<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Anjlok ke Level Terendah dalam Seminggu</title><description>Harga emas berjangka anjlok ke level terendah satu minggu pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/23/320/2566157/harga-emas-berjangka-anjlok-ke-level-terendah-dalam-seminggu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/23/320/2566157/harga-emas-berjangka-anjlok-ke-level-terendah-dalam-seminggu"/><item><title>Harga Emas Berjangka Anjlok ke Level Terendah dalam Seminggu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/23/320/2566157/harga-emas-berjangka-anjlok-ke-level-terendah-dalam-seminggu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/23/320/2566157/harga-emas-berjangka-anjlok-ke-level-terendah-dalam-seminggu</guid><pubDate>Rabu 23 Maret 2022 05:53 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/23/320/2566157/harga-emas-berjangka-anjlok-ke-level-terendah-dalam-seminggu-GzsVPWeAxG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/23/320/2566157/harga-emas-berjangka-anjlok-ke-level-terendah-dalam-seminggu-GzsVPWeAxG.jpg</image><title>Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas berjangka anjlok ke level terendah satu minggu pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas turun setelah Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengisyaratkan kenaikan suku bunga besar tahun ini untuk memerangi inflasi.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, tergelincir USD8 atau 0,41%, menjadi ditutup pada USD1.921,50 per ounce.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000, Kembali Dekati Rp1 Juta/Gram

Harga emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, karena mereka meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bahwa pembuat kebijakan perlu bergerak &quot;secepatnya&quot; karena inflasi semakin panas, dan dia meningkatkan kemungkinan kenaikan 50 basis poin (bps) pada pertemuan mendatang, mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS naik.
BACA JUGA:Harga Emas Naik, Perang Rusia-Ukraina Dorong Permintaan Aset Safe Haven

Sikap hawkish Powell memicu aksi jual di pasar obligasi yang tajam dan mengirim imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun ke level tertinggi sejak Mei 2019.
Presiden Fed St Louis James Bullard mengatakan bahwa Federal Reserve perlu bergerak agresif pada kenaikan suku bunga.&quot;Fakta bahwa Fed siap untuk melakukan kenaikan setengah poin versus  seperempat poin bergerak maju semuanya cukup hawkish dan telah mendorong  emas lebih rendah,&quot; kata ahli strategi pasar senior RJO Futures Bob  Haberkorn.
Meskipun demikian, tekanan pada emas telah relatif diredam karena  fokus investor adalah pada konflik Ukraina, dengan setiap perkembangan  besar kemungkinan akan memicu perubahan harga yang tajam, kata para  analis.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 40,9 sen atau  1,62%, menjadi ditutup pada USD24,904 per ounce. Platinum untuk  pengiriman April turun USD19,6 atau 1,88% menjadi ditutup pada  USD1.025,10 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas berjangka anjlok ke level terendah satu minggu pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas turun setelah Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengisyaratkan kenaikan suku bunga besar tahun ini untuk memerangi inflasi.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, tergelincir USD8 atau 0,41%, menjadi ditutup pada USD1.921,50 per ounce.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000, Kembali Dekati Rp1 Juta/Gram

Harga emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, karena mereka meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bahwa pembuat kebijakan perlu bergerak &quot;secepatnya&quot; karena inflasi semakin panas, dan dia meningkatkan kemungkinan kenaikan 50 basis poin (bps) pada pertemuan mendatang, mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS naik.
BACA JUGA:Harga Emas Naik, Perang Rusia-Ukraina Dorong Permintaan Aset Safe Haven

Sikap hawkish Powell memicu aksi jual di pasar obligasi yang tajam dan mengirim imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun ke level tertinggi sejak Mei 2019.
Presiden Fed St Louis James Bullard mengatakan bahwa Federal Reserve perlu bergerak agresif pada kenaikan suku bunga.&quot;Fakta bahwa Fed siap untuk melakukan kenaikan setengah poin versus  seperempat poin bergerak maju semuanya cukup hawkish dan telah mendorong  emas lebih rendah,&quot; kata ahli strategi pasar senior RJO Futures Bob  Haberkorn.
Meskipun demikian, tekanan pada emas telah relatif diredam karena  fokus investor adalah pada konflik Ukraina, dengan setiap perkembangan  besar kemungkinan akan memicu perubahan harga yang tajam, kata para  analis.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 40,9 sen atau  1,62%, menjadi ditutup pada USD24,904 per ounce. Platinum untuk  pengiriman April turun USD19,6 atau 1,88% menjadi ditutup pada  USD1.025,10 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
