<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mulia Boga Raya (KEJU) Kantongi Laba Bersih Rp144 Miliar di 2021, Naik 19%</title><description>PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) mengantongi penjualan bersih senilai Rp1,04 triliun sepanjang tahun 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/29/278/2569814/mulia-boga-raya-keju-kantongi-laba-bersih-rp144-miliar-di-2021-naik-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/29/278/2569814/mulia-boga-raya-keju-kantongi-laba-bersih-rp144-miliar-di-2021-naik-19"/><item><title>Mulia Boga Raya (KEJU) Kantongi Laba Bersih Rp144 Miliar di 2021, Naik 19%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/29/278/2569814/mulia-boga-raya-keju-kantongi-laba-bersih-rp144-miliar-di-2021-naik-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/29/278/2569814/mulia-boga-raya-keju-kantongi-laba-bersih-rp144-miliar-di-2021-naik-19</guid><pubDate>Selasa 29 Maret 2022 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/29/278/2569814/mulia-boga-raya-keju-kantongi-laba-bersih-rp144-miliar-di-2021-naik-19-9dupGI1rdp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba Mulia Boga Raya alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/29/278/2569814/mulia-boga-raya-keju-kantongi-laba-bersih-rp144-miliar-di-2021-naik-19-9dupGI1rdp.jpg</image><title>Laba Mulia Boga Raya alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) mengantongi penjualan bersih senilai Rp1,04 triliun sepanjang tahun 2021. Penjualan produsen keju ini meningkat 8,4% yoy dari tahun 2020.
&quot;Mayoritas penjualan KEJU masih dalam produk keju blok yaitu sekitar 85,1%. Sisanya, dari keju lembaran 13,6% dan kategori lainnya 1,3%,&quot; kata Direktur Utama PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) Bobby K Gandasaputra, dalam Public Expose, secara virtual, Selasa (29/3/2022).
BACA JUGA:Mulia Boga Raya (KEJU) Dapat Pinjaman Rp200 Miliar dari Bank Danamon
Peningkatan pendapatan membuat emiten merek keju PROCHIZ itu mampu mengantongi laba bersih sebesar Rp144 miliar atau naik 19,5% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp121 miliar.
BACA JUGA:Produsen Keju Mulia Boga Raya Beri Pinjaman ke Induk Usaha Rp200 Miliar
&quot;Penjualan bersih pada tahun lalu berhasil menjadi titik balik pasca penurunan penjualan yang sempat dirasakan perseroan pada tahun pertama pandemi atau periode 2020,&quot; lanjut Bobby.
Bobby mengemukakan pada tahun lalu perseroan juga meluncurkan inovasi terbaru dengan mengeluarkan produk Prochiz Gold Slice 2S dan Prochiz Gold Cheddar 60 gram. Tak berhenti di situ, Bobby menegaskan bahwa perseroan telah merumuskan sejumlah rencana guna menjaga kinerja pada 2022.Salah satu inovasi perseroan pada 2020 adalah peluncuran brand  F&amp;amp;B keju pertama di Indonesia dengan nama K-JU, hasil kemitraan  dengan Yummy Kitchen.
Selain itu, perseroan juga akan merilis dua produk baru Prochiz Cheddar Royale, serta Prochiz Quick Melt Slice.
&amp;ldquo;Kami masih melihat peluang pertumbuhan industri yang dahsyat ke  depan. Dengan memegang misi kami untuk Memasyarakatkan keju dan  Mengkejukan masyarakat, kami yakin setiap produk PROCHIZ akan memberi  manfaat yang terbaik bagi setiap konsumennya baik di dalam negeri maupun  di luar negeri,&amp;rdquo; tegas Bobby.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) mengantongi penjualan bersih senilai Rp1,04 triliun sepanjang tahun 2021. Penjualan produsen keju ini meningkat 8,4% yoy dari tahun 2020.
&quot;Mayoritas penjualan KEJU masih dalam produk keju blok yaitu sekitar 85,1%. Sisanya, dari keju lembaran 13,6% dan kategori lainnya 1,3%,&quot; kata Direktur Utama PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) Bobby K Gandasaputra, dalam Public Expose, secara virtual, Selasa (29/3/2022).
BACA JUGA:Mulia Boga Raya (KEJU) Dapat Pinjaman Rp200 Miliar dari Bank Danamon
Peningkatan pendapatan membuat emiten merek keju PROCHIZ itu mampu mengantongi laba bersih sebesar Rp144 miliar atau naik 19,5% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp121 miliar.
BACA JUGA:Produsen Keju Mulia Boga Raya Beri Pinjaman ke Induk Usaha Rp200 Miliar
&quot;Penjualan bersih pada tahun lalu berhasil menjadi titik balik pasca penurunan penjualan yang sempat dirasakan perseroan pada tahun pertama pandemi atau periode 2020,&quot; lanjut Bobby.
Bobby mengemukakan pada tahun lalu perseroan juga meluncurkan inovasi terbaru dengan mengeluarkan produk Prochiz Gold Slice 2S dan Prochiz Gold Cheddar 60 gram. Tak berhenti di situ, Bobby menegaskan bahwa perseroan telah merumuskan sejumlah rencana guna menjaga kinerja pada 2022.Salah satu inovasi perseroan pada 2020 adalah peluncuran brand  F&amp;amp;B keju pertama di Indonesia dengan nama K-JU, hasil kemitraan  dengan Yummy Kitchen.
Selain itu, perseroan juga akan merilis dua produk baru Prochiz Cheddar Royale, serta Prochiz Quick Melt Slice.
&amp;ldquo;Kami masih melihat peluang pertumbuhan industri yang dahsyat ke  depan. Dengan memegang misi kami untuk Memasyarakatkan keju dan  Mengkejukan masyarakat, kami yakin setiap produk PROCHIZ akan memberi  manfaat yang terbaik bagi setiap konsumennya baik di dalam negeri maupun  di luar negeri,&amp;rdquo; tegas Bobby.</content:encoded></item></channel></rss>
