<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tower Bersama (TBIG) Kantongi Laba Rp1,5 Triliun di 2021, Naik 53%</title><description>PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mengantongi laba bersih sebesar Rp1,54 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/278/2565321/tower-bersama-tbig-kantongi-laba-rp1-5-triliun-di-2021-naik-53</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/278/2565321/tower-bersama-tbig-kantongi-laba-rp1-5-triliun-di-2021-naik-53"/><item><title>Tower Bersama (TBIG) Kantongi Laba Rp1,5 Triliun di 2021, Naik 53%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/278/2565321/tower-bersama-tbig-kantongi-laba-rp1-5-triliun-di-2021-naik-53</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/278/2565321/tower-bersama-tbig-kantongi-laba-rp1-5-triliun-di-2021-naik-53</guid><pubDate>Senin 21 Maret 2022 16:40 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/21/278/2565321/tower-bersama-tbig-kantongi-laba-rp1-5-triliun-di-2021-naik-53-ZjdBehybhY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba Tower Bersama alami kenaikan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/21/278/2565321/tower-bersama-tbig-kantongi-laba-rp1-5-triliun-di-2021-naik-53-ZjdBehybhY.jpg</image><title>Laba Tower Bersama alami kenaikan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mengantongi laba bersih sebesar Rp1,54 triliun. Laba TBIG meningkat 53,42% yoy dari tahun 2020 sebesar Rp1 triliun.
BACA JUGA:Tower Bersama (TBIG) Pinjami Anak Usaha Rp2,2 Triliun untuk Lunasi Utang

Melansir laporan keuangan PT Tower Bersama Infrastucture Tbk (TBIG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/3/2022), emiten infrastruktur telekomunikasi itu meraup pendapatan bersih sebesar Rp6,17 triliun, atau naik 15,98% yoy dibandingkan tahun 2020 senilai Rp5,32 triliun.
Penyewaan menara telekomunikasi kepada pihak ketiga masih menjadi penopang pendapatan perseroan. Lima pelanggan utama menara TBIG adalah PT Telekomunikasi Selular, PT Indosat Tbk (ISAT), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Hutchison 3 Indonesia, dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN).
BACA JUGA:Tower Bersama (TBIG) Lunasi Utang Obligasi Rp1,9 Triliun

Kenaikan pendapatan membuat TBIG menghasilkan Beban pokok pendapatan perseroan juga meningkat menjadi Rp1,47 triliun, dari tahun 2020 sebesar Rp1,09 triliun. Sejumlah segmen beban yang meningkat di antaranya penyusutan menara, penyusutan aset hak guna, perbaikan, serta perbaikan-pemeliharaan.Kinerja full year 2021 ini membawa laba bersih per saham dasar TBIG  meningkat menjadi Rp74,25, dari tahun 2020 sebesar Rp48,40. Jumlah aset  perseroan akhir tahun 2021 mencapai Rp41,87 triliun, meningkat 14,6% yoy  dari total aset tahun 2020 sebesar Rp36,52 triliun.
Per 31 Desember 2021, jumlah liabilitas dan ekuitas TBIG  masing-masing sebesar Rp32,08 triliun, dan Rp9,78 triliun. Perseroan  mengantongi jumlah kas dan setara kas akhir tahun 2021 mencapai Rp629,12  miliar, lebih rendah dari total kas akhir tahun 2020 senilai Rp947,34  miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mengantongi laba bersih sebesar Rp1,54 triliun. Laba TBIG meningkat 53,42% yoy dari tahun 2020 sebesar Rp1 triliun.
BACA JUGA:Tower Bersama (TBIG) Pinjami Anak Usaha Rp2,2 Triliun untuk Lunasi Utang

Melansir laporan keuangan PT Tower Bersama Infrastucture Tbk (TBIG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/3/2022), emiten infrastruktur telekomunikasi itu meraup pendapatan bersih sebesar Rp6,17 triliun, atau naik 15,98% yoy dibandingkan tahun 2020 senilai Rp5,32 triliun.
Penyewaan menara telekomunikasi kepada pihak ketiga masih menjadi penopang pendapatan perseroan. Lima pelanggan utama menara TBIG adalah PT Telekomunikasi Selular, PT Indosat Tbk (ISAT), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Hutchison 3 Indonesia, dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN).
BACA JUGA:Tower Bersama (TBIG) Lunasi Utang Obligasi Rp1,9 Triliun

Kenaikan pendapatan membuat TBIG menghasilkan Beban pokok pendapatan perseroan juga meningkat menjadi Rp1,47 triliun, dari tahun 2020 sebesar Rp1,09 triliun. Sejumlah segmen beban yang meningkat di antaranya penyusutan menara, penyusutan aset hak guna, perbaikan, serta perbaikan-pemeliharaan.Kinerja full year 2021 ini membawa laba bersih per saham dasar TBIG  meningkat menjadi Rp74,25, dari tahun 2020 sebesar Rp48,40. Jumlah aset  perseroan akhir tahun 2021 mencapai Rp41,87 triliun, meningkat 14,6% yoy  dari total aset tahun 2020 sebesar Rp36,52 triliun.
Per 31 Desember 2021, jumlah liabilitas dan ekuitas TBIG  masing-masing sebesar Rp32,08 triliun, dan Rp9,78 triliun. Perseroan  mengantongi jumlah kas dan setara kas akhir tahun 2021 mencapai Rp629,12  miliar, lebih rendah dari total kas akhir tahun 2020 senilai Rp947,34  miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
