<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Turun 1,5%</title><description>Harga emas berjangka turun tajam pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/02/320/2571945/harga-emas-berjangka-turun-1-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/02/320/2571945/harga-emas-berjangka-turun-1-5"/><item><title>Harga Emas Berjangka Turun 1,5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/02/320/2571945/harga-emas-berjangka-turun-1-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/02/320/2571945/harga-emas-berjangka-turun-1-5</guid><pubDate>Sabtu 02 April 2022 07:05 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/02/320/2571945/harga-emas-berjangka-turun-1-5-9qH60Ea8Bu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/02/320/2571945/harga-emas-berjangka-turun-1-5-9qH60Ea8Bu.jpg</image><title>Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas berjangka turun tajam pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas tertekan data pekerjaan AS yang mendorong dolar lebih tinggi dan memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve akan secara agresif menaikkan suku bunga.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di Divisi Comex New York Exchange, anjlok USD30,3 atau 1,55% menjadi ditutup pada USD1.923,70 per ounce. Harga emas merosot 1,8% untuk minggu ini, kontras dengan kenaikan 6,9% untuk kuartal pertama tahun ini.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Naik Rp2.000 Jadi Rp989.000/Gram Jelang Bulan Puasa

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat (1/4/2022) bahwa Amerika Serikat menciptakan 431.000 pekerjaan pada Maret dan tingkat pengangguran turun menjadi 3,6% dari 3,8% dan upah kembali meningkat. Ini mungkin mendukung kenaikan suku bunga bank sentral Federal Reserve (The Fed) yang agresif.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp987.000/Gram

Data tersebut mendorong kenaikan dalam imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun AS dan dolar, membuat emas kurang menarik bagi pembeli dengan mata uang lainnya.
Ekspektasi untuk kenaikan suku bunga mendorong harga emas lebih rendah, kata Kepala Strategi Komoditas TD Securities Bart Melek. Karena itu akan diterjemahkan ke dalam peluang kerugian yang lebih tinggi untuk memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.Namun dia menambahkan bahwa &quot;kebijakan (Fed) masih panjang untuk menjadi netral... dan emas akan terus cukup kuat.&quot;
Sementara itu negosiasi yang bertujuan untuk mengakhiri perang lima  minggu antara Rusia dan Ukraina akan dilanjutkan bahkan ketika Ukraina  bersiap untuk serangan lebih lanjut.
&quot;Sementara krisis geopolitik tidak berlangsung selamanya, kami  memperkirakan dampak sekunder dari krisis Rusia-Ukraina akan memberikan  tingkat dukungan yang kuat untuk harga emas tahun ini,&quot; kata ANZ dalam  sebuah catatan.
Harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 47,9 sen  atau 1,91%, menjadi ditutup pada USD24,654 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Juli turun USD7,2 atau 0,72%, menjadi ditutup pada USD988,60  per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas berjangka turun tajam pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas tertekan data pekerjaan AS yang mendorong dolar lebih tinggi dan memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve akan secara agresif menaikkan suku bunga.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di Divisi Comex New York Exchange, anjlok USD30,3 atau 1,55% menjadi ditutup pada USD1.923,70 per ounce. Harga emas merosot 1,8% untuk minggu ini, kontras dengan kenaikan 6,9% untuk kuartal pertama tahun ini.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Naik Rp2.000 Jadi Rp989.000/Gram Jelang Bulan Puasa

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat (1/4/2022) bahwa Amerika Serikat menciptakan 431.000 pekerjaan pada Maret dan tingkat pengangguran turun menjadi 3,6% dari 3,8% dan upah kembali meningkat. Ini mungkin mendukung kenaikan suku bunga bank sentral Federal Reserve (The Fed) yang agresif.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp987.000/Gram

Data tersebut mendorong kenaikan dalam imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun AS dan dolar, membuat emas kurang menarik bagi pembeli dengan mata uang lainnya.
Ekspektasi untuk kenaikan suku bunga mendorong harga emas lebih rendah, kata Kepala Strategi Komoditas TD Securities Bart Melek. Karena itu akan diterjemahkan ke dalam peluang kerugian yang lebih tinggi untuk memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.Namun dia menambahkan bahwa &quot;kebijakan (Fed) masih panjang untuk menjadi netral... dan emas akan terus cukup kuat.&quot;
Sementara itu negosiasi yang bertujuan untuk mengakhiri perang lima  minggu antara Rusia dan Ukraina akan dilanjutkan bahkan ketika Ukraina  bersiap untuk serangan lebih lanjut.
&quot;Sementara krisis geopolitik tidak berlangsung selamanya, kami  memperkirakan dampak sekunder dari krisis Rusia-Ukraina akan memberikan  tingkat dukungan yang kuat untuk harga emas tahun ini,&quot; kata ANZ dalam  sebuah catatan.
Harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 47,9 sen  atau 1,91%, menjadi ditutup pada USD24,654 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Juli turun USD7,2 atau 0,72%, menjadi ditutup pada USD988,60  per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
