<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Menguat Dipimpin Indeks Dow Jones</title><description>Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/02/278/2571954/wall-street-menguat-dipimpin-indeks-dow-jones</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/02/278/2571954/wall-street-menguat-dipimpin-indeks-dow-jones"/><item><title>Wall Street Menguat Dipimpin Indeks Dow Jones</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/02/278/2571954/wall-street-menguat-dipimpin-indeks-dow-jones</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/02/278/2571954/wall-street-menguat-dipimpin-indeks-dow-jones</guid><pubDate>Sabtu 02 April 2022 07:40 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/02/278/2571954/wall-street-menguat-dipimpin-indeks-dow-jones-MfNHbI98fO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street ditutup menguat (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/02/278/2571954/wall-street-menguat-dipimpin-indeks-dow-jones-MfNHbI98fO.jpg</image><title>Wall Street ditutup menguat (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Bursa saham AS terangkat laporan pekerjaan bulanan mengindikasikan pasar tenaga kerja yang kuat dan kemungkinan akan menjaga Federal Reserve (Fed) di jalurnya untuk mempertahankan sikap kebijakan hawkish-nya.
Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 139,92 poin atau 0,40%, menjadi menetap di 34.818,27 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 bertambah 15,45 poin atau 0,34%, menjadi berakhir di 4.545,86 poin. Indeks Komposit Nasdaq menguat 40,98 poin atau 0,29%, menjadi ditutup di 14.261,50 poin.
BACA JUGA:Wall Street Terjun Bebas, Dow Jones Anjlok 550 Poin

Delapan dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor real estat terangkat 2,02%, memimpin kenaikan. Sementara itu, sektor industrial tergelincir 0,7%, menjadikannya kelompok berkinerja terburuk.
Untuk minggu ini indeks Dow Jones tergelincir 0,1%, indeks S&amp;amp;P500 naik tipis 0,1% dan Nasdaq menguat 0,7%.
BACA JUGA:Wall Street Terjun Bebas, Indeks Dow Anjlok 65,38 Poin

Laporan ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan akselerasi perekrutan yang cepat oleh pengusaha sementara upah terus naik, meskipun tidak cukup untuk mengimbangi inflasi.
Pengusaha AS menambahkan 431.000 pekerjaan pada Maret, sedikit di bawah perkiraan 490.000 tetapi masih menunjukkan kenaikan pekerjaan yang kuat. Tingkat pengangguran turun menjadi 3,6%, terendah baru dalam dua tahun sementara pendapatan rata-rata per jam naik 5,6% pada basis tahun ke tahun.
Laporan tersebut meningkatkan ekspektasi bahwa bank sentral kemungkinan akan menjadi lebih agresif dalam menaikkan suku bunganya, ketika berusaha untuk mengekang inflasi saat bank sentral melepaskan kebijakan moneternya yang longgar.Ekspektasi untuk kenaikan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan bank sentral Mei berdiri di 73,3%, menurut Alat FedWatch CME.
Pada pertemuan Maret The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis  poin, kenaikan pertama sejak 2018, dan sejumlah pembuat kebijakan bank  sentral telah mengindikasikan bahwa mereka siap untuk kenaikan suku  bunga yang lebih besar.
Presiden Federal Reserve Chicago Charles Evans mengatakan pada Jumat  (1/4/2022) bahwa dia tidak melihat risiko besar dalam menggunakan  &quot;beberapa&quot; kenaikan suku bunga setengah poin untuk membawa biaya  pinjaman ke netral lebih cepat selama tujuannya bukan untuk menaikkan  suku lebih cepat dan mendorongnya lebih tinggi.
Data lain pada Jumat (1/4/2022) menunjukkan aktivitas manufaktur AS  secara tak terduga melambat pada Maret, meskipun tetap kuat di wilayah  ekspansi, karena rantai pasokan yang ketat terus memberikan tekanan pada  harga input.
Setelah laporan penggajian, imbal hasil obligasi pemerintah AS  melonjak dan bagian kurva imbal hasil yang diawasi ketat antara obligasi  dua tahun dan 10-tahun, yang dilihat oleh banyak orang sebagai  indikator resesi yang andal, terbalik untuk ketiga kalinya minggu ini.
Pengecer video game GameStop Corp, bagian dari hiruk-pikuk  perdagangan &quot;saham meme&quot; tahun lalu, menyerahkan keuntungan awal dan  berakhir turun 0,95% setelah mengumumkan rencana untuk meminta  persetujuan pemegang saham untuk pemecahan saham.
Apple Inc turun 0,17% setelah J.P. Morgan menghapus saham dari  &quot;daftar fokus&quot; analisnya bersama dengan Qualcomm yang merosot 3,81%.
Volume transaksi di bursa AS mencapai 11,45 miliar saham,  dibandingkan dengan rata-rata 13,78 miliar untuk sesi penuh selama 20  hari perdagangan terakhir</description><content:encoded>JAKARTA - Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Bursa saham AS terangkat laporan pekerjaan bulanan mengindikasikan pasar tenaga kerja yang kuat dan kemungkinan akan menjaga Federal Reserve (Fed) di jalurnya untuk mempertahankan sikap kebijakan hawkish-nya.
Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 139,92 poin atau 0,40%, menjadi menetap di 34.818,27 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 bertambah 15,45 poin atau 0,34%, menjadi berakhir di 4.545,86 poin. Indeks Komposit Nasdaq menguat 40,98 poin atau 0,29%, menjadi ditutup di 14.261,50 poin.
BACA JUGA:Wall Street Terjun Bebas, Dow Jones Anjlok 550 Poin

Delapan dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor real estat terangkat 2,02%, memimpin kenaikan. Sementara itu, sektor industrial tergelincir 0,7%, menjadikannya kelompok berkinerja terburuk.
Untuk minggu ini indeks Dow Jones tergelincir 0,1%, indeks S&amp;amp;P500 naik tipis 0,1% dan Nasdaq menguat 0,7%.
BACA JUGA:Wall Street Terjun Bebas, Indeks Dow Anjlok 65,38 Poin

Laporan ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan akselerasi perekrutan yang cepat oleh pengusaha sementara upah terus naik, meskipun tidak cukup untuk mengimbangi inflasi.
Pengusaha AS menambahkan 431.000 pekerjaan pada Maret, sedikit di bawah perkiraan 490.000 tetapi masih menunjukkan kenaikan pekerjaan yang kuat. Tingkat pengangguran turun menjadi 3,6%, terendah baru dalam dua tahun sementara pendapatan rata-rata per jam naik 5,6% pada basis tahun ke tahun.
Laporan tersebut meningkatkan ekspektasi bahwa bank sentral kemungkinan akan menjadi lebih agresif dalam menaikkan suku bunganya, ketika berusaha untuk mengekang inflasi saat bank sentral melepaskan kebijakan moneternya yang longgar.Ekspektasi untuk kenaikan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan bank sentral Mei berdiri di 73,3%, menurut Alat FedWatch CME.
Pada pertemuan Maret The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis  poin, kenaikan pertama sejak 2018, dan sejumlah pembuat kebijakan bank  sentral telah mengindikasikan bahwa mereka siap untuk kenaikan suku  bunga yang lebih besar.
Presiden Federal Reserve Chicago Charles Evans mengatakan pada Jumat  (1/4/2022) bahwa dia tidak melihat risiko besar dalam menggunakan  &quot;beberapa&quot; kenaikan suku bunga setengah poin untuk membawa biaya  pinjaman ke netral lebih cepat selama tujuannya bukan untuk menaikkan  suku lebih cepat dan mendorongnya lebih tinggi.
Data lain pada Jumat (1/4/2022) menunjukkan aktivitas manufaktur AS  secara tak terduga melambat pada Maret, meskipun tetap kuat di wilayah  ekspansi, karena rantai pasokan yang ketat terus memberikan tekanan pada  harga input.
Setelah laporan penggajian, imbal hasil obligasi pemerintah AS  melonjak dan bagian kurva imbal hasil yang diawasi ketat antara obligasi  dua tahun dan 10-tahun, yang dilihat oleh banyak orang sebagai  indikator resesi yang andal, terbalik untuk ketiga kalinya minggu ini.
Pengecer video game GameStop Corp, bagian dari hiruk-pikuk  perdagangan &quot;saham meme&quot; tahun lalu, menyerahkan keuntungan awal dan  berakhir turun 0,95% setelah mengumumkan rencana untuk meminta  persetujuan pemegang saham untuk pemecahan saham.
Apple Inc turun 0,17% setelah J.P. Morgan menghapus saham dari  &quot;daftar fokus&quot; analisnya bersama dengan Qualcomm yang merosot 3,81%.
Volume transaksi di bursa AS mencapai 11,45 miliar saham,  dibandingkan dengan rata-rata 13,78 miliar untuk sesi penuh selama 20  hari perdagangan terakhir</content:encoded></item></channel></rss>
