<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buruh Tolak BLT Minyak Goreng Rp300.000, Alasannya Mengejutkan!</title><description>Said Iqbal menolak usulan pemerintah yang ingin memberikan subsidi minyak goreng melalui BLT senilai Rp300 ribu kepada para buruh.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/05/320/2573854/buruh-tolak-blt-minyak-goreng-rp300-000-alasannya-mengejutkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/05/320/2573854/buruh-tolak-blt-minyak-goreng-rp300-000-alasannya-mengejutkan"/><item><title>Buruh Tolak BLT Minyak Goreng Rp300.000, Alasannya Mengejutkan!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/05/320/2573854/buruh-tolak-blt-minyak-goreng-rp300-000-alasannya-mengejutkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/05/320/2573854/buruh-tolak-blt-minyak-goreng-rp300-000-alasannya-mengejutkan</guid><pubDate>Selasa 05 April 2022 20:45 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/05/320/2573854/buruh-tolak-blt-minyak-goreng-rp300-000-alasannya-mengejutkan-wMyeIKMEZs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BLT Cair (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/05/320/2573854/buruh-tolak-blt-minyak-goreng-rp300-000-alasannya-mengejutkan-wMyeIKMEZs.jpg</image><title>BLT Cair (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menolak usulan pemerintah yang ingin memberikan subsidi minyak goreng melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp300 ribu kepada para buruh.
Menurutnya program BLT merupakan ladang korupsi para pejabat yang tidak bertanggung jawab. Hal tersebut disimpulkan Said Iqbal setelah melihat beberapa kasus kebelakang terkait korupsi bantuan sosial ketika pandemi covid-19.
BACA JUGA:Apa Itu BLT Minyak Goreng? Cair Bulan Ini Rp300.000 dari Jokowi
&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&quot;BLT hanya gudang korupsi, semua Mensos kasus-kasus KPK karena BLT dan bansos,&quot; kata Said Iqbal dalam konferensi persnya secara virtual, Selasa (5/4/2022).
Menurutnya dengan alokasi anggaran yang ada sebesar Rp6,9 triliun, menurut Said Iqbal seharusnya pemerintah memberikan subsidi bukan hanya untuk minyak goreng curah, namun juga minyak goreng kemasan. Meskipun belakangan terbukti gagal.
BACA JUGA:Kabar Baik untuk Pekerja! Jokowi Kucurkan Rp8,8 Triliun demi BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta

&quot;Tidak usah BLT, rakyat nggak butuh BLT, yang dibutuhkan harga minyak goreng turun,&quot; lanjut Said Iqbal.&quot;Oleh karena itu kami menolak BLT, yang benar subsidinya selain ke minyak goreng curah, juga ke kemasan,&quot; sambungnya.
Said Iqbal menuding bahwa jika memberikan BLT kepada masyarakat bukan sebenar-benarnya membela rakyat miskin, namun hanya menguntungkan para produsen minyak goreng yang dengan leluasa memainkan harga minyak kemasan dinpasar.
&quot;Kalau ngasih BLT itu bukan belain orang miskin, (tapi) belain para taipan pemilik CPO. Artinya taipan-taipan itu tetap menjual minyak goreng dengan harga pasar, untungnya berkali-kali lipat, kok negara tunduk sama mafia minyak goreng,&quot; pungkas Said Iqbal.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menolak usulan pemerintah yang ingin memberikan subsidi minyak goreng melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp300 ribu kepada para buruh.
Menurutnya program BLT merupakan ladang korupsi para pejabat yang tidak bertanggung jawab. Hal tersebut disimpulkan Said Iqbal setelah melihat beberapa kasus kebelakang terkait korupsi bantuan sosial ketika pandemi covid-19.
BACA JUGA:Apa Itu BLT Minyak Goreng? Cair Bulan Ini Rp300.000 dari Jokowi
&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&quot;BLT hanya gudang korupsi, semua Mensos kasus-kasus KPK karena BLT dan bansos,&quot; kata Said Iqbal dalam konferensi persnya secara virtual, Selasa (5/4/2022).
Menurutnya dengan alokasi anggaran yang ada sebesar Rp6,9 triliun, menurut Said Iqbal seharusnya pemerintah memberikan subsidi bukan hanya untuk minyak goreng curah, namun juga minyak goreng kemasan. Meskipun belakangan terbukti gagal.
BACA JUGA:Kabar Baik untuk Pekerja! Jokowi Kucurkan Rp8,8 Triliun demi BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta

&quot;Tidak usah BLT, rakyat nggak butuh BLT, yang dibutuhkan harga minyak goreng turun,&quot; lanjut Said Iqbal.&quot;Oleh karena itu kami menolak BLT, yang benar subsidinya selain ke minyak goreng curah, juga ke kemasan,&quot; sambungnya.
Said Iqbal menuding bahwa jika memberikan BLT kepada masyarakat bukan sebenar-benarnya membela rakyat miskin, namun hanya menguntungkan para produsen minyak goreng yang dengan leluasa memainkan harga minyak kemasan dinpasar.
&quot;Kalau ngasih BLT itu bukan belain orang miskin, (tapi) belain para taipan pemilik CPO. Artinya taipan-taipan itu tetap menjual minyak goreng dengan harga pasar, untungnya berkali-kali lipat, kok negara tunduk sama mafia minyak goreng,&quot; pungkas Said Iqbal.</content:encoded></item></channel></rss>
