<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pangeran MBS WhatsApp Luhut: Sudah Sejauh Mana Progres IKN Nusantara?</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan menjalin komunikasi insentif dengan Pangeran Mohammed bin Salman.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/17/470/2563317/pangeran-mbs-whatsapp-luhut-sudah-sejauh-mana-progres-ikn-nusantara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/17/470/2563317/pangeran-mbs-whatsapp-luhut-sudah-sejauh-mana-progres-ikn-nusantara"/><item><title>Pangeran MBS WhatsApp Luhut: Sudah Sejauh Mana Progres IKN Nusantara?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/17/470/2563317/pangeran-mbs-whatsapp-luhut-sudah-sejauh-mana-progres-ikn-nusantara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/17/470/2563317/pangeran-mbs-whatsapp-luhut-sudah-sejauh-mana-progres-ikn-nusantara</guid><pubDate>Kamis 17 Maret 2022 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/17/470/2563317/pangeran-mbs-whatsapp-luhut-sudah-sejauh-mana-progres-ikn-nusantara-ESaf6hqPNy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut jalin komunikasi insentif dengan Pangeran MBS (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/17/470/2563317/pangeran-mbs-whatsapp-luhut-sudah-sejauh-mana-progres-ikn-nusantara-ESaf6hqPNy.jpg</image><title>Menko Luhut jalin komunikasi insentif dengan Pangeran MBS (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjalin komunikasi insentif dengan Pangeran Mohammed bin Salman. Keduanya rutin membahas mengenai pembangunan ibu kota negara (IKN) Nusantara.
Luhut pun mengirim tim ke Arab Saudi untuk menindaklanjuti penjajakan investasi di proyek IKN Nusantara. Luhut berharap ada kemajuan pembicaraan mengenai komitmen investasi sebelum bulan suci Ramadhan.
BACA JUGA:Pengusaha Keramik Siap Ekspansi ke Kaltim, Ikut Bangun IKN Nusantara

&quot;Bicara terus ini, intensif sekali. Crown prince-nya (Putera Mahkota) juga sangat progresif. Dia sampai text (kirim pesan ke) saya, WA saya sampai mana progresnya itu,&quot; kata Luhut, Kamis (17/3/2022).
Tim khusus yang dikirim Luhut akan memetakan peta peluang kerja sama investasi Arab Saudi dan Indonesia di IKN, termasuk terkait nilai investasinya.
BACA JUGA:RI Tawarkan 47 Proyek Investasi Rp155,1 Triliun, Ada IKN?

Luhut sebelumnya mengaku mendapatkan komitmen dari Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman untuk ikut berkontribusi pada pembangunan IKN Nusantara, dalam kunjungannya ke Riyadh, awal Maret lalu.
Luhut menjelaskan perihal mundurnya Softbank dari proyek IKN. Luhut menyebut Vision Fund milik Softbank kolaps, padahal dananya berasal dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).Oleh karena itu, kini Indonesia berharap aliran modal dari UEA dan Arab Saudi bisa masuk ke Indonesia tanpa melalui Softbank.
Pemerintah Indonesia sendiri, lanjut Luhut, sudah mendapatkan  komitmen sebesar USD20 miliar dari UEA melalui Indonesia Investment  Authority (INA).
&quot;Jadi Softbank bikin Vision Fund, USD100 miliar. Seharusnya kan itu  masuk dari Abu Dhabi dan Arab Saudi. Karena dia punya masalah, Vision  Fund-nya kolaps, nggak jadi, nggak masuk kita. Sekarang kita harapkan  Vision Fund dari Abu Dhabi dan Saudi itu bisa masuk, nggak usah lewat  Softbank lagi,&quot; kata Luhut.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjalin komunikasi insentif dengan Pangeran Mohammed bin Salman. Keduanya rutin membahas mengenai pembangunan ibu kota negara (IKN) Nusantara.
Luhut pun mengirim tim ke Arab Saudi untuk menindaklanjuti penjajakan investasi di proyek IKN Nusantara. Luhut berharap ada kemajuan pembicaraan mengenai komitmen investasi sebelum bulan suci Ramadhan.
BACA JUGA:Pengusaha Keramik Siap Ekspansi ke Kaltim, Ikut Bangun IKN Nusantara

&quot;Bicara terus ini, intensif sekali. Crown prince-nya (Putera Mahkota) juga sangat progresif. Dia sampai text (kirim pesan ke) saya, WA saya sampai mana progresnya itu,&quot; kata Luhut, Kamis (17/3/2022).
Tim khusus yang dikirim Luhut akan memetakan peta peluang kerja sama investasi Arab Saudi dan Indonesia di IKN, termasuk terkait nilai investasinya.
BACA JUGA:RI Tawarkan 47 Proyek Investasi Rp155,1 Triliun, Ada IKN?

Luhut sebelumnya mengaku mendapatkan komitmen dari Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman untuk ikut berkontribusi pada pembangunan IKN Nusantara, dalam kunjungannya ke Riyadh, awal Maret lalu.
Luhut menjelaskan perihal mundurnya Softbank dari proyek IKN. Luhut menyebut Vision Fund milik Softbank kolaps, padahal dananya berasal dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).Oleh karena itu, kini Indonesia berharap aliran modal dari UEA dan Arab Saudi bisa masuk ke Indonesia tanpa melalui Softbank.
Pemerintah Indonesia sendiri, lanjut Luhut, sudah mendapatkan  komitmen sebesar USD20 miliar dari UEA melalui Indonesia Investment  Authority (INA).
&quot;Jadi Softbank bikin Vision Fund, USD100 miliar. Seharusnya kan itu  masuk dari Abu Dhabi dan Arab Saudi. Karena dia punya masalah, Vision  Fund-nya kolaps, nggak jadi, nggak masuk kita. Sekarang kita harapkan  Vision Fund dari Abu Dhabi dan Saudi itu bisa masuk, nggak usah lewat  Softbank lagi,&quot; kata Luhut.</content:encoded></item></channel></rss>
