<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PMI Manufaktur Indonesia Naik Tinggi, Lampaui China hingga Rusia</title><description>Industri manufaktur Indonesia terus meningkatkan produktivitasnya dalam upaya memenuhi kebutuhan pasar domestik dan eskpor.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/02/320/2571987/pmi-manufaktur-indonesia-naik-tinggi-lampaui-china-hingga-rusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/02/320/2571987/pmi-manufaktur-indonesia-naik-tinggi-lampaui-china-hingga-rusia"/><item><title>PMI Manufaktur Indonesia Naik Tinggi, Lampaui China hingga Rusia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/02/320/2571987/pmi-manufaktur-indonesia-naik-tinggi-lampaui-china-hingga-rusia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/02/320/2571987/pmi-manufaktur-indonesia-naik-tinggi-lampaui-china-hingga-rusia</guid><pubDate>Sabtu 02 April 2022 10:07 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/02/320/2571987/pmi-manufaktur-indonesia-naik-tinggi-lampaui-china-hingga-rusia-8mu7V4RlkF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks manufaktur RI tumbuh (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/02/320/2571987/pmi-manufaktur-indonesia-naik-tinggi-lampaui-china-hingga-rusia-8mu7V4RlkF.jpg</image><title>Indeks manufaktur RI tumbuh (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Industri manufaktur Indonesia terus meningkatkan produktivitasnya dalam upaya memenuhi kebutuhan pasar domestik dan eskpor. Hal ini tercermin dari laporan S&amp;amp;P Global, yang menunjukkan Purchasing Managers&amp;rsquo; Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Maret berada di posisi 51,3 atau naik dibanding bulan sebelumnya di level 51,2.
Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif mengatakan, peringkat PMI di atas 50 menandakan bahwa sektor industri dalam fase ekspansi. Menurut catatan S&amp;amp;P Global, kenaikan PMI Manufaktur Indonesia pada bulan ketiga karena adanya produksi dan pesanan baru yang semakin meningkat.
BACA JUGA:PMI Manufaktur Februari Melambat Imbas Omicron

Selain itu, terjadi perbaikan kondisi bisnis di seluruh sektor manufaktur di Indonesia selama tujuh bulan berturut-turut. PMI Manufaktur Indonesia pada Maret mampu melampaui PMI Manufaktur Korea Selatan (51,2), Malaysia (49,6), China (48,1), Rusia (44,1), serta di atas rata-rata ASEAN (50,8).
&amp;ldquo;Kami terus menjaga dan memacu agar sektor industri dapat berproduksi dengan baik dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, terutama pada bulan Ramadan dan Lebaran yang permintaannya akan meningkat,&amp;rdquo; kata Antoni di Jakarta, Sabtu (2/4/2022).
BACA JUGA:Indikator Ekonomi Meningkat, Presiden Jokowi: Indeks Manufaktur RI Lebih Tinggi dari Asean 

Dia menyampaikan, Kemenperin proaktif untuk memastikan pasokan dan distribusi terhadap produk industri berjalan baik sehingga sampai ke pasaran atau konsumen.
&amp;ldquo;Pemerintah telah melaksanakan kebijakan strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,&amp;rdquo; tuturnya.
Febri menambahkan, pemerintah terus mengakselerasi kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Hal ini sejalan dengan visi Presidensi G20 &amp;ldquo;Recover Together, Recover Stronger&amp;rdquo;, salah satunya diharapkan dapat terwujud melalui sektor industri, bersama dengan sektor perdagangan dan investasi.&amp;ldquo;Kementerian Perindustrian mengambil peran aktif dengan mengusulkan  pembahasan mengenai sektor industri secara khusus dalam Trade,  Investment, and Industry Working Group (TIIWG) yang pertemuan pertamanya  telah usai diselenggarakan di Solo, 29-31 Maret yang lalu,&amp;rdquo; jelasnya.
Pertemuan TIIWG merupakan babak baru dalam kolaborasi antarnegara  anggota G20. Ini juga merupakan langkah besar menuju pemulihan dan  pertumbuhan ekonomi.
Menperin menyebutkan, seluruh delegasi secara substantif mendukung  posisi yang diajukan indonesia sebagai Presidensi G20 kali ini, termasuk  TIIWG yang pertama kalinya membahas isu industri. Hal tersebut  mendukung isu industri dapat dibahas dalam Presidensi G20 selanjutnya.
&amp;ldquo;Hal ini karena industri memegang peranan penting dalam perekonomian,  sehingga perlu merumuskan strategi bersama untuk mencapai  industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga menciptakan  ekonomi dunia yang lebih kuat dan tangguh dalam menghadapi krisis,&amp;rdquo;  jelas Jubir Kemenperin.
Menanggapi hasil PMI Manufaktur Indonesia pada bulan Maret, Jingyi  Pan selaku Economics Associate Director IHS Markit menyampaikan, meski  kenaikan output dan pesanan baru terlihat melambat karena menghadapi  dampak Covid-19 yang masih ada, kepercayaan bisnis semakin meningkat  tajam di antara perusahaan manufaktur Indonesia di tengah gelombang  virus terkini yang mulai mereda.
&amp;ldquo;Sangat penting untuk mengamati apakah sentimen positif berarti  pertumbuhan produksi yang lebih baik pada bulan-bulan mendatang. Selain  itu, berita baiknya adalah kondisi ketenagakerjaan membaik pada bulan  Maret, karena perusahaan tetap percaya diri dalam memperbesar kapasitas  tenaga kerja mereka, untuk menampung persyaratan produksi berkelanjutan  dan yang akan datang,&amp;rdquo; paparnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Industri manufaktur Indonesia terus meningkatkan produktivitasnya dalam upaya memenuhi kebutuhan pasar domestik dan eskpor. Hal ini tercermin dari laporan S&amp;amp;P Global, yang menunjukkan Purchasing Managers&amp;rsquo; Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Maret berada di posisi 51,3 atau naik dibanding bulan sebelumnya di level 51,2.
Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif mengatakan, peringkat PMI di atas 50 menandakan bahwa sektor industri dalam fase ekspansi. Menurut catatan S&amp;amp;P Global, kenaikan PMI Manufaktur Indonesia pada bulan ketiga karena adanya produksi dan pesanan baru yang semakin meningkat.
BACA JUGA:PMI Manufaktur Februari Melambat Imbas Omicron

Selain itu, terjadi perbaikan kondisi bisnis di seluruh sektor manufaktur di Indonesia selama tujuh bulan berturut-turut. PMI Manufaktur Indonesia pada Maret mampu melampaui PMI Manufaktur Korea Selatan (51,2), Malaysia (49,6), China (48,1), Rusia (44,1), serta di atas rata-rata ASEAN (50,8).
&amp;ldquo;Kami terus menjaga dan memacu agar sektor industri dapat berproduksi dengan baik dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, terutama pada bulan Ramadan dan Lebaran yang permintaannya akan meningkat,&amp;rdquo; kata Antoni di Jakarta, Sabtu (2/4/2022).
BACA JUGA:Indikator Ekonomi Meningkat, Presiden Jokowi: Indeks Manufaktur RI Lebih Tinggi dari Asean 

Dia menyampaikan, Kemenperin proaktif untuk memastikan pasokan dan distribusi terhadap produk industri berjalan baik sehingga sampai ke pasaran atau konsumen.
&amp;ldquo;Pemerintah telah melaksanakan kebijakan strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,&amp;rdquo; tuturnya.
Febri menambahkan, pemerintah terus mengakselerasi kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Hal ini sejalan dengan visi Presidensi G20 &amp;ldquo;Recover Together, Recover Stronger&amp;rdquo;, salah satunya diharapkan dapat terwujud melalui sektor industri, bersama dengan sektor perdagangan dan investasi.&amp;ldquo;Kementerian Perindustrian mengambil peran aktif dengan mengusulkan  pembahasan mengenai sektor industri secara khusus dalam Trade,  Investment, and Industry Working Group (TIIWG) yang pertemuan pertamanya  telah usai diselenggarakan di Solo, 29-31 Maret yang lalu,&amp;rdquo; jelasnya.
Pertemuan TIIWG merupakan babak baru dalam kolaborasi antarnegara  anggota G20. Ini juga merupakan langkah besar menuju pemulihan dan  pertumbuhan ekonomi.
Menperin menyebutkan, seluruh delegasi secara substantif mendukung  posisi yang diajukan indonesia sebagai Presidensi G20 kali ini, termasuk  TIIWG yang pertama kalinya membahas isu industri. Hal tersebut  mendukung isu industri dapat dibahas dalam Presidensi G20 selanjutnya.
&amp;ldquo;Hal ini karena industri memegang peranan penting dalam perekonomian,  sehingga perlu merumuskan strategi bersama untuk mencapai  industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga menciptakan  ekonomi dunia yang lebih kuat dan tangguh dalam menghadapi krisis,&amp;rdquo;  jelas Jubir Kemenperin.
Menanggapi hasil PMI Manufaktur Indonesia pada bulan Maret, Jingyi  Pan selaku Economics Associate Director IHS Markit menyampaikan, meski  kenaikan output dan pesanan baru terlihat melambat karena menghadapi  dampak Covid-19 yang masih ada, kepercayaan bisnis semakin meningkat  tajam di antara perusahaan manufaktur Indonesia di tengah gelombang  virus terkini yang mulai mereda.
&amp;ldquo;Sangat penting untuk mengamati apakah sentimen positif berarti  pertumbuhan produksi yang lebih baik pada bulan-bulan mendatang. Selain  itu, berita baiknya adalah kondisi ketenagakerjaan membaik pada bulan  Maret, karena perusahaan tetap percaya diri dalam memperbesar kapasitas  tenaga kerja mereka, untuk menampung persyaratan produksi berkelanjutan  dan yang akan datang,&amp;rdquo; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
