<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Skema Dana Non APBN Bangun IKN, Pemerintah Ajak Masyarakat Urun Dana</title><description>Pemerintah telah menyiapkan skema-skema pembiayaan non APBN untuk melakukan pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/25/470/2567958/skema-dana-non-apbn-bangun-ikn-pemerintah-ajak-masyarakat-urun-dana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/25/470/2567958/skema-dana-non-apbn-bangun-ikn-pemerintah-ajak-masyarakat-urun-dana"/><item><title>Skema Dana Non APBN Bangun IKN, Pemerintah Ajak Masyarakat Urun Dana</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/25/470/2567958/skema-dana-non-apbn-bangun-ikn-pemerintah-ajak-masyarakat-urun-dana</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/25/470/2567958/skema-dana-non-apbn-bangun-ikn-pemerintah-ajak-masyarakat-urun-dana</guid><pubDate>Jum'at 25 Maret 2022 18:31 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/25/470/2567958/skema-dana-non-apbn-bangun-ikn-pemerintah-ajak-masyarakat-urun-dana-DCdgJTAwfd.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Skema Non APBN IKN Nusantara. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/25/470/2567958/skema-dana-non-apbn-bangun-ikn-pemerintah-ajak-masyarakat-urun-dana-DCdgJTAwfd.jfif</image><title>Skema Non APBN IKN Nusantara. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah telah menyiapkan skema-skema pembiayaan non APBN untuk melakukan pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Misalnya dengan pemanfaatan barang milik negara (BMN), skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha), kontribusi swasta/BUMN, serta creative financing.

Ketua Komunikasi tim IKN, Sidik Pramono mengatakan salah satu yang memungkinman dari creative financing adalah skema crowd funding atau urun-dana.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Transaksi Pertanahan di IKN Nusantara Dibekukan Sementara, Kenapa?
Artinya masyarakat bisa menggalang dana untuk membangun infrastruktur di IKN Nusantara.

&quot;Skemanya misal kalau masyarakat mau bikin sesuatu di IKN, tinggal orang mau tertarik atau tidak, gitu saja kan,&quot; ujar Sidik saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (25/3/2022).

Sidik menjelaskan, jika ada masyarakat yang ingin menggalang dana untuk pembangunan IKN bisa dilakukan secara mandiri.
Menurutnya, Kepala Otorita akan siap untuk memfasilitasi.

&quot;Mungkin ada satu yang mengumpulkan, tapi yang menyumbang adalah masyarakat itu sendiri, misalnya mau bikin taman, lokasinya dikomunikasikan kepada Otorita,&quot; sambungnya.

Sidik mengatakan Crowd Funding merupakan salah satu dari banyak alternatif pendanaan dari non-APBN.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Rumah PNS di IKN Dibangun Pakai Teknologi Canggih, seperti Apa?
Skema tersebut akan melibatkan banyak orang dan bersifat donasi sosial.

&quot;Urun-dana ini sifatnya sukarela, tidak ada pemaksaan, dan yang menjadi pemrakarsa pun dari pihak masyarakat sendiri,&quot; katanya.
Di mana hal tersebut merupakan kesempatan dan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam berkontribusi dalam pembangunan sebuah bangsa.

Pendanaan dari urun-dana bisa dialokasikan untuk jenis-jenis fasilitas umum dan fasilitas sosial tertentu dengan skala tertentu, seperti misalnya, taman anggrek hutan, rumah diaspora global, ataupun museum artifak hutan.

&quot;Intinya urun-dana sebagai salah satu alternatif pembiayaan adalah dari, oleh, dan untuk masyarakat,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah telah menyiapkan skema-skema pembiayaan non APBN untuk melakukan pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Misalnya dengan pemanfaatan barang milik negara (BMN), skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha), kontribusi swasta/BUMN, serta creative financing.

Ketua Komunikasi tim IKN, Sidik Pramono mengatakan salah satu yang memungkinman dari creative financing adalah skema crowd funding atau urun-dana.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Transaksi Pertanahan di IKN Nusantara Dibekukan Sementara, Kenapa?
Artinya masyarakat bisa menggalang dana untuk membangun infrastruktur di IKN Nusantara.

&quot;Skemanya misal kalau masyarakat mau bikin sesuatu di IKN, tinggal orang mau tertarik atau tidak, gitu saja kan,&quot; ujar Sidik saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (25/3/2022).

Sidik menjelaskan, jika ada masyarakat yang ingin menggalang dana untuk pembangunan IKN bisa dilakukan secara mandiri.
Menurutnya, Kepala Otorita akan siap untuk memfasilitasi.

&quot;Mungkin ada satu yang mengumpulkan, tapi yang menyumbang adalah masyarakat itu sendiri, misalnya mau bikin taman, lokasinya dikomunikasikan kepada Otorita,&quot; sambungnya.

Sidik mengatakan Crowd Funding merupakan salah satu dari banyak alternatif pendanaan dari non-APBN.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Rumah PNS di IKN Dibangun Pakai Teknologi Canggih, seperti Apa?
Skema tersebut akan melibatkan banyak orang dan bersifat donasi sosial.

&quot;Urun-dana ini sifatnya sukarela, tidak ada pemaksaan, dan yang menjadi pemrakarsa pun dari pihak masyarakat sendiri,&quot; katanya.
Di mana hal tersebut merupakan kesempatan dan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam berkontribusi dalam pembangunan sebuah bangsa.

Pendanaan dari urun-dana bisa dialokasikan untuk jenis-jenis fasilitas umum dan fasilitas sosial tertentu dengan skala tertentu, seperti misalnya, taman anggrek hutan, rumah diaspora global, ataupun museum artifak hutan.

&quot;Intinya urun-dana sebagai salah satu alternatif pembiayaan adalah dari, oleh, dan untuk masyarakat,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
