<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Biaya Haji Dihitung Bakal Lebih Tinggi, Nomor 4 Bikin Terkejut!</title><description>Biaya haji 2022 dikabarkan bisa lebih tinggi. Sehinggal hal ini harus diperhatikan oleh calon jemaah yang ingin berangkat tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/320/2563961/5-fakta-biaya-haji-dihitung-bakal-lebih-tinggi-nomor-4-bikin-terkejut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/320/2563961/5-fakta-biaya-haji-dihitung-bakal-lebih-tinggi-nomor-4-bikin-terkejut"/><item><title>5 Fakta Biaya Haji Dihitung Bakal Lebih Tinggi, Nomor 4 Bikin Terkejut!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/320/2563961/5-fakta-biaya-haji-dihitung-bakal-lebih-tinggi-nomor-4-bikin-terkejut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/320/2563961/5-fakta-biaya-haji-dihitung-bakal-lebih-tinggi-nomor-4-bikin-terkejut</guid><pubDate>Senin 21 Maret 2022 06:20 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/18/320/2563961/5-fakta-biaya-haji-dihitung-bakal-lebih-tinggi-nomor-4-bikin-terkejut-wO2SaeC1b3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">5 fakta soal biaya haji bisa lebih tinggi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/18/320/2563961/5-fakta-biaya-haji-dihitung-bakal-lebih-tinggi-nomor-4-bikin-terkejut-wO2SaeC1b3.jpg</image><title>5 fakta soal biaya haji bisa lebih tinggi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Biaya haji 2022 dikabarkan bisa lebih tinggi. Sehinggal hal ini harus diperhatikan oleh calon jemaah yang ingin berangkat tahun ini.

Kabar kenaikan itu karena situasi setelah adanya pandemi Covid-19 menyebabkan biaya tambahan untuk memastikan calon jemaah haji sudah melengkapi syarat protokol kesehatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kini, Daftar Haji Bisa Lewat Aplikasi Mobile HajiPintar
Berikut ini dihimpun Okezone, Senin (21/3/2022), 5 fakta soal biaya haji yang bisa lebih tinggi:

1. Dikabarkan Tembus Rp100 Juta

Perhitungan biaya haji 2022 dikabarkan bisa menembus angka Rp100 juta.

Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah RI (AMPHURI), Firman M Nur mengatakan bukanlah tanpa sebab.

Namun, dia memastikan biaya itu tak akan langsung sampai Rp100 juta.

&quot;Harganya memang naik. Tapi nggak yang langsung melonjak langsung ke Rp 100 juta. Karena sebelumnya, biaya haji sudah menyentuh Rp75 juta. Kenaikan itu karena selama pandemi ada prokes-prokes sebagai syarat perjalanan,&quot; ujar Firman di IDX Channel, Rabu (16/3/2022).
2. Ada Pajak 15%

Faktor lain yang menyebabkan biaya haji bisa lebih mahal adalah adanya kenaikan pajak di Saudi Arabia sebesar 15 persen.

&quot;Jadi kenaikan pajak itu menjadi faktor peningkatan biaya perjalanan haji,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Partai Perindo Usul Biaya Haji 2022 Sama seperti 2019
3. Pencabutan Tes Antigen-PCR Bisa Bikin Harga Tak Jadi Naik

Firman menjelaskan kalau adanya elonggaran aturan perjalanan seperti pencabutan syarat tes antigen dan PCR, maka biaya haji Rp100 juta akan diperhitungkan kembali.

&quot;Alhamdullilah sekarang pemerintah sudah pencabut aturan tes PCR dan Antigen, jadi aturan perjalanan semakin longgar. Tentu biaya haji Rp100 juta itu akan dihitung kembali,&quot; ungkapnya.
4. Masyarakat Diminta Jangan Terkejut

Menurut Firman, biaya perjalanan ibadah haji itu sudah lebih dari Rp75 juta di masa sebelum pandemi.

Lalu, ketika ada pandemi biayanya bisa mencapai Rp100 juta.

&quot;Sesungguhnya total biaya pengeluaran per jamaah itu minimal Rp75 juta. Jadi kalau naik jadi Rp100 juta itu harusnya nggak kaget ya,&quot; pintanya.

5. Tanggapan Kemenag

Kemudian, Kementerian Agama (Kemenag) memberi usulan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 2022 senilai Rp42 juta.

Hal itu karena peraturan terkait Covid-19 sudah mulai dilonggarakan.

Di mana usulan tersebut disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief ketika menggelar rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Rabu (16/3/2022).

&quot;Dan BPIH untuk dibayarkan jemaah Rp45 juta menjadi Rp42 juta,&quot; harapnya.

Diketahui, bahwa usulan biaya ini mengalami penurunan sekitar Rp3 juta ketimbang usulan pada Februari lalu dari senilai Rp45 juta.</description><content:encoded>JAKARTA - Biaya haji 2022 dikabarkan bisa lebih tinggi. Sehinggal hal ini harus diperhatikan oleh calon jemaah yang ingin berangkat tahun ini.

Kabar kenaikan itu karena situasi setelah adanya pandemi Covid-19 menyebabkan biaya tambahan untuk memastikan calon jemaah haji sudah melengkapi syarat protokol kesehatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kini, Daftar Haji Bisa Lewat Aplikasi Mobile HajiPintar
Berikut ini dihimpun Okezone, Senin (21/3/2022), 5 fakta soal biaya haji yang bisa lebih tinggi:

1. Dikabarkan Tembus Rp100 Juta

Perhitungan biaya haji 2022 dikabarkan bisa menembus angka Rp100 juta.

Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah RI (AMPHURI), Firman M Nur mengatakan bukanlah tanpa sebab.

Namun, dia memastikan biaya itu tak akan langsung sampai Rp100 juta.

&quot;Harganya memang naik. Tapi nggak yang langsung melonjak langsung ke Rp 100 juta. Karena sebelumnya, biaya haji sudah menyentuh Rp75 juta. Kenaikan itu karena selama pandemi ada prokes-prokes sebagai syarat perjalanan,&quot; ujar Firman di IDX Channel, Rabu (16/3/2022).
2. Ada Pajak 15%

Faktor lain yang menyebabkan biaya haji bisa lebih mahal adalah adanya kenaikan pajak di Saudi Arabia sebesar 15 persen.

&quot;Jadi kenaikan pajak itu menjadi faktor peningkatan biaya perjalanan haji,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Partai Perindo Usul Biaya Haji 2022 Sama seperti 2019
3. Pencabutan Tes Antigen-PCR Bisa Bikin Harga Tak Jadi Naik

Firman menjelaskan kalau adanya elonggaran aturan perjalanan seperti pencabutan syarat tes antigen dan PCR, maka biaya haji Rp100 juta akan diperhitungkan kembali.

&quot;Alhamdullilah sekarang pemerintah sudah pencabut aturan tes PCR dan Antigen, jadi aturan perjalanan semakin longgar. Tentu biaya haji Rp100 juta itu akan dihitung kembali,&quot; ungkapnya.
4. Masyarakat Diminta Jangan Terkejut

Menurut Firman, biaya perjalanan ibadah haji itu sudah lebih dari Rp75 juta di masa sebelum pandemi.

Lalu, ketika ada pandemi biayanya bisa mencapai Rp100 juta.

&quot;Sesungguhnya total biaya pengeluaran per jamaah itu minimal Rp75 juta. Jadi kalau naik jadi Rp100 juta itu harusnya nggak kaget ya,&quot; pintanya.

5. Tanggapan Kemenag

Kemudian, Kementerian Agama (Kemenag) memberi usulan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 2022 senilai Rp42 juta.

Hal itu karena peraturan terkait Covid-19 sudah mulai dilonggarakan.

Di mana usulan tersebut disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief ketika menggelar rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Rabu (16/3/2022).

&quot;Dan BPIH untuk dibayarkan jemaah Rp45 juta menjadi Rp42 juta,&quot; harapnya.

Diketahui, bahwa usulan biaya ini mengalami penurunan sekitar Rp3 juta ketimbang usulan pada Februari lalu dari senilai Rp45 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
