<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Swasta Kuasai 56% Lahan Kelapa Sawit BUMN Cuma 4%, Ini Catatan Erick Thohir</title><description>Mayoritas perkebunan kelapa sawit di Indonesia dikuasai swasta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/22/320/2565968/swasta-kuasai-56-lahan-kelapa-sawit-bumn-cuma-4-ini-catatan-erick-thohir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/22/320/2565968/swasta-kuasai-56-lahan-kelapa-sawit-bumn-cuma-4-ini-catatan-erick-thohir"/><item><title>Swasta Kuasai 56% Lahan Kelapa Sawit BUMN Cuma 4%, Ini Catatan Erick Thohir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/22/320/2565968/swasta-kuasai-56-lahan-kelapa-sawit-bumn-cuma-4-ini-catatan-erick-thohir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/22/320/2565968/swasta-kuasai-56-lahan-kelapa-sawit-bumn-cuma-4-ini-catatan-erick-thohir</guid><pubDate>Selasa 22 Maret 2022 17:29 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/22/320/2565968/swasta-kuasai-56-lahan-kelapa-sawit-bumn-cuma-4-ini-catatan-erick-thohir-25KqTqQ5ig.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri kelapa sawit dikuasai swasta (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/22/320/2565968/swasta-kuasai-56-lahan-kelapa-sawit-bumn-cuma-4-ini-catatan-erick-thohir-25KqTqQ5ig.jpg</image><title>Industri kelapa sawit dikuasai swasta (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Mayoritas perkebunan kelapa sawit di Indonesia dikuasai swasta. Tercatat produsen swasta menguasai 56% lahan perkebunan kelapa sawit sementara, penguasaan lahan oleh BUMN hanya di angka 4% dengan kontribusi sebesar 7% saja.
Sayangnya, swasta dinilai belum memaksimalkan pasokan minyak goreng di tengah lonjakan harga komoditas itu di pasaran. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pun meminta agar swasta meningkatkan pasokan minyak goreng agar bisa memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.
BACA JUGA:Mengenal Istilah DMO dan DPO Minyak Sawit Beserta Pengaruhnya

&quot;Saat ada isu minyak goreng, kita (BUMN) switch 1/4 produksi yang tadinya bukan minyak goreng, kita ubah dan gelar operasi pasar, apakah cukup, tidak, makanya kita ketuk teman-teman swasta,&quot; ucap Erick, Selasa (22/3/2022).
Berdasarkan data Badan Pangan Nasional  pemerintah telah mendistribusikan 500 juta liter minyak goreng hingga Maret 2022. Angka itu melebihi rata-rata kebutuhan nasional yakni 300-330 juta liter.
BACA JUGA:RI Punya Pabrik Kelapa Sawit Terintegrasi Minyak Goreng, Kelangkaan Teratasi?

Artinya, tidak ada kelangkaan dan permasalahan jumlah produksi minyak goreng di dalam negeri.
Hanya saja, perkara yang terindikasi di lapangan adanya praktik penimbunan minyak goreng yang dilakukan oknum tertentu, sehingga berdampak pada harga pangan dasar tersebut.Meski begitu, Erick memahami bahwa isu minyak goreng memiliki dampak  negatif bagi ekonomi Indonesia. Karena itu, isu minyak goreng seyogyanya  menjadi persoalan bersama, baik pemerintah, BUMN, dan swasta.
Menurutnya, perusahaan pelat merah telah menyalurkan seperempat produksi CPO yang bukan minyak goreng ke minyak goreng.
Hanya saja, stok tersebut belum memenuhi kebutuhan dalam negeri.
&quot;Itu cukup? Tidak. Makanya dari awal kami mengetuk swasta,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Mayoritas perkebunan kelapa sawit di Indonesia dikuasai swasta. Tercatat produsen swasta menguasai 56% lahan perkebunan kelapa sawit sementara, penguasaan lahan oleh BUMN hanya di angka 4% dengan kontribusi sebesar 7% saja.
Sayangnya, swasta dinilai belum memaksimalkan pasokan minyak goreng di tengah lonjakan harga komoditas itu di pasaran. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pun meminta agar swasta meningkatkan pasokan minyak goreng agar bisa memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.
BACA JUGA:Mengenal Istilah DMO dan DPO Minyak Sawit Beserta Pengaruhnya

&quot;Saat ada isu minyak goreng, kita (BUMN) switch 1/4 produksi yang tadinya bukan minyak goreng, kita ubah dan gelar operasi pasar, apakah cukup, tidak, makanya kita ketuk teman-teman swasta,&quot; ucap Erick, Selasa (22/3/2022).
Berdasarkan data Badan Pangan Nasional  pemerintah telah mendistribusikan 500 juta liter minyak goreng hingga Maret 2022. Angka itu melebihi rata-rata kebutuhan nasional yakni 300-330 juta liter.
BACA JUGA:RI Punya Pabrik Kelapa Sawit Terintegrasi Minyak Goreng, Kelangkaan Teratasi?

Artinya, tidak ada kelangkaan dan permasalahan jumlah produksi minyak goreng di dalam negeri.
Hanya saja, perkara yang terindikasi di lapangan adanya praktik penimbunan minyak goreng yang dilakukan oknum tertentu, sehingga berdampak pada harga pangan dasar tersebut.Meski begitu, Erick memahami bahwa isu minyak goreng memiliki dampak  negatif bagi ekonomi Indonesia. Karena itu, isu minyak goreng seyogyanya  menjadi persoalan bersama, baik pemerintah, BUMN, dan swasta.
Menurutnya, perusahaan pelat merah telah menyalurkan seperempat produksi CPO yang bukan minyak goreng ke minyak goreng.
Hanya saja, stok tersebut belum memenuhi kebutuhan dalam negeri.
&quot;Itu cukup? Tidak. Makanya dari awal kami mengetuk swasta,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
