<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Turun Merespons Pernyataan The Fed</title><description>Harga emas tergelincir pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/06/320/2573998/harga-emas-berjangka-turun-merespons-pernyataan-the-fed</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/06/320/2573998/harga-emas-berjangka-turun-merespons-pernyataan-the-fed"/><item><title>Harga Emas Berjangka Turun Merespons Pernyataan The Fed</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/06/320/2573998/harga-emas-berjangka-turun-merespons-pernyataan-the-fed</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/06/320/2573998/harga-emas-berjangka-turun-merespons-pernyataan-the-fed</guid><pubDate>Rabu 06 April 2022 07:43 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/06/320/2573998/harga-emas-berjangka-turun-merespons-penyataan-the-fed-G4a1qWnOj4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/06/320/2573998/harga-emas-berjangka-turun-merespons-penyataan-the-fed-G4a1qWnOj4.jpg</image><title>Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Harga emas tergelincir pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas turun karena meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS dan ekspektasi untuk pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif oleh Federal Reserve mengimbangi permintaan safe-haven untuk emas yang didorong oleh kemungkinan sanksi baru Barat terhadap Rusia.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange merosot USD6,5 atau 0,34% menjadi ditutup pada USD1.927,50 per ounce.
BACA JUGA:Naik Rp3.000, Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp988.000/Gram
Emas berada di bawah tekanan tambahan karena dolar AS menguat. Imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun naik setelah Gubernur Fed Lael Brainard mengatakan dia mengharapkan kenaikan suku bunga metodis dan pengurangan cepat pada neraca bank sentral untuk membawa kebijakan moneter AS ke &quot;posisi yang lebih netral&quot; akhir tahun ini.
&quot;Inflasi AS berjalan sangat panas dan bisa naik lebih tinggi lagi, memerlukan kenaikan suku bunga yang stabil dan penyusutan neraca. Sangat penting untuk menurunkan inflasi,&quot; tambah Brainard.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Naik di Tengah Ancaman Inflasi
Ekspektasi Fed untuk sedikit lebih agresif dalam memerangi tekanan inflasi membebani emas, mengingat &quot;dia (Brainard) umumnya dianggap sebagai salah satu anggota Fed yang lebih dovish,&quot; kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.
Naiknya suku bunga AS meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.&quot;Risiko geopolitik kemungkinan akan menjadi pendorong utama jangka  pendek dan itu akan membantu emas memperluas kisaran perdagangan (1.900 -  1.950 dolar AS), di mana Anda bisa melihat harga bahkan mungkin naik ke  1.975 dolar AS,&quot; kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA.
Tetapi aksi harga juga dapat dipengaruhi oleh rilis dari risalah dari  pertemuan kebijakan terakhir Fed pada Rabu waktu setempat yang akan  dipindai untuk petunjuk tentang lintasan kenaikan suku bunga, tambah  Moya.
Indeks Wall Street jatuh setelah komentar Brainard, yang menakuti  investor yang sudah khawatir tentang prospek sanksi baru terhadap Rusia.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 5,6 sen atau  0,23%, menjadi ditutup pada USD24,534 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Juli turun USD17,9 atau 1,81% menjadi ditutup pada USD973,10  per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Harga emas tergelincir pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas turun karena meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS dan ekspektasi untuk pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif oleh Federal Reserve mengimbangi permintaan safe-haven untuk emas yang didorong oleh kemungkinan sanksi baru Barat terhadap Rusia.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange merosot USD6,5 atau 0,34% menjadi ditutup pada USD1.927,50 per ounce.
BACA JUGA:Naik Rp3.000, Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp988.000/Gram
Emas berada di bawah tekanan tambahan karena dolar AS menguat. Imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun naik setelah Gubernur Fed Lael Brainard mengatakan dia mengharapkan kenaikan suku bunga metodis dan pengurangan cepat pada neraca bank sentral untuk membawa kebijakan moneter AS ke &quot;posisi yang lebih netral&quot; akhir tahun ini.
&quot;Inflasi AS berjalan sangat panas dan bisa naik lebih tinggi lagi, memerlukan kenaikan suku bunga yang stabil dan penyusutan neraca. Sangat penting untuk menurunkan inflasi,&quot; tambah Brainard.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Naik di Tengah Ancaman Inflasi
Ekspektasi Fed untuk sedikit lebih agresif dalam memerangi tekanan inflasi membebani emas, mengingat &quot;dia (Brainard) umumnya dianggap sebagai salah satu anggota Fed yang lebih dovish,&quot; kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.
Naiknya suku bunga AS meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.&quot;Risiko geopolitik kemungkinan akan menjadi pendorong utama jangka  pendek dan itu akan membantu emas memperluas kisaran perdagangan (1.900 -  1.950 dolar AS), di mana Anda bisa melihat harga bahkan mungkin naik ke  1.975 dolar AS,&quot; kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA.
Tetapi aksi harga juga dapat dipengaruhi oleh rilis dari risalah dari  pertemuan kebijakan terakhir Fed pada Rabu waktu setempat yang akan  dipindai untuk petunjuk tentang lintasan kenaikan suku bunga, tambah  Moya.
Indeks Wall Street jatuh setelah komentar Brainard, yang menakuti  investor yang sudah khawatir tentang prospek sanksi baru terhadap Rusia.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 5,6 sen atau  0,23%, menjadi ditutup pada USD24,534 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Juli turun USD17,9 atau 1,81% menjadi ditutup pada USD973,10  per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
