<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) Bakal Tebar Dividen</title><description>PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) berencana membagikan dividen untuk tahun buku 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/31/278/2571022/indonesia-kendaraan-terminal-ipcc-bakal-tebar-dividen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/03/31/278/2571022/indonesia-kendaraan-terminal-ipcc-bakal-tebar-dividen"/><item><title>Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) Bakal Tebar Dividen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/03/31/278/2571022/indonesia-kendaraan-terminal-ipcc-bakal-tebar-dividen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/03/31/278/2571022/indonesia-kendaraan-terminal-ipcc-bakal-tebar-dividen</guid><pubDate>Kamis 31 Maret 2022 15:43 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/31/278/2571022/indonesia-kendaraan-terminal-ipcc-bakal-tebar-dividen-0M0C1R4meo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IPCC bakal bagikan dividen (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/31/278/2571022/indonesia-kendaraan-terminal-ipcc-bakal-tebar-dividen-0M0C1R4meo.jpg</image><title>IPCC bakal bagikan dividen (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) berencana membagikan dividen untuk tahun buku 2021. Jika mengacu pada besaran pembagian dividen (dividend payout ratio) IPCC pada tahun buku 2019, saat itu melalui RUPS Tahunan ditetapkan untuk penggunaan laba bersih perseroan ialah sebesar 75,01% dengan besaran total dividen per lembar saham ialah senilai Rp55,81.
Sementara itu, jika mengacu pada rata-rata harga saham saat itu maka besaran dividend yield ialah senilai antara 12,46% hingga 14,31%. Untuk tahun ini? Nantikan tanggal pembagiannya. Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, kinerja keuangan yang membaik ini dipengaruhi oleh pemulihan ekonomi Indonesia.
BACA JUGA:Merger Pelindo, IPCC Garap 2 Terminal Kendaraan Tambahan

Per Akhir September 2021, kinerja keuangan perseroan mengalami turn around dimana tercatat profit sebanyak Rp16,60 miliar. Secara bertahap membuat kinerja keuangan Indonesia Kendaraan Terminal membaik. Di samping itu, membaiknya kinerja keuangan Indonesia Kendaraan Terminal  seiring dengan pulihnya kegiatan bongkar muat yang dilakukan di terminal perseroan sepanjang 2021. Terlihat jumlah penanganan bongkar muat untuk sejumlah segmen jauh lebih ramai dibandingkan tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Berkat Batu Bara, Bongkar Muat Alat Berat IPCC Naik 32,7%

Dengan peningkatan tersebut tentunya berimbas pada peningkatan kinerja keuangan, terutama pendapatan dari IPCC. Sebagai informasi, pada tahun 2020 IPCC sempat mengalami kerugian sebesar Rp23,77 miliar seiring dengan turunnya pendapatan karena imbas Pandemi Covid-19 yang mengakibatkan turunnya penanganan kargo di terminal perseroan. Sehingga Indonesia Kendaraan Terminal  memutuskan untuk tidak melakukan pembagian dividen untuk tahun buku 2020.&amp;ldquo;Pada tahun sebelumnya, IPCC tidak membagikan dividen karena tercatat  rugi. Jika tahun buku 2021 ini mencatatkan adanya profit maka  dimungkinkan akan adanya pembagian dividen. Kami sedang lakukan kajian  di internal untuk mengusulkan adanya pembagian dividen,&amp;rdquo; ujar Direktur  Keuangan dan SDM Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) Feri Irawan.
Adapun untuk besarannya akan diusulkan pada Rapat Umum Pemegang Saham  (RUPS) Tahunan tahun ini. Feri menyampaikan, usulan dividen ini  merupakan komitmen IPCC kepada para pemegang saham untuk dapat  memberikan nilai tambah dari pencapaian kinerja perseroan.
Jika mengacu pada besaran pembagian dividen (dividend payout ratio)  perseroan pada tahun buku 2019, saat itu melalui RUPS Tahunan ditetapkan  untuk penggunaan laba bersih sebesar 75,01% dengan besaran dividen per  lembar saham senilai Rp20,94. Sementara itu, jika mengacu pada rata-rata  harga saham saat itu maka besaran dividend yield sekitar 3,5% hingga  4,9%.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) berencana membagikan dividen untuk tahun buku 2021. Jika mengacu pada besaran pembagian dividen (dividend payout ratio) IPCC pada tahun buku 2019, saat itu melalui RUPS Tahunan ditetapkan untuk penggunaan laba bersih perseroan ialah sebesar 75,01% dengan besaran total dividen per lembar saham ialah senilai Rp55,81.
Sementara itu, jika mengacu pada rata-rata harga saham saat itu maka besaran dividend yield ialah senilai antara 12,46% hingga 14,31%. Untuk tahun ini? Nantikan tanggal pembagiannya. Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, kinerja keuangan yang membaik ini dipengaruhi oleh pemulihan ekonomi Indonesia.
BACA JUGA:Merger Pelindo, IPCC Garap 2 Terminal Kendaraan Tambahan

Per Akhir September 2021, kinerja keuangan perseroan mengalami turn around dimana tercatat profit sebanyak Rp16,60 miliar. Secara bertahap membuat kinerja keuangan Indonesia Kendaraan Terminal membaik. Di samping itu, membaiknya kinerja keuangan Indonesia Kendaraan Terminal  seiring dengan pulihnya kegiatan bongkar muat yang dilakukan di terminal perseroan sepanjang 2021. Terlihat jumlah penanganan bongkar muat untuk sejumlah segmen jauh lebih ramai dibandingkan tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Berkat Batu Bara, Bongkar Muat Alat Berat IPCC Naik 32,7%

Dengan peningkatan tersebut tentunya berimbas pada peningkatan kinerja keuangan, terutama pendapatan dari IPCC. Sebagai informasi, pada tahun 2020 IPCC sempat mengalami kerugian sebesar Rp23,77 miliar seiring dengan turunnya pendapatan karena imbas Pandemi Covid-19 yang mengakibatkan turunnya penanganan kargo di terminal perseroan. Sehingga Indonesia Kendaraan Terminal  memutuskan untuk tidak melakukan pembagian dividen untuk tahun buku 2020.&amp;ldquo;Pada tahun sebelumnya, IPCC tidak membagikan dividen karena tercatat  rugi. Jika tahun buku 2021 ini mencatatkan adanya profit maka  dimungkinkan akan adanya pembagian dividen. Kami sedang lakukan kajian  di internal untuk mengusulkan adanya pembagian dividen,&amp;rdquo; ujar Direktur  Keuangan dan SDM Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) Feri Irawan.
Adapun untuk besarannya akan diusulkan pada Rapat Umum Pemegang Saham  (RUPS) Tahunan tahun ini. Feri menyampaikan, usulan dividen ini  merupakan komitmen IPCC kepada para pemegang saham untuk dapat  memberikan nilai tambah dari pencapaian kinerja perseroan.
Jika mengacu pada besaran pembagian dividen (dividend payout ratio)  perseroan pada tahun buku 2019, saat itu melalui RUPS Tahunan ditetapkan  untuk penggunaan laba bersih sebesar 75,01% dengan besaran dividen per  lembar saham senilai Rp20,94. Sementara itu, jika mengacu pada rata-rata  harga saham saat itu maka besaran dividend yield sekitar 3,5% hingga  4,9%.</content:encoded></item></channel></rss>
