<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangun Stasiun Cikarang Pakai Utang, Ini Catatan Sri Mulyani</title><description>Stasiun Cikarang dibangun menggunakan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/02/320/2572043/bangun-stasiun-cikarang-pakai-utang-ini-catatan-sri-mulyani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/02/320/2572043/bangun-stasiun-cikarang-pakai-utang-ini-catatan-sri-mulyani"/><item><title>Bangun Stasiun Cikarang Pakai Utang, Ini Catatan Sri Mulyani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/02/320/2572043/bangun-stasiun-cikarang-pakai-utang-ini-catatan-sri-mulyani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/02/320/2572043/bangun-stasiun-cikarang-pakai-utang-ini-catatan-sri-mulyani</guid><pubDate>Sabtu 02 April 2022 13:42 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/02/320/2572043/bangun-stasiun-cikarang-pakai-utang-ini-catatan-sri-mulyani-YykmNUCONC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesan Sri Mulyani untuk proyek stasiun Cikarang (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/02/320/2572043/bangun-stasiun-cikarang-pakai-utang-ini-catatan-sri-mulyani-YykmNUCONC.jpg</image><title>Pesan Sri Mulyani untuk proyek stasiun Cikarang (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Stasiun Cikarang dibangun menggunakan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan stasiun tersebut harus mampu memberi dampak positif bagi masyarakat.
&amp;ldquo;Saya berharap dengan infrastruktur yang dibangun saat ini masyarakat bisa menikmati mobilitas semakin aman, lancar, efisien, dan meningkatkan produktivitas,&amp;rdquo; kata Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Sabtu (2/1/2022).
BACA JUGA:4.247 Proyek Dibiayai Sukuk Negara Rp175,3 Triliun

Stasiun Cikarang yang baru saja diresmikan merupakan salah satu bagian dari rangkaian Proyek Strategis Nasional (PSN) Double-Double Track (DDT) Manggarai-Cikarang dengan tahapan pembangunan sejak 2014-2023.
Sri Mulyani menuturkan rangkaian pembangunan proyek DDT Manggarai-Cikarang harus memberikan dampak positif baik dari sisi konektivitas transportasi dan ekonomi.
BACA JUGA:Sukuk Negara untuk DDT Manggarai-Cikarang Rp5,6 Triliun

Dirinya berharap proyek ini dapat menciptakan peningkatan pelayanan aksesibilitas dan mobilitas orang maupun barang antar kabupaten, antar kota dan antar-provinsi khususnya dari dan ke Jadebotabek.
&amp;ldquo;Itu akan memacu serta memperlancar roda perekonomian masyarakat,&amp;rdquo; ujar Menkeu Sri Mulyani.
Ia menjelaskan peresmian Stasiun Cikarang merupakan cara pemerintah untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa pinjaman dan surat utang yang sifatnya syariah bisa menghasilkan aset-aset yang bermanfaat.&amp;ldquo;Saya senang kita bisa memberikan suatu contoh hasil dari uang negara  yang diperoleh dari instrumen keuangan Surat Berharga Syariah Negara,&amp;rdquo;  kata Sri Mulyani.
Alokasi pembiayaan SBSN untuk PSN DDT Manggarai-Cikarang adalah  sebesar Rp5,6 triliun yang merupakan bagian dari total alokasi SBN  kepada Balai Perkeretapian wilayah Jakarta dan Banten sebesar Rp6,3  triliun sejak 2014-2022.
Adapun total alokasi pembiayaan dari SBSN bagi sektor perkeretapian  untuk tahun anggaran 2022 adalah Rp3,5 triliun dengan alokasi untuk  wilayah Jakarta dan Banten masing-masing Rp532 miliar.
Anggaran itu digunakan untuk penyelesaian pembangunan fasilitas  perkeretapian Manggarai-Jatinegara tahap II dan Bekasi-Cikarang sebagai  bagian dari rangkaian proyek pembangunan DDT Manggarai-Cikarang.</description><content:encoded>JAKARTA - Stasiun Cikarang dibangun menggunakan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan stasiun tersebut harus mampu memberi dampak positif bagi masyarakat.
&amp;ldquo;Saya berharap dengan infrastruktur yang dibangun saat ini masyarakat bisa menikmati mobilitas semakin aman, lancar, efisien, dan meningkatkan produktivitas,&amp;rdquo; kata Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Sabtu (2/1/2022).
BACA JUGA:4.247 Proyek Dibiayai Sukuk Negara Rp175,3 Triliun

Stasiun Cikarang yang baru saja diresmikan merupakan salah satu bagian dari rangkaian Proyek Strategis Nasional (PSN) Double-Double Track (DDT) Manggarai-Cikarang dengan tahapan pembangunan sejak 2014-2023.
Sri Mulyani menuturkan rangkaian pembangunan proyek DDT Manggarai-Cikarang harus memberikan dampak positif baik dari sisi konektivitas transportasi dan ekonomi.
BACA JUGA:Sukuk Negara untuk DDT Manggarai-Cikarang Rp5,6 Triliun

Dirinya berharap proyek ini dapat menciptakan peningkatan pelayanan aksesibilitas dan mobilitas orang maupun barang antar kabupaten, antar kota dan antar-provinsi khususnya dari dan ke Jadebotabek.
&amp;ldquo;Itu akan memacu serta memperlancar roda perekonomian masyarakat,&amp;rdquo; ujar Menkeu Sri Mulyani.
Ia menjelaskan peresmian Stasiun Cikarang merupakan cara pemerintah untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa pinjaman dan surat utang yang sifatnya syariah bisa menghasilkan aset-aset yang bermanfaat.&amp;ldquo;Saya senang kita bisa memberikan suatu contoh hasil dari uang negara  yang diperoleh dari instrumen keuangan Surat Berharga Syariah Negara,&amp;rdquo;  kata Sri Mulyani.
Alokasi pembiayaan SBSN untuk PSN DDT Manggarai-Cikarang adalah  sebesar Rp5,6 triliun yang merupakan bagian dari total alokasi SBN  kepada Balai Perkeretapian wilayah Jakarta dan Banten sebesar Rp6,3  triliun sejak 2014-2022.
Adapun total alokasi pembiayaan dari SBSN bagi sektor perkeretapian  untuk tahun anggaran 2022 adalah Rp3,5 triliun dengan alokasi untuk  wilayah Jakarta dan Banten masing-masing Rp532 miliar.
Anggaran itu digunakan untuk penyelesaian pembangunan fasilitas  perkeretapian Manggarai-Jatinegara tahap II dan Bekasi-Cikarang sebagai  bagian dari rangkaian proyek pembangunan DDT Manggarai-Cikarang.</content:encoded></item></channel></rss>
