<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Dunia Turun, Brent Dibanderol USD115,4/Barel</title><description>Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/23/320/2566162/harga-minyak-dunia-turun-brent-dibanderol-usd115-4-barel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/23/320/2566162/harga-minyak-dunia-turun-brent-dibanderol-usd115-4-barel"/><item><title>Harga Minyak Dunia Turun, Brent Dibanderol USD115,4/Barel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/23/320/2566162/harga-minyak-dunia-turun-brent-dibanderol-usd115-4-barel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/23/320/2566162/harga-minyak-dunia-turun-brent-dibanderol-usd115-4-barel</guid><pubDate>Rabu 23 Maret 2022 06:02 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/23/320/2566162/harga-minyak-dunia-turun-brent-dibanderol-usd115-4-barel-NEsJVxu3eh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga minyak dunia turun (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/23/320/2566162/harga-minyak-dunia-turun-brent-dibanderol-usd115-4-barel-NEsJVxu3eh.jpg</image><title>Harga minyak dunia turun (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga minyak turun setelah negara-negara Uni Eropa tampaknya tidak mungkin bergabung dengan Amerika Serikat dalam embargo minyak Rusia sebagai pembalasan atas invasinya ke Ukraina.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Meroket 7%, Uni Eropa Pertimbangkan Embargo Rusia

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei merosot 14 sen atau 0,2%, menjadi menetap di USD115,48 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman April berakhir 36 sen atau 0,3% lebih rendah pada USD111,76 per barel.
Menteri luar negeri Uni Eropa terpecah atas larangan tersebut karena beberapa negara, termasuk Jerman, mengatakan bahwa blok tersebut terlalu bergantung pada bahan bakar fosil Rusia untuk menahan langkah seperti itu.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Naik, Kini Dibanderol USD107,9/Barel

Menambah kekurangan pasokan, ekspor minyak oleh Caspian Pipeline Consortium (CPC) mungkin turun sekitar 1 juta barel per hari (bph) sementara konsorsium memperbaiki dua dari tiga titik tambat yang rusak akibat badai di bagian Laut Hitam Rusia, kantor berita RIA mengutip kementerian energi Rusia.
Perusahaan minyak utama Prancis TotalEnergies, yang mendapat kecaman setelah berhenti bergabung dengan saingannya Shell dan BP dalam perencanaan untuk mendivestasi aset minyak dan gas di Rusia, mengatakan pada Selasa (22/3) bahwa pihaknya akan keluar dari kontrak pasokan minyak Rusia.Harga minyak juga mendapat dukungan dari ancaman pasokan karena  kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran menyerang fasilitas  desalinasi energi dan air Saudi selama akhir pekan. Arab Saudi  mengatakan tidak akan bertanggung jawab atas kekurangan pasokan global  setelah serangan oleh Houthi, menandakan meningkatnya frustrasi Saudi  dengan penanganan Washington terhadap Yaman dan Iran.
Pasar minyak akan mengamati putaran terbaru data persediaan mingguan  AS untuk arah yang lebih jelas. Analis memperkirakan persediaan minyak  mentah naik sedikit. American Petroleum Institute, sebuah kelompok  industri, mengeluarkan laporan pasokan minyak AS pada pukul 16.30,  diikuti oleh data resmi pada Rabu waktu setempat.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga minyak turun setelah negara-negara Uni Eropa tampaknya tidak mungkin bergabung dengan Amerika Serikat dalam embargo minyak Rusia sebagai pembalasan atas invasinya ke Ukraina.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Meroket 7%, Uni Eropa Pertimbangkan Embargo Rusia

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei merosot 14 sen atau 0,2%, menjadi menetap di USD115,48 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman April berakhir 36 sen atau 0,3% lebih rendah pada USD111,76 per barel.
Menteri luar negeri Uni Eropa terpecah atas larangan tersebut karena beberapa negara, termasuk Jerman, mengatakan bahwa blok tersebut terlalu bergantung pada bahan bakar fosil Rusia untuk menahan langkah seperti itu.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Naik, Kini Dibanderol USD107,9/Barel

Menambah kekurangan pasokan, ekspor minyak oleh Caspian Pipeline Consortium (CPC) mungkin turun sekitar 1 juta barel per hari (bph) sementara konsorsium memperbaiki dua dari tiga titik tambat yang rusak akibat badai di bagian Laut Hitam Rusia, kantor berita RIA mengutip kementerian energi Rusia.
Perusahaan minyak utama Prancis TotalEnergies, yang mendapat kecaman setelah berhenti bergabung dengan saingannya Shell dan BP dalam perencanaan untuk mendivestasi aset minyak dan gas di Rusia, mengatakan pada Selasa (22/3) bahwa pihaknya akan keluar dari kontrak pasokan minyak Rusia.Harga minyak juga mendapat dukungan dari ancaman pasokan karena  kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran menyerang fasilitas  desalinasi energi dan air Saudi selama akhir pekan. Arab Saudi  mengatakan tidak akan bertanggung jawab atas kekurangan pasokan global  setelah serangan oleh Houthi, menandakan meningkatnya frustrasi Saudi  dengan penanganan Washington terhadap Yaman dan Iran.
Pasar minyak akan mengamati putaran terbaru data persediaan mingguan  AS untuk arah yang lebih jelas. Analis memperkirakan persediaan minyak  mentah naik sedikit. American Petroleum Institute, sebuah kelompok  industri, mengeluarkan laporan pasokan minyak AS pada pukul 16.30,  diikuti oleh data resmi pada Rabu waktu setempat.</content:encoded></item></channel></rss>
