<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aksi Ambil Untung Bikin IHSG Sulit Tembus 7.000</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sulit menembus level 7.000 akibat aksi ambil untung yang dilakukan investor.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/278/2565328/aksi-ambil-untung-bikin-ihsg-sulit-tembus-7-000</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/278/2565328/aksi-ambil-untung-bikin-ihsg-sulit-tembus-7-000"/><item><title>Aksi Ambil Untung Bikin IHSG Sulit Tembus 7.000</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/278/2565328/aksi-ambil-untung-bikin-ihsg-sulit-tembus-7-000</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/278/2565328/aksi-ambil-untung-bikin-ihsg-sulit-tembus-7-000</guid><pubDate>Senin 21 Maret 2022 16:44 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/21/278/2565328/aksi-ambil-untung-bikin-ihsg-sulit-tembus-7-000-B0TXnIDMPe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan sulit tembus level 7.000 (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/21/278/2565328/aksi-ambil-untung-bikin-ihsg-sulit-tembus-7-000-B0TXnIDMPe.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan sulit tembus level 7.000 (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sulit menembus level 7.000 akibat aksi ambil untung yang dilakukan investor. Tercatat,  banyak investor asing yang menjual saham blue chip.
Pengamat Pasar Modal Rovandi mengatakan, IHSG tadi pagi sempat naik ke 6.974, namun koreksi sampai penutupan perdagangan dan ditutup di zona hijau.
BACA JUGA:IHSG Ditutup di Zona Hijau pada Level 6.955 

&quot;Jadi saya lihat pergerakannya datar lalu naik tipis, jadi ini lebih banyak dikendalikan dari dalam negeri tapi sentimen dari luar diperhatikan,&quot; kata Rovandi dalam IDX 2nd Session Closing, Senin (21/3/2022).
Menurutnya, market kita akan kemungkinan makin tinggi, jika mencoba 7.000 terus gagal, nampaknya investor mulai melakukan take profit untuk beberapa sektor terutama dari saham perbankan. &quot;Jadi ini take profitnya baru dimulai saat ini dari sektor perbankan,&quot; ujarnya.
BACA JUGA:IHSG Sesi I Turun 14 Poin ke Level 6.940

Untuk Bank Mandiri (BMRI) pada Jumat (18/3/2022) lalu mengumumkan untuk membagikan dividen, lanjut Rovandi, hari ini menunjukkan ada sell on news yang menimbulkan take profit.
&quot;Saya rasa wajar ya kan Bank Mandiri hari Kamis sebelumnya menyentuh level tertinggi sepanjang masa All Time High dan saat ini koreksi walaupun membentuk gap saya rasa masih normal karena supportnya masih jauh,&quot; jelas Rovandi.Menurut Rovandi, BMRI masih akan bergerak sideways dan level support  masih akan berlanjut, jadi untuk saat ini Bank Mandiri bisa wait and see  terlebih dahulu. BMRI akan bergerak di area 7550 - 7750.
&quot;Tapi saya rasa ini tidak akan bertahan lama karena akan terus naik ke atas membentuk gap penentu hari ini,&quot; katanya.
Saham-saham pilihan rekomendasi Rovandi antara lain:
AKRA 810 - 870 BUY
EMTK 2170 - 2300 BUY
TPIA 9280 - 9775 BUY
UNTR 24500 - 26400 BUY</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sulit menembus level 7.000 akibat aksi ambil untung yang dilakukan investor. Tercatat,  banyak investor asing yang menjual saham blue chip.
Pengamat Pasar Modal Rovandi mengatakan, IHSG tadi pagi sempat naik ke 6.974, namun koreksi sampai penutupan perdagangan dan ditutup di zona hijau.
BACA JUGA:IHSG Ditutup di Zona Hijau pada Level 6.955 

&quot;Jadi saya lihat pergerakannya datar lalu naik tipis, jadi ini lebih banyak dikendalikan dari dalam negeri tapi sentimen dari luar diperhatikan,&quot; kata Rovandi dalam IDX 2nd Session Closing, Senin (21/3/2022).
Menurutnya, market kita akan kemungkinan makin tinggi, jika mencoba 7.000 terus gagal, nampaknya investor mulai melakukan take profit untuk beberapa sektor terutama dari saham perbankan. &quot;Jadi ini take profitnya baru dimulai saat ini dari sektor perbankan,&quot; ujarnya.
BACA JUGA:IHSG Sesi I Turun 14 Poin ke Level 6.940

Untuk Bank Mandiri (BMRI) pada Jumat (18/3/2022) lalu mengumumkan untuk membagikan dividen, lanjut Rovandi, hari ini menunjukkan ada sell on news yang menimbulkan take profit.
&quot;Saya rasa wajar ya kan Bank Mandiri hari Kamis sebelumnya menyentuh level tertinggi sepanjang masa All Time High dan saat ini koreksi walaupun membentuk gap saya rasa masih normal karena supportnya masih jauh,&quot; jelas Rovandi.Menurut Rovandi, BMRI masih akan bergerak sideways dan level support  masih akan berlanjut, jadi untuk saat ini Bank Mandiri bisa wait and see  terlebih dahulu. BMRI akan bergerak di area 7550 - 7750.
&quot;Tapi saya rasa ini tidak akan bertahan lama karena akan terus naik ke atas membentuk gap penentu hari ini,&quot; katanya.
Saham-saham pilihan rekomendasi Rovandi antara lain:
AKRA 810 - 870 BUY
EMTK 2170 - 2300 BUY
TPIA 9280 - 9775 BUY
UNTR 24500 - 26400 BUY</content:encoded></item></channel></rss>
