<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Minyak Goreng hingga Cabai Merah Penyebab Inflasi Maret 2022</title><description>BPS mengungkap terbatasnya suplai komoditas cabai merah dan kenaikan harga minyak goreng memicu terjadinya inflasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/01/320/2571451/minyak-goreng-hingga-cabai-merah-penyebab-inflasi-maret-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/01/320/2571451/minyak-goreng-hingga-cabai-merah-penyebab-inflasi-maret-2022"/><item><title>Minyak Goreng hingga Cabai Merah Penyebab Inflasi Maret 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/01/320/2571451/minyak-goreng-hingga-cabai-merah-penyebab-inflasi-maret-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/01/320/2571451/minyak-goreng-hingga-cabai-merah-penyebab-inflasi-maret-2022</guid><pubDate>Jum'at 01 April 2022 11:10 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/01/320/2571451/minyak-goreng-hingga-cabai-merah-penyebab-inflasi-maret-2022-79Dhm07Gjm.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BPS ungkap penyebab inflasi Maret 2022 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/01/320/2571451/minyak-goreng-hingga-cabai-merah-penyebab-inflasi-maret-2022-79Dhm07Gjm.jpeg</image><title>BPS ungkap penyebab inflasi Maret 2022 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap terbatasnya suplai komoditas cabai merah dan kenaikan harga minyak goreng memicu terjadinya inflasi sebesar 0,66% pada Maret 2022.
BACA JUGA:BPS Catat Inflasi Maret 2022 Capai 0,66%

&amp;ldquo;Kelompok makanan, minuman dan tembakau itu cukup besar andilnya terhadap inflasi Maret ini yang berasal dari cabai merah dengan andil 0,1% karena terpengaruh pada suplai yang terbatas,&amp;rdquo; kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono, Jumat (1/4/2022).
Margo menjelaskan suplai cabai merah yang terbatas disebabkan oleh adanya pergeseran musim yakni seharusnya pada Maret sudah memasuki musim kemarau namun ternyata masih ada musim hujan.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Naik, Investor Khawatir Inflasi Melonjak

Selain cabai merah, kenaikan harga minyak goreng juga memicu inflasi pada Maret dengan andil sebesar 0,04%.
Kenaikan harga minyak goreng pada Maret disebabkan karena pemerintah mencabut Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Sawit sehingga harga diserahkan ke mekanisme pasar.Telur ayam ras pun turut mendorong terjadinya inflasi pada Maret  dengan andil 0,04% karena biaya pakan ternak naik sehingga telur ayam  ras harganya meningkat.
Komoditas cabai merah, minyak goreng, telur ayam ras ini masuk dalam  kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau yang mengalami  inflasi sebesar 1,47% dengan andil 0,38% terhadap inflasi Maret 2022.
&amp;ldquo;Kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau memberikan andil  terbesar bagi inflasi Maret 2022 yaitu 0,38% dan terjadi inflasi sebesar  1,74%,&amp;rdquo; jelas Margo.
Kelompok pengeluaran lain yang turut memberi andil besar terhadap  inflasi Maret adalah kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik dan  bahan bakar rumah tangga yaitu 0,08%.
Penyebab kelompok pengeluaran itu memberi andil sebesar 0,08% pada  inflasi Maret adalah adanya kenaikan harga bahan bakar rumah tangga dan  sewa rumah dengan andil masing-masing 0,07% dan 0,01%.
Terakhir, kelompok pengeluaran yang juga memberi andil besar pada  inflasi Maret adalah kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa  lainnya yaitu 0,07%.
&amp;ldquo;Itu karena kenaikan harga emas perhiasan di bandingkan Februari sehingga ini memberi andil 0,04%,&amp;rdquo; tegas Margo.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap terbatasnya suplai komoditas cabai merah dan kenaikan harga minyak goreng memicu terjadinya inflasi sebesar 0,66% pada Maret 2022.
BACA JUGA:BPS Catat Inflasi Maret 2022 Capai 0,66%

&amp;ldquo;Kelompok makanan, minuman dan tembakau itu cukup besar andilnya terhadap inflasi Maret ini yang berasal dari cabai merah dengan andil 0,1% karena terpengaruh pada suplai yang terbatas,&amp;rdquo; kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono, Jumat (1/4/2022).
Margo menjelaskan suplai cabai merah yang terbatas disebabkan oleh adanya pergeseran musim yakni seharusnya pada Maret sudah memasuki musim kemarau namun ternyata masih ada musim hujan.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Naik, Investor Khawatir Inflasi Melonjak

Selain cabai merah, kenaikan harga minyak goreng juga memicu inflasi pada Maret dengan andil sebesar 0,04%.
Kenaikan harga minyak goreng pada Maret disebabkan karena pemerintah mencabut Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Sawit sehingga harga diserahkan ke mekanisme pasar.Telur ayam ras pun turut mendorong terjadinya inflasi pada Maret  dengan andil 0,04% karena biaya pakan ternak naik sehingga telur ayam  ras harganya meningkat.
Komoditas cabai merah, minyak goreng, telur ayam ras ini masuk dalam  kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau yang mengalami  inflasi sebesar 1,47% dengan andil 0,38% terhadap inflasi Maret 2022.
&amp;ldquo;Kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau memberikan andil  terbesar bagi inflasi Maret 2022 yaitu 0,38% dan terjadi inflasi sebesar  1,74%,&amp;rdquo; jelas Margo.
Kelompok pengeluaran lain yang turut memberi andil besar terhadap  inflasi Maret adalah kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik dan  bahan bakar rumah tangga yaitu 0,08%.
Penyebab kelompok pengeluaran itu memberi andil sebesar 0,08% pada  inflasi Maret adalah adanya kenaikan harga bahan bakar rumah tangga dan  sewa rumah dengan andil masing-masing 0,07% dan 0,01%.
Terakhir, kelompok pengeluaran yang juga memberi andil besar pada  inflasi Maret adalah kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa  lainnya yaitu 0,07%.
&amp;ldquo;Itu karena kenaikan harga emas perhiasan di bandingkan Februari sehingga ini memberi andil 0,04%,&amp;rdquo; tegas Margo.</content:encoded></item></channel></rss>
