<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hikmah Covid-19, Menkop Teten: Hampir 100% UMKM Masuk Ekosistem Digital</title><description>Teten Masduki mengungkapkan bahwa Usaha Mikro  Kecil Menengah (UMKM) menjadi sektor yang cukup terdampak saat pandemi  Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/320/2565052/hikmah-covid-19-menkop-teten-hampir-100-umkm-masuk-ekosistem-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/320/2565052/hikmah-covid-19-menkop-teten-hampir-100-umkm-masuk-ekosistem-digital"/><item><title>Hikmah Covid-19, Menkop Teten: Hampir 100% UMKM Masuk Ekosistem Digital</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/320/2565052/hikmah-covid-19-menkop-teten-hampir-100-umkm-masuk-ekosistem-digital</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/21/320/2565052/hikmah-covid-19-menkop-teten-hampir-100-umkm-masuk-ekosistem-digital</guid><pubDate>Senin 21 Maret 2022 11:02 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/21/320/2565052/hikmah-covid-19-menkop-teten-hampir-100-umkm-masuk-ekosistem-digital-DUfqSfBp2g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkop UKM Teten Masduki ungkap tantangan UMKM selama pandemi Covid-19 (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/21/320/2565052/hikmah-covid-19-menkop-teten-hampir-100-umkm-masuk-ekosistem-digital-DUfqSfBp2g.jpg</image><title>Menkop UKM Teten Masduki ungkap tantangan UMKM selama pandemi Covid-19 (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan bahwa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi sektor yang cukup terdampak saat pandemi Covid-19. Di mana, UMKM terdampak dari sisi supply maupun demand.
BACA JUGA:Menteri Teten: Koperasi Jangan Jadi Kedok Pinjol Ilegal
&amp;ldquo;Di struktur ekonomi kita didominasi 99% lebih itu adalah UMKM, jadi boleh dikatakan bahwa memang ekonomi nasional itu tulang punggungnya adalah UMKM. Jadi, terutama di penyerapan tenaga kerja itu 97% itu disediakan oleh UMKM. Jadi industri besar itu hanya 3%, karena itu maka ketika pandemi Covid UMKM ini memang cukup terdampak,&amp;rdquo; katanya dalam Special Dialogue Okezone, Senin (21/3/2022).
Akan tetapi, UMKM juga menjadi sektor yang paling cepat pulih. Menurut Teten, hal ini karena UMKM dibutuhkan oleh market.
BACA JUGA:Ekonomi RI Membaik, Menteri Teten Yakin Produk Kuliner Nusantara Bakal Eksis
&amp;ldquo;Semua kebutuhan masyarakat kan di supply dari UMKM dan UMKM tidak bisa menunda investasi, tidak bisa menunggu keadaan ekonomi dunia pulih karena harus hidup. Ini kebanyakan UMKM kan menjadi bagian daripada pendapatan keluarga ya, ekonomi substance, karena itu maka paling cepat pulih,&amp;rdquo; jelas dia.


Selain itu, UMKM juga lebih mudah beradaptasi karena lingkup yang  lebih kecil. Adapun kelebihan ini yang tidak dimiliki usaha besar.
Lanjut Teten, masa pandemi Covid-19 mendorong percepatan UMKM go  digital. Di mana, saat ini sudah hampir 100% UMKM yang sudah tergabung  di ekosistem digital.
&amp;ldquo;Sebelum pandemi itu hanya 8 juta UMKM selama hampir 10 tahun  e-commerce di Indonesia itu hanya 8 juta UMKM yang ada di ekosistem  digital, sekarang sudah 17,2 juta jadi hampir 100% lebih. Nah itu satu  hal yang menurut saya kita bisa ambil hikmah ya. Terus juga banyak  produk-produk UMKM yang sangat inovatif menyesuaikan dengan perkembangan  market baru,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan bahwa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi sektor yang cukup terdampak saat pandemi Covid-19. Di mana, UMKM terdampak dari sisi supply maupun demand.
BACA JUGA:Menteri Teten: Koperasi Jangan Jadi Kedok Pinjol Ilegal
&amp;ldquo;Di struktur ekonomi kita didominasi 99% lebih itu adalah UMKM, jadi boleh dikatakan bahwa memang ekonomi nasional itu tulang punggungnya adalah UMKM. Jadi, terutama di penyerapan tenaga kerja itu 97% itu disediakan oleh UMKM. Jadi industri besar itu hanya 3%, karena itu maka ketika pandemi Covid UMKM ini memang cukup terdampak,&amp;rdquo; katanya dalam Special Dialogue Okezone, Senin (21/3/2022).
Akan tetapi, UMKM juga menjadi sektor yang paling cepat pulih. Menurut Teten, hal ini karena UMKM dibutuhkan oleh market.
BACA JUGA:Ekonomi RI Membaik, Menteri Teten Yakin Produk Kuliner Nusantara Bakal Eksis
&amp;ldquo;Semua kebutuhan masyarakat kan di supply dari UMKM dan UMKM tidak bisa menunda investasi, tidak bisa menunggu keadaan ekonomi dunia pulih karena harus hidup. Ini kebanyakan UMKM kan menjadi bagian daripada pendapatan keluarga ya, ekonomi substance, karena itu maka paling cepat pulih,&amp;rdquo; jelas dia.


Selain itu, UMKM juga lebih mudah beradaptasi karena lingkup yang  lebih kecil. Adapun kelebihan ini yang tidak dimiliki usaha besar.
Lanjut Teten, masa pandemi Covid-19 mendorong percepatan UMKM go  digital. Di mana, saat ini sudah hampir 100% UMKM yang sudah tergabung  di ekosistem digital.
&amp;ldquo;Sebelum pandemi itu hanya 8 juta UMKM selama hampir 10 tahun  e-commerce di Indonesia itu hanya 8 juta UMKM yang ada di ekosistem  digital, sekarang sudah 17,2 juta jadi hampir 100% lebih. Nah itu satu  hal yang menurut saya kita bisa ambil hikmah ya. Terus juga banyak  produk-produk UMKM yang sangat inovatif menyesuaikan dengan perkembangan  market baru,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
