<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hendi Kembali Buka Kesempatan 1.000 UMKM Dapat Fasilitas Kemasan Gratis</title><description>UMKM yang ingin mendaftar harus terlebih dahulu memiliki nomor PIRT atau Perijinan Produk Industri Rumah Tangga.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/11/2565444/hendi-kembali-buka-kesempatan-1-000-umkm-dapat-fasilitas-kemasan-gratis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/11/2565444/hendi-kembali-buka-kesempatan-1-000-umkm-dapat-fasilitas-kemasan-gratis"/><item><title>Hendi Kembali Buka Kesempatan 1.000 UMKM Dapat Fasilitas Kemasan Gratis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/11/2565444/hendi-kembali-buka-kesempatan-1-000-umkm-dapat-fasilitas-kemasan-gratis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/11/2565444/hendi-kembali-buka-kesempatan-1-000-umkm-dapat-fasilitas-kemasan-gratis</guid><pubDate>Senin 21 Maret 2022 20:44 WIB</pubDate><dc:creator>Karina Asta Widara </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/21/11/2565444/hendi-kembali-buka-kesempatan-1-000-umkm-dapat-fasilitas-kemasan-gratis-UW4batcAOV.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Pemkot Semarang</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/21/11/2565444/hendi-kembali-buka-kesempatan-1-000-umkm-dapat-fasilitas-kemasan-gratis-UW4batcAOV.JPG</image><title>Foto: Pemkot Semarang</title></images><description>SEMARANG- Upaya penguatan ekonomi Kota Semarang melalui peningkatan kapasitas UMKM terus dilakukan Wali Kota Hendrar Prihadi. Setelah pada tahun 2021 Pemerintah Kota Semarang melakukan fasilitasi kemasan gratis untuk 200 UMKM, kini di tahun 2022 jumlah UMKM yang mendapatkan fasilitas tersebut bertambah menjadi 1.000 UMKM.
Ketika mengunjungi Bazar Gerai Kopimi di Kecamatan Mijen beberapa waktu lalu, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menekankan pentingnya memfasilitasi kemasan gratis untuk UMKM. Pasalnya dengan kemasan yang baik, diharapkan UMKM dapat memiliki nilai tambah dalam menjual produknya.
&quot;Pada dasarnya Pemkot Semarang melalui Dinkop UMKM memberikan pelatihan untuk sedulur - sedulur UMKM bisa memahami, bahwa desain kemasan sangat berpengaruh dalam meningkatkan penjualan,&amp;rdquo; terang Hendi. &amp;ldquo;Namun agar program ini cepat dalam eksekusinya, teman - teman saya minta langsung mendesainkan dan memberikan 1.000 pack gratis untuk masing - masing UMKM,&amp;rdquo; katanya.
Adapun Hendi sendiri menerangkan untuk pelaku UMKM yang ingin mengikuti program tersebut dapat mendaftar melalui formulir online yang telah disediakan oleh Dinkop UMKM Kota Semarang, yaitu di alamat smg.city/kemasangratis.
&amp;ldquo;Jadi silahkan isi form online yang sudah disediakan untuk memanfaatkan program ini,&amp;rdquo; tutur Hendi.
Sementara itu, Sub Koordinator Fasilitasi Usaha Mikro Dinkop UMKM Kota Semarang, Rahmad Aji Maulana menjelaskan bahwa UMKM yang ingin mendaftar harus terlebih dahulu memiliki nomor PIRT atau Perijinan Produk Industri Rumah Tangga. Hal itu dituturkannya agar program tersebut tepat sasaran.
&amp;ldquo;Jadi untuk program kemasan gratis dari Pak Wali ini sifatnya adalah peningkatan kapasitas, sehingga UMKM yang diikutkan adalah yang telah berjalan usahanya. Sehingga harapannya dengan syarat telah adanya PIRT dalam form online yang tertera, program ini dapat tepat sasaran,&amp;rdquo; ujar Aji.
Lebih lanjut ia mengatakan selain hal tersebut sesuai arahan Pak Wali, juga ada program untuk produk UMKM Kota Semarang yang bisa ada di rak toko modern dan mall. &quot;Maka fasilitasi kemasan ini bagian dari upaya agar produk UMKM representatif ketika di jual di toko - toko modern, toko oleh - oleh, apalagi pusat perbelanjaan,&amp;rdquo; papar Aji.
Terakhir Hendi sendiri juga berharap besar program yang diinisiasinya tersebut dapat mempercepat pemulihan ekonomi di wilayah yang dipimpinnya. &quot;Pesan Saya, meski pandemi belum usai, UMKM harus bergerak bersama bangkit. Semoga ini fasilitas ini dapat menjadi pemantik,&amp;rdquo; kata Hendi

(CM)</description><content:encoded>SEMARANG- Upaya penguatan ekonomi Kota Semarang melalui peningkatan kapasitas UMKM terus dilakukan Wali Kota Hendrar Prihadi. Setelah pada tahun 2021 Pemerintah Kota Semarang melakukan fasilitasi kemasan gratis untuk 200 UMKM, kini di tahun 2022 jumlah UMKM yang mendapatkan fasilitas tersebut bertambah menjadi 1.000 UMKM.
Ketika mengunjungi Bazar Gerai Kopimi di Kecamatan Mijen beberapa waktu lalu, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menekankan pentingnya memfasilitasi kemasan gratis untuk UMKM. Pasalnya dengan kemasan yang baik, diharapkan UMKM dapat memiliki nilai tambah dalam menjual produknya.
&quot;Pada dasarnya Pemkot Semarang melalui Dinkop UMKM memberikan pelatihan untuk sedulur - sedulur UMKM bisa memahami, bahwa desain kemasan sangat berpengaruh dalam meningkatkan penjualan,&amp;rdquo; terang Hendi. &amp;ldquo;Namun agar program ini cepat dalam eksekusinya, teman - teman saya minta langsung mendesainkan dan memberikan 1.000 pack gratis untuk masing - masing UMKM,&amp;rdquo; katanya.
Adapun Hendi sendiri menerangkan untuk pelaku UMKM yang ingin mengikuti program tersebut dapat mendaftar melalui formulir online yang telah disediakan oleh Dinkop UMKM Kota Semarang, yaitu di alamat smg.city/kemasangratis.
&amp;ldquo;Jadi silahkan isi form online yang sudah disediakan untuk memanfaatkan program ini,&amp;rdquo; tutur Hendi.
Sementara itu, Sub Koordinator Fasilitasi Usaha Mikro Dinkop UMKM Kota Semarang, Rahmad Aji Maulana menjelaskan bahwa UMKM yang ingin mendaftar harus terlebih dahulu memiliki nomor PIRT atau Perijinan Produk Industri Rumah Tangga. Hal itu dituturkannya agar program tersebut tepat sasaran.
&amp;ldquo;Jadi untuk program kemasan gratis dari Pak Wali ini sifatnya adalah peningkatan kapasitas, sehingga UMKM yang diikutkan adalah yang telah berjalan usahanya. Sehingga harapannya dengan syarat telah adanya PIRT dalam form online yang tertera, program ini dapat tepat sasaran,&amp;rdquo; ujar Aji.
Lebih lanjut ia mengatakan selain hal tersebut sesuai arahan Pak Wali, juga ada program untuk produk UMKM Kota Semarang yang bisa ada di rak toko modern dan mall. &quot;Maka fasilitasi kemasan ini bagian dari upaya agar produk UMKM representatif ketika di jual di toko - toko modern, toko oleh - oleh, apalagi pusat perbelanjaan,&amp;rdquo; papar Aji.
Terakhir Hendi sendiri juga berharap besar program yang diinisiasinya tersebut dapat mempercepat pemulihan ekonomi di wilayah yang dipimpinnya. &quot;Pesan Saya, meski pandemi belum usai, UMKM harus bergerak bersama bangkit. Semoga ini fasilitas ini dapat menjadi pemantik,&amp;rdquo; kata Hendi

(CM)</content:encoded></item></channel></rss>
