<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Pertamax Naik, Masyarakat Berbondong-bondong Pindah ke Pertalite?</title><description>Harga Pertamax naik Rp 3.500 per liter menjadi Rp12.500 per liter.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/01/320/2571538/harga-pertamax-naik-masyarakat-berbondong-bondong-pindah-ke-pertalite</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/01/320/2571538/harga-pertamax-naik-masyarakat-berbondong-bondong-pindah-ke-pertalite"/><item><title>Harga Pertamax Naik, Masyarakat Berbondong-bondong Pindah ke Pertalite?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/01/320/2571538/harga-pertamax-naik-masyarakat-berbondong-bondong-pindah-ke-pertalite</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/01/320/2571538/harga-pertamax-naik-masyarakat-berbondong-bondong-pindah-ke-pertalite</guid><pubDate>Jum'at 01 April 2022 13:25 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/01/320/2571538/harga-pertamax-naik-masyarakat-berbondong-bondong-pindah-ke-pertalite-52YLdzMODG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Pertamax naik (Foto: Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/01/320/2571538/harga-pertamax-naik-masyarakat-berbondong-bondong-pindah-ke-pertalite-52YLdzMODG.jpg</image><title>Harga Pertamax naik (Foto: Koran Sindo)</title></images><description>JAKARTA - Harga Pertamax naik Rp 3.500 per liter menjadi Rp12.500 per liter. Kenaikan harga Pertamax terjadi di Jakarta hingga Papua mulai hari ini, 1 April 2022.
BACA JUGA:Ini Daftar Harga Pertamax Terbaru di Jakarta hingga Papua

Kenaikan harga ini menimbulkan gejolak yang cukup tinggi di masyarakat. Lantas, bagaimana jika masyarakat beralih menggunakan BBM Pertalite karena kenaikan harga ini?
&quot;Kami menghimbau agar pengguna pertamax tetap menggunakan BBM non subsidi,&quot; ujar Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (1/4/2022).
BACA JUGA:Harga Pertamax Naik tapi Masih Lebih Murah dari Shell

Irto juga mengatakan, Pertamina akan memperbanyak edukasi dan sosialisasi penggunaan BBM non subsidi supaya masyarakat memahami penggunaan BBM sesuai dengan kebutuhan mereka.
Di sisi lain, Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan memproyeksi akan ada migrasi penggunaan Pertalite sebesar 20-25% dari total konsumen Pertamax, namun itu hanya terjadi di awal kenaikan harga saja.&quot;Setelah itu, akan ada perubahan kembali pola konsumsi dengan kembali menggunakan Pertamax,&quot; ujarnya.
Terkait dengan mengularnya antrean di SPBU jelang penerapan kenaikan  harga Kamis (31/3) malam, Mamit menilai hal ini sebagai hal yang wajar.
&quot;Siapapun kalau ada sesuatu yang naik harganya, besoknya pasti ada demand yang lebih besar,&quot; ungkap Mamit.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga Pertamax naik Rp 3.500 per liter menjadi Rp12.500 per liter. Kenaikan harga Pertamax terjadi di Jakarta hingga Papua mulai hari ini, 1 April 2022.
BACA JUGA:Ini Daftar Harga Pertamax Terbaru di Jakarta hingga Papua

Kenaikan harga ini menimbulkan gejolak yang cukup tinggi di masyarakat. Lantas, bagaimana jika masyarakat beralih menggunakan BBM Pertalite karena kenaikan harga ini?
&quot;Kami menghimbau agar pengguna pertamax tetap menggunakan BBM non subsidi,&quot; ujar Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (1/4/2022).
BACA JUGA:Harga Pertamax Naik tapi Masih Lebih Murah dari Shell

Irto juga mengatakan, Pertamina akan memperbanyak edukasi dan sosialisasi penggunaan BBM non subsidi supaya masyarakat memahami penggunaan BBM sesuai dengan kebutuhan mereka.
Di sisi lain, Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan memproyeksi akan ada migrasi penggunaan Pertalite sebesar 20-25% dari total konsumen Pertamax, namun itu hanya terjadi di awal kenaikan harga saja.&quot;Setelah itu, akan ada perubahan kembali pola konsumsi dengan kembali menggunakan Pertamax,&quot; ujarnya.
Terkait dengan mengularnya antrean di SPBU jelang penerapan kenaikan  harga Kamis (31/3) malam, Mamit menilai hal ini sebagai hal yang wajar.
&quot;Siapapun kalau ada sesuatu yang naik harganya, besoknya pasti ada demand yang lebih besar,&quot; ungkap Mamit.</content:encoded></item></channel></rss>
