<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Raup Rp8,15 Triliun dari Lelang Sukuk Negara</title><description>Pemerintah menyerap dana Rp8,15 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/05/320/2573837/pemerintah-raup-rp8-15-triliun-dari-lelang-sukuk-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/05/320/2573837/pemerintah-raup-rp8-15-triliun-dari-lelang-sukuk-negara"/><item><title>Pemerintah Raup Rp8,15 Triliun dari Lelang Sukuk Negara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/05/320/2573837/pemerintah-raup-rp8-15-triliun-dari-lelang-sukuk-negara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/05/320/2573837/pemerintah-raup-rp8-15-triliun-dari-lelang-sukuk-negara</guid><pubDate>Selasa 05 April 2022 19:52 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/05/320/2573837/pemerintah-raup-rp8-15-triliun-dari-lelang-sukuk-negara-8F7EmsNEsh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lelang Sukuk Negara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/05/320/2573837/pemerintah-raup-rp8-15-triliun-dari-lelang-sukuk-negara-8F7EmsNEsh.jpg</image><title>Lelang Sukuk Negara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menyerap dana Rp8,15 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada tanggal 5 April 2022.
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, menyampaikan dana tersebut dimenangkan dari total penawaran masuk Rp18,1 triliun.
BACA JUGA:Honor Tenaga Pendamping Desa Bakal Naik, Mendes PDTT: Sudah di Meja Sri Mulyani
Jumlah nominal yang dimenangkan tertinggi berasal dari lelang seri PBS031 yakni Rp2,85 triliun dari penawaran masuk Rp3,45 triliun, dengan imbal hasil atau yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 4,54343%.
Sementara, penawaran masuk terbesar berasal dari seri SPNS04102022 yaitu Rp8,24 triliun dan dari seri tersebut diserap dana Rp2 triliun, dengan yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 2,298%.
BACA JUGA:Harga Pangan Serba Naik, Sri Mulyani Putar Otak Jaga Keselamatan Rakyat dan Ekonomi
Selanjutnya, dari seri PBS034 diraup dana Rp2,05 triliun dari penawaran masuk Rp2,54 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,72765%.Dari seri PBS029, pemerintah memenangkan dana Rp750 miliar dari penawaran masuk Rp1,89 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,57242%.
Jumlah nominal yang dimenangkan dari seri PBS032 adalah Rp250 miliar dari penawaran masuk Rp821 miliar, dengan yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan 5,06757%.
Pemerintah juga telah menyerap dana sebanyak Rp250 miliar dari seri PBS033 yang berasal dari penawaran masuk Rp1,15 triliun, sehingga imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan tercatat 6,85603%.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menyerap dana Rp8,15 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada tanggal 5 April 2022.
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, menyampaikan dana tersebut dimenangkan dari total penawaran masuk Rp18,1 triliun.
BACA JUGA:Honor Tenaga Pendamping Desa Bakal Naik, Mendes PDTT: Sudah di Meja Sri Mulyani
Jumlah nominal yang dimenangkan tertinggi berasal dari lelang seri PBS031 yakni Rp2,85 triliun dari penawaran masuk Rp3,45 triliun, dengan imbal hasil atau yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 4,54343%.
Sementara, penawaran masuk terbesar berasal dari seri SPNS04102022 yaitu Rp8,24 triliun dan dari seri tersebut diserap dana Rp2 triliun, dengan yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 2,298%.
BACA JUGA:Harga Pangan Serba Naik, Sri Mulyani Putar Otak Jaga Keselamatan Rakyat dan Ekonomi
Selanjutnya, dari seri PBS034 diraup dana Rp2,05 triliun dari penawaran masuk Rp2,54 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,72765%.Dari seri PBS029, pemerintah memenangkan dana Rp750 miliar dari penawaran masuk Rp1,89 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,57242%.
Jumlah nominal yang dimenangkan dari seri PBS032 adalah Rp250 miliar dari penawaran masuk Rp821 miliar, dengan yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan 5,06757%.
Pemerintah juga telah menyerap dana sebanyak Rp250 miliar dari seri PBS033 yang berasal dari penawaran masuk Rp1,15 triliun, sehingga imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan tercatat 6,85603%.</content:encoded></item></channel></rss>
