi, jadi kedepan kami melihat,  industri keramik ini tidak akan jawa sentris lagi,&quot; kata Edy.
Menurutnya hal tersebut diperlulkan untuk melakukan adu cepat dari  selihih pengiriman dari produk impor yang selama ini menjadi gangguan.
&quot;Sehingga keberadaan kami nanti di Kaltim, akan sangat membantu kami  untuk bisa menguasai pasar di Kalimantan Timur,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan mendorong permintaan keramik di dalam negeri. Ketua umum ASAKI (Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia) Edy Suyanto mengatakan, pembangunan yang akan dilakuan di Ibu Kota baru itu akan banyak menguntungkan para produsen bahan bangunan dalam negeri, misalnya industri keramik.
Misalnya dari sisi biaya yang di keluarkan untuk membangun ibu kota tesebut, jangka waktu pembangunan, hingga syarat untuk menggunakan produk dalam negeri membuat katalisator industri bahan bangunan dalam negeri bertumbuh pesat.
BACA JUGA:RI Tawarkan 47 Proyek Investasi Rp155,1 Triliun, Ada IKN?

&quot;Ini tentunya akan menjadi sebuah jaminan permintaan yang stabil untuk bahan bangunan keramik, genteng, dan sanitary, sehingga ini akan memberikan kami ruang untuk melakukan ekspansi dari segi kapasitas,&quot; ujar Edy pada Market Review IDXChanel, Kamis (17/3/2022).
Edy menjelaskan beberapa perusahaan dibawah ASAKI akan melakukan ekspansi dengan membuka pabrik baru yang berletak di Kalimantan Timur, untuk lebih dekat menjangkau pasar.
&quot;Kami sudah berkoordinasi dengan PGN (Perusahaan Gas Negara) sebagai salah satu suply utama pasokan gas kami, dan kami sangat memungkintan untuk industri keramik ini bisa ekspansi ke Kalimantan Timur,&quot; sambungnya.
BACA JUGA:SoftBank Mundur dari Investasi IKN, Luhut Sebut Indonesia Dapat Rp286 Triliun dari UEA

Menurutnya pilihan ekspansi ke Kaltim juga pilihan yang tepat baik dari sisi cadangan gas alam, maupun pipa gas yang sudah ada disana yang cukup tersedia untuk mendukung produksi keramik.
&quot;Ini tentunya akan memberikan multiplier effect yang bagus, yaitu berupa penyerapan tenaga kerja, jadi IKN menjadi satu harapan baru buat masa depan industri keramik yang semakin menjanjikan,&quot; lanjutnya.Edy menjelaskan mayoritas kendala untuk pemenuhan permintaan di luar  pulau jawa salah satunya adalah ketersediaan kontainer, dan biaya ongkos  akut yang tinggi. Untuk itu mendekatkan diri ke pasar menjadi salah  satu pilihan yang tepat.
Selian itu menrutnya yang mendukung kesuksesan dari ekspansi ini  adalah ketersediaan gas alam. &quot;Jadi industri keramik bisa ekspansi harus  di dukung dengan ketersediaan gas,&quot; sambung Edy.
&quot;Kami juga mendapatkan kabar di Kalimantan Timur ini juga sangat  memungkinkan untuk kami melakukan ekspansi, jadi kedepan kami melihat,  industri keramik ini tidak akan jawa sentris lagi,&quot; kata Edy.
Menurutnya hal tersebut diperlulkan untuk melakukan adu cepat dari  selihih pengiriman dari produk impor yang selama ini menjadi gangguan.
&quot;Sehingga keberadaan kami nanti di Kaltim, akan sangat membantu kami  untuk bisa menguasai pasar di Kalimantan Timur,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
