<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Optimis Bisnis Kesehatan dan Informasi Masih Terus Cuan</title><description>Pengusaha optimistis beberapa sektor bisnis masih menjanjikan tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/18/320/2564050/pengusaha-optimis-bisnis-kesehatan-dan-informasi-masih-terus-cuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/18/320/2564050/pengusaha-optimis-bisnis-kesehatan-dan-informasi-masih-terus-cuan"/><item><title>Pengusaha Optimis Bisnis Kesehatan dan Informasi Masih Terus Cuan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/18/320/2564050/pengusaha-optimis-bisnis-kesehatan-dan-informasi-masih-terus-cuan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/18/320/2564050/pengusaha-optimis-bisnis-kesehatan-dan-informasi-masih-terus-cuan</guid><pubDate>Jum'at 18 Maret 2022 17:42 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/18/320/2564050/pengusaha-optimis-bisnis-kesehatan-dan-informasi-masih-terus-cuan-ykSAKJQoeZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengusaha optimistis bisnis kesehatan menjanjikan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/18/320/2564050/pengusaha-optimis-bisnis-kesehatan-dan-informasi-masih-terus-cuan-ykSAKJQoeZ.jpg</image><title>Pengusaha optimistis bisnis kesehatan menjanjikan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Pengusaha optimistis beberapa sektor bisnis masih menjanjikan tahun ini. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) memproyeksikan bisnis di sektor kesehatan  hingga informasi dapat berprospek bisnis yang bagus pada tahun 2022 berdasarkan struktur produk domestik bruto atau PDB di Indonesia.
Ketua Kadin Arsjad Rasjid menyatakan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 dan harapan pertumbuhan PDB 2022 yang diharapkan tumbuh di angka 5,5% dapat mendorong sejumlah prospek bisnis di berbagai sektor.
BACA JUGA:Pengusaha Keramik Siap Ekspansi ke Kaltim, Ikut Bangun IKN Nusantara
&amp;ldquo;Jadi  dengan segala outlook yang ada ke depannya kita juga harus mengatakan bahwa dengan apa yang diproyeksikan bahwa sektor jasa kesehatan masih memiliki prospek yang bagus di tahun 2022,&amp;rdquo; kata Ketua Kadin Arsjad Rasjid dalam acara Konsolidasi HIPMI Secara Virtual, Jumat (18/3/2022).
Tak hanya itu, Arsjad Rasjid menyebutkan sektor lainnya yang masih memiliki prospek yang bagus adalah sektor informasi dan komunikasi hingga industri pengolahan.
BACA JUGA:Kisah Pengusaha Mainan Tradisional Raup Cuan hingga ke Mancanegara
&amp;ldquo;Walaupun memang tadi kita dibantu dengan sejumlah komoditas kita juga tidak harus melulu melihat sumber daya alam tapi bagaimana kita bisa membangun industri lainnya yang belum kita bangun dan yang menjadi suatu peluang usaha,&amp;rdquo; urainya.&amp;ldquo;Jangan hanya kesusahannya saja, kita lihat di tahun 2022 berbagai  kemajuan di bidang teknologi digital e-commerce finansial teknologi  digital banking,  digital health dan juga salah satu lainnya adalah  manufaktur (pergudangan), fintech, semua memiliki prospek yang luas bagi  semua kalangan,&amp;rdquo; tambahnya.
Kadin menyambut momen di tahun 2022 harus menjadi Akselerasi pertumbuhan ekonomi dengan segala peluang yang ada di masa Pandemi.
&amp;ldquo;The new normal bukan hanya jadi tantangan tapi jadi peluang baru,  dan Indonesia mari kita loncat dan mengangkat sebagai akselerasi  pertumbuhan ekonomi,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Pengusaha optimistis beberapa sektor bisnis masih menjanjikan tahun ini. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) memproyeksikan bisnis di sektor kesehatan  hingga informasi dapat berprospek bisnis yang bagus pada tahun 2022 berdasarkan struktur produk domestik bruto atau PDB di Indonesia.
Ketua Kadin Arsjad Rasjid menyatakan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 dan harapan pertumbuhan PDB 2022 yang diharapkan tumbuh di angka 5,5% dapat mendorong sejumlah prospek bisnis di berbagai sektor.
BACA JUGA:Pengusaha Keramik Siap Ekspansi ke Kaltim, Ikut Bangun IKN Nusantara
&amp;ldquo;Jadi  dengan segala outlook yang ada ke depannya kita juga harus mengatakan bahwa dengan apa yang diproyeksikan bahwa sektor jasa kesehatan masih memiliki prospek yang bagus di tahun 2022,&amp;rdquo; kata Ketua Kadin Arsjad Rasjid dalam acara Konsolidasi HIPMI Secara Virtual, Jumat (18/3/2022).
Tak hanya itu, Arsjad Rasjid menyebutkan sektor lainnya yang masih memiliki prospek yang bagus adalah sektor informasi dan komunikasi hingga industri pengolahan.
BACA JUGA:Kisah Pengusaha Mainan Tradisional Raup Cuan hingga ke Mancanegara
&amp;ldquo;Walaupun memang tadi kita dibantu dengan sejumlah komoditas kita juga tidak harus melulu melihat sumber daya alam tapi bagaimana kita bisa membangun industri lainnya yang belum kita bangun dan yang menjadi suatu peluang usaha,&amp;rdquo; urainya.&amp;ldquo;Jangan hanya kesusahannya saja, kita lihat di tahun 2022 berbagai  kemajuan di bidang teknologi digital e-commerce finansial teknologi  digital banking,  digital health dan juga salah satu lainnya adalah  manufaktur (pergudangan), fintech, semua memiliki prospek yang luas bagi  semua kalangan,&amp;rdquo; tambahnya.
Kadin menyambut momen di tahun 2022 harus menjadi Akselerasi pertumbuhan ekonomi dengan segala peluang yang ada di masa Pandemi.
&amp;ldquo;The new normal bukan hanya jadi tantangan tapi jadi peluang baru,  dan Indonesia mari kita loncat dan mengangkat sebagai akselerasi  pertumbuhan ekonomi,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
