<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Orang RI Masih 'Buta' Keuangan Syariah, Ini Buktinya</title><description>Literasi keuangan syariah di Indonesia masih jauh dari rata-ratanya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/04/320/2572851/orang-ri-masih-buta-keuangan-syariah-ini-buktinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/04/320/2572851/orang-ri-masih-buta-keuangan-syariah-ini-buktinya"/><item><title>Orang RI Masih 'Buta' Keuangan Syariah, Ini Buktinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/04/320/2572851/orang-ri-masih-buta-keuangan-syariah-ini-buktinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/04/320/2572851/orang-ri-masih-buta-keuangan-syariah-ini-buktinya</guid><pubDate>Senin 04 April 2022 13:06 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/04/320/2572851/orang-ri-masih-buta-keuangan-syariah-ini-buktinya-NHJdHrcF6q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Literasi keuangan syariah di RI masih rendah (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/04/320/2572851/orang-ri-masih-buta-keuangan-syariah-ini-buktinya-NHJdHrcF6q.jpg</image><title>Literasi keuangan syariah di RI masih rendah (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Literasi keuangan syariah di Indonesia masih jauh dari rata-ratanya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai literasi keuangan masyarakat di Indonesia masih di bawah 10% atau 8,9% untuk literasi pada 2019.
&quot;Dan ini memang masih jauh dibandingkan dengan 37% di konvensional, nah ini sebenarnya juga tugas kita bersama untuk edukasi masyarakat,&quot; ujar Luqyan dalam Market Review IDXChanel, Senin (4/4/2022).
BACA JUGA:Fenomena Penipuan Crazy Rich dan Investasi Bodong! Stop dengan Literasi Keuangan

Menurutnya tingkat literasi yang rendah berada pada produk asuransi maupun pasar modal. Berbeda dengan perbankan syariah yang memiliki tingkat literasi sedikit lebih baik.
&quot;Saya pikir ini menjadi tantangan bersama, sehingga memang fokus edukasi dan litersasi di KNKS cukup besar fokus tersebut,&quot; jaya Luqyan.
BACA JUGA:Heboh Kasus Binary Option Imbas Rendahnya Literasi Keuangan

Menurutnya saat ini KNEKS mulai banyak membangun kerjasama dengan para stakeholder untuk terus mempromosikan model-model serta keunikan apa yang tawarkan oleh layanan syariah. Mulai dari keuangan, sosial financenya, dan industri halal tentunya.&quot;Jadi memang kalau ada 100 orang, baru hanya ada 1 atau 2 orang yang  memahami ekonomi dan keuangan syariah, perjalanan masih panjang,&quot;  sambungnya.
Selain itu Luqyan menambahkan Bank Indonesia juga sempat melakukan  kajian terkait ekonomi syariah yang menyangkut keseluruhan, yaitu sektor  keuangan syariah, sosial ekonomi, maupun industri halal.
&quot;BI melakukan kajian ekonomi syariah, keseluruhan, di angka 16%,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Literasi keuangan syariah di Indonesia masih jauh dari rata-ratanya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai literasi keuangan masyarakat di Indonesia masih di bawah 10% atau 8,9% untuk literasi pada 2019.
&quot;Dan ini memang masih jauh dibandingkan dengan 37% di konvensional, nah ini sebenarnya juga tugas kita bersama untuk edukasi masyarakat,&quot; ujar Luqyan dalam Market Review IDXChanel, Senin (4/4/2022).
BACA JUGA:Fenomena Penipuan Crazy Rich dan Investasi Bodong! Stop dengan Literasi Keuangan

Menurutnya tingkat literasi yang rendah berada pada produk asuransi maupun pasar modal. Berbeda dengan perbankan syariah yang memiliki tingkat literasi sedikit lebih baik.
&quot;Saya pikir ini menjadi tantangan bersama, sehingga memang fokus edukasi dan litersasi di KNKS cukup besar fokus tersebut,&quot; jaya Luqyan.
BACA JUGA:Heboh Kasus Binary Option Imbas Rendahnya Literasi Keuangan

Menurutnya saat ini KNEKS mulai banyak membangun kerjasama dengan para stakeholder untuk terus mempromosikan model-model serta keunikan apa yang tawarkan oleh layanan syariah. Mulai dari keuangan, sosial financenya, dan industri halal tentunya.&quot;Jadi memang kalau ada 100 orang, baru hanya ada 1 atau 2 orang yang  memahami ekonomi dan keuangan syariah, perjalanan masih panjang,&quot;  sambungnya.
Selain itu Luqyan menambahkan Bank Indonesia juga sempat melakukan  kajian terkait ekonomi syariah yang menyangkut keseluruhan, yaitu sektor  keuangan syariah, sosial ekonomi, maupun industri halal.
&quot;BI melakukan kajian ekonomi syariah, keseluruhan, di angka 16%,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
