<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Sebut 4 Kunci Optimalikan Industri Asuransi Syariah</title><description>Ada empat faktor kunci untuk mengoptimalkan industri asuransi syariah dan keberlanjutannya di Tanah Air.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/05/320/2573565/wapres-sebut-4-kunci-optimalikan-industri-asuransi-syariah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/05/320/2573565/wapres-sebut-4-kunci-optimalikan-industri-asuransi-syariah"/><item><title>Wapres Sebut 4 Kunci Optimalikan Industri Asuransi Syariah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/05/320/2573565/wapres-sebut-4-kunci-optimalikan-industri-asuransi-syariah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/05/320/2573565/wapres-sebut-4-kunci-optimalikan-industri-asuransi-syariah</guid><pubDate>Selasa 05 April 2022 14:11 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/05/320/2573565/wapres-sebut-4-kunci-optimalikan-industri-asuransi-syariah-TFVVTrKwx9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">4 kunci kembangkan asuransi syariah di Indonesia (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/05/320/2573565/wapres-sebut-4-kunci-optimalikan-industri-asuransi-syariah-TFVVTrKwx9.jpg</image><title>4 kunci kembangkan asuransi syariah di Indonesia (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ada empat faktor kunci untuk mengoptimalkan industri asuransi syariah dan keberlanjutannya di Tanah Air. Faktor ini diperlukan sebagai upaya optimalisasi performa industri keuangan syariah, industri asuransi syariah dan keberlanjutannya.
&amp;ldquo;Ada beberapa faktor kunci yang harus dipenuhi,&quot; ujar Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, Selasa (5/4/2022).
BACA JUGA:MNC Life Cairkan Klaim Asuransi Kematian Rp500 Juta, Nasabah: Ini Bermanfaat untuk Keluarga 

Dia menjabarkan, faktor pertama adalah kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu kunci kemajuan sektor asuransi syariah, serta industri keuangan syariah secara umum.
Menurut Wapres, tidak dapat dipungkiri Indonesia masih kekurangan banyak SDM dengan potensi ekonomi dan keuangan, sekaligus memahami prinsip-prinsip syariah. SDM yang ahli di bidang syariah, kata dia, akan dapat memajukan industri syariah antara lain melalui penciptaan produk inovatif dan perluasan pangsa pasar baru.
BACA JUGA:MNC Life Cairkan Klaim Asuransi ke Ahli Waris

Faktor kedua, terus menjaga nilai syariah dalam menjalankan bisnis demi menjaga kepercayaan sekaligus meningkatkan keyakinan publik akan keunggulan produk-produk jasa keuangan syariah, dibandingkan konvensional.
&quot;Kita bersyukur karena produk-produk keuangan syariah telah menarik konsumen, terlepas dari agama dan keyakinannya. Namun kita belum bisa berpuas diri, karena kesadaran publik akan manfaat produk keuangan syariah secara global masih terbilang rendah. Masih banyak peluang mendorong pertumbuhan sektor ini,&quot; ujarnya.Faktor ketiga adalah pemanfaatan instrumen investasi yang bersifat  produktif. Wapres menyampaikan, langkah ini membutuhkan kejelian untuk  melihat potensi industri-industri syariah lain.
Faktor keempat, pemanfaatan teknologi digital yang telah menjadi  keniscayaan, agar layanan sektor keuangan dan asuransi dapat lebih  cepat, mudah dan murah sekaligus mampu menggaet konsumen dari generasi  milenial dan generasi Z.
&quot;Terlebih di masa depan nasabah asuransi, baik individu maupun  bisnis, akan semakin mengharapkan layanan yang personal dan mudah  disesuaikan dengan kebutuhan,&quot; jelas Wapres.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ada empat faktor kunci untuk mengoptimalkan industri asuransi syariah dan keberlanjutannya di Tanah Air. Faktor ini diperlukan sebagai upaya optimalisasi performa industri keuangan syariah, industri asuransi syariah dan keberlanjutannya.
&amp;ldquo;Ada beberapa faktor kunci yang harus dipenuhi,&quot; ujar Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, Selasa (5/4/2022).
BACA JUGA:MNC Life Cairkan Klaim Asuransi Kematian Rp500 Juta, Nasabah: Ini Bermanfaat untuk Keluarga 

Dia menjabarkan, faktor pertama adalah kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu kunci kemajuan sektor asuransi syariah, serta industri keuangan syariah secara umum.
Menurut Wapres, tidak dapat dipungkiri Indonesia masih kekurangan banyak SDM dengan potensi ekonomi dan keuangan, sekaligus memahami prinsip-prinsip syariah. SDM yang ahli di bidang syariah, kata dia, akan dapat memajukan industri syariah antara lain melalui penciptaan produk inovatif dan perluasan pangsa pasar baru.
BACA JUGA:MNC Life Cairkan Klaim Asuransi ke Ahli Waris

Faktor kedua, terus menjaga nilai syariah dalam menjalankan bisnis demi menjaga kepercayaan sekaligus meningkatkan keyakinan publik akan keunggulan produk-produk jasa keuangan syariah, dibandingkan konvensional.
&quot;Kita bersyukur karena produk-produk keuangan syariah telah menarik konsumen, terlepas dari agama dan keyakinannya. Namun kita belum bisa berpuas diri, karena kesadaran publik akan manfaat produk keuangan syariah secara global masih terbilang rendah. Masih banyak peluang mendorong pertumbuhan sektor ini,&quot; ujarnya.Faktor ketiga adalah pemanfaatan instrumen investasi yang bersifat  produktif. Wapres menyampaikan, langkah ini membutuhkan kejelian untuk  melihat potensi industri-industri syariah lain.
Faktor keempat, pemanfaatan teknologi digital yang telah menjadi  keniscayaan, agar layanan sektor keuangan dan asuransi dapat lebih  cepat, mudah dan murah sekaligus mampu menggaet konsumen dari generasi  milenial dan generasi Z.
&quot;Terlebih di masa depan nasabah asuransi, baik individu maupun  bisnis, akan semakin mengharapkan layanan yang personal dan mudah  disesuaikan dengan kebutuhan,&quot; jelas Wapres.</content:encoded></item></channel></rss>
