<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aturan THR 2022, Kapan Cairnya?</title><description>Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan kalau aturan THR 2022 akan dikembalikan ke masa sebelum pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/23/320/2566645/aturan-thr-2022-kapan-cairnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/23/320/2566645/aturan-thr-2022-kapan-cairnya"/><item><title>Aturan THR 2022, Kapan Cairnya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/23/320/2566645/aturan-thr-2022-kapan-cairnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/23/320/2566645/aturan-thr-2022-kapan-cairnya</guid><pubDate>Rabu 23 Maret 2022 17:42 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/23/320/2566645/aturan-thr-2022-kapan-cairnya-cfQ4a44TYk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aturan THR 2022. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/23/320/2566645/aturan-thr-2022-kapan-cairnya-cfQ4a44TYk.jpg</image><title>Aturan THR 2022. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan kalau aturan THR 2022 akan dikembalikan ke masa sebelum pandemi Covid-19.

&amp;ldquo;Nah saya kira seiring dengan perkembangan ekonomi yang sudah membaik, kondisi Covid-19 yang Alhamdulillah juga sudah bisa kita atasi dengan baik, saya kira ketentuan itu akan dikembalikan pada ketentuan peraturan perundang-undangan,&amp;rdquo; kata Ida di Balai Pelatihan Kerja (BLK) Lembang, Bandung, Jawa Barat, Rabu (23/3/2022).

Dia juga menegaskan kalau THR merupakan hak pekerja dan dijamin oleh Undang-Undang.

&amp;ldquo;Saya kira THR itu hak yang dijamin Undang-Undang, hak yang harus diberikan oleh pengusaha kepada pekerja,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Wapres ke Pengusaha: THR 2022 Bayar Full dan Jangan Ditunda
Adapun jadwal pencairannya, sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan, THR Keagamaan merupakan pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh menjelang Hari Raya Keagamaan.
Kemudian, untuk besarannya diatur berdasarkan Permenaker No.6/2016 pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 1 bulan berhak mendapatkan THR Keagamaan dari perusahaan. Pekerja/buruh yang bermasa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih maka mendapat THR sebesar satu bulan upah.

Sementara, bagi pekerja/buruh yang bermasa kerja minimal 1 bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 bulan, diberikan THR secara proporsional, dengan menghitung jumlah masa kerja dibagi 12 (dua belas) bulan dikali satu bulan upah.

Baca Selengkapnya: THR 2022, Menaker: Hak yang Harus Diberikan Pengusaha ke Pekerja
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan kalau aturan THR 2022 akan dikembalikan ke masa sebelum pandemi Covid-19.

&amp;ldquo;Nah saya kira seiring dengan perkembangan ekonomi yang sudah membaik, kondisi Covid-19 yang Alhamdulillah juga sudah bisa kita atasi dengan baik, saya kira ketentuan itu akan dikembalikan pada ketentuan peraturan perundang-undangan,&amp;rdquo; kata Ida di Balai Pelatihan Kerja (BLK) Lembang, Bandung, Jawa Barat, Rabu (23/3/2022).

Dia juga menegaskan kalau THR merupakan hak pekerja dan dijamin oleh Undang-Undang.

&amp;ldquo;Saya kira THR itu hak yang dijamin Undang-Undang, hak yang harus diberikan oleh pengusaha kepada pekerja,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Wapres ke Pengusaha: THR 2022 Bayar Full dan Jangan Ditunda
Adapun jadwal pencairannya, sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan, THR Keagamaan merupakan pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh menjelang Hari Raya Keagamaan.
Kemudian, untuk besarannya diatur berdasarkan Permenaker No.6/2016 pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 1 bulan berhak mendapatkan THR Keagamaan dari perusahaan. Pekerja/buruh yang bermasa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih maka mendapat THR sebesar satu bulan upah.

Sementara, bagi pekerja/buruh yang bermasa kerja minimal 1 bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 bulan, diberikan THR secara proporsional, dengan menghitung jumlah masa kerja dibagi 12 (dua belas) bulan dikali satu bulan upah.

Baca Selengkapnya: THR 2022, Menaker: Hak yang Harus Diberikan Pengusaha ke Pekerja
</content:encoded></item></channel></rss>
