<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kompor Listrik Bikin Negara Hemat Rp670 Miliar</title><description>Penggunaan kompor listrik bisa menghemat keuangan negara. Penggunaan  kompor listrik induksi juga dinilai menguntungkan masyarakat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/06/320/2574042/kompor-listrik-bikin-negara-hemat-rp670-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/06/320/2574042/kompor-listrik-bikin-negara-hemat-rp670-miliar"/><item><title>Kompor Listrik Bikin Negara Hemat Rp670 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/06/320/2574042/kompor-listrik-bikin-negara-hemat-rp670-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/06/320/2574042/kompor-listrik-bikin-negara-hemat-rp670-miliar</guid><pubDate>Rabu 06 April 2022 09:31 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/06/320/2574042/kompor-listrik-bikin-negara-hemat-rp670-miliar-dtm5R5kMa9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penggunaan kompor listrik menghemat keuangan negara (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/06/320/2574042/kompor-listrik-bikin-negara-hemat-rp670-miliar-dtm5R5kMa9.jpg</image><title>Penggunaan kompor listrik menghemat keuangan negara (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Penggunaan kompor listrik bisa menghemat keuangan negara. Penggunaan kompor listrik induksi juga dinilai menguntungkan masyarakat.
Dalam kajian PLN, konversi sejumlah 300 ribu pengguna LPG ke kompor listrik per tahunnya dapat memberikan penghematan subsidi LPG sekitar Rp450 miliar dan menekan biaya impor LPG sebesar Rp220 miliar.
BACA JUGA:Harga Gas Elpiji Mahal, Kompor Listrik Jadi Pilihan?

&quot;Jika beralih menggunakan kompor induksi Indonesia juga akan mandiri energi sebab tanpa harus bergantung ke impor. Sebab selama ini kompor LPG sebagian besar penyediaan energinya masih impor,&quot; uljar Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi dalam keterangannya, Rabu (6/4/2022).
Dari sisi penggunaan, kompor induksi jauh lebih murah dibandingkan dengan kompor LPG. Hasil uji coba menunjukkan, rumah tangga kecil rata-rata mengkonsumsi 11,4 kg LPG subsidi dengan biaya Rp79.400 per bulan setelah disubsidi pemerintah sebesar Rp125.400, sehingga total biaya yang dibutuhkan untuk memasak menggunakan LPG mencapai Rp204.800 per bulan.
BACA JUGA:Hitung-hitungan Pakai Kompor Listrik Vs LPG, Lebih Murah Mana?

Sedangkan biaya yang dibutuhkan untuk memasak menggunakan kompor induksi sebagai berikut, harga listrik tanpa subsidi 1 kWh Rp1.444,7 sedangkan kebutuhan listrik per bulan sebesar 82 kWh, dengan begitu biaya yang dibutuhkan untuk masak per bulan menggunakan kompor induksi tanpa subsidi sebesar Rp118.465 sehingga terdapat penghematan sekitar Rp86.335 setiap bulan.
&quot;Waktu masak yang lebih cepat akan membuat kompor listrik lebih hemat penggunaan energi daripada gas,&quot; ujar Agung.
Selain itu, penggunaan kompor induksi juga lebih praktis sebab pengguna kompor listrik tidak perlu menukar tabung LPG ketika habis. Kompor ini bekerja ketika alat masak diletakkan di atas kompor, lalu arus listrik bolak-balik dilewatkan dari dalam badan kompor melalui gulungan kawat.Panas yang dihasilkan langsung dialirkan ke alat masak, sehingga  ketika bersentuhan dengan anggota tubuh tidak terasa panas dan relatif  aman dan sisi waktu memasak juga lebih cepat karena kompor induksi  memungkinkan penyebaran panas yang lebih merata ketimbang kompor gas  sehingga hemat waktu.
Kompor induksi juga lebih aman karena kompor tersebut tidak  menimbulkan api dan asap sehingga risiko menimbulkan kebakaran jauh  lebih kecil, selain itu juga tidak ada potensi ledakan akibat bahan  bakar.
&quot;Kompor induksi yang tanpa api dan asap juga lebih sehat bagi  penggunanya sebab tidak menghasilkan emisi, selain itu juga ramah  terhadap anak-anak karena lebih aman,&quot; papar Agung.
PLN sendiri telah melakukan sejumlah upaya untuk menumbuhkan minat  masyarakat beralih ke kompor induksi, yaitu memberikan harga khusus  tambah daya hanya sebesar Rp150 ribu melalui program Nyaman Kompor  Induksi untuk pelanggan yang membeli kompor induksi melalui partner yang  memiliki kerja sama dengan PLN.
PLN juga memiliki produk layanan Ekstra Daya, yaitu paket tambahan  kapasitas daya bagi rumah baru. Pelanggan cukup membayar biaya  penyambungan daya 900 VA dan mendapat kapasitas daya 2.200 VA jika sudah  dilengkapi kompor Induksi lengkap peralatan masak. Program ini  dilakukan dengan menggandeng BUMN Karya serta perusahaan properti.
&quot;Produk-produk layanan PLN untuk paket kompor induksi ini merupakan  bagian dari rencana program konversi energi berbasis impor menjadi  domestik. Langkah ini akan berkontribusi terhadap penguatan pertumbuhan  ekonomi berkelanjutan,&quot; imbuh Agung.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Penggunaan kompor listrik bisa menghemat keuangan negara. Penggunaan kompor listrik induksi juga dinilai menguntungkan masyarakat.
Dalam kajian PLN, konversi sejumlah 300 ribu pengguna LPG ke kompor listrik per tahunnya dapat memberikan penghematan subsidi LPG sekitar Rp450 miliar dan menekan biaya impor LPG sebesar Rp220 miliar.
BACA JUGA:Harga Gas Elpiji Mahal, Kompor Listrik Jadi Pilihan?

&quot;Jika beralih menggunakan kompor induksi Indonesia juga akan mandiri energi sebab tanpa harus bergantung ke impor. Sebab selama ini kompor LPG sebagian besar penyediaan energinya masih impor,&quot; uljar Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi dalam keterangannya, Rabu (6/4/2022).
Dari sisi penggunaan, kompor induksi jauh lebih murah dibandingkan dengan kompor LPG. Hasil uji coba menunjukkan, rumah tangga kecil rata-rata mengkonsumsi 11,4 kg LPG subsidi dengan biaya Rp79.400 per bulan setelah disubsidi pemerintah sebesar Rp125.400, sehingga total biaya yang dibutuhkan untuk memasak menggunakan LPG mencapai Rp204.800 per bulan.
BACA JUGA:Hitung-hitungan Pakai Kompor Listrik Vs LPG, Lebih Murah Mana?

Sedangkan biaya yang dibutuhkan untuk memasak menggunakan kompor induksi sebagai berikut, harga listrik tanpa subsidi 1 kWh Rp1.444,7 sedangkan kebutuhan listrik per bulan sebesar 82 kWh, dengan begitu biaya yang dibutuhkan untuk masak per bulan menggunakan kompor induksi tanpa subsidi sebesar Rp118.465 sehingga terdapat penghematan sekitar Rp86.335 setiap bulan.
&quot;Waktu masak yang lebih cepat akan membuat kompor listrik lebih hemat penggunaan energi daripada gas,&quot; ujar Agung.
Selain itu, penggunaan kompor induksi juga lebih praktis sebab pengguna kompor listrik tidak perlu menukar tabung LPG ketika habis. Kompor ini bekerja ketika alat masak diletakkan di atas kompor, lalu arus listrik bolak-balik dilewatkan dari dalam badan kompor melalui gulungan kawat.Panas yang dihasilkan langsung dialirkan ke alat masak, sehingga  ketika bersentuhan dengan anggota tubuh tidak terasa panas dan relatif  aman dan sisi waktu memasak juga lebih cepat karena kompor induksi  memungkinkan penyebaran panas yang lebih merata ketimbang kompor gas  sehingga hemat waktu.
Kompor induksi juga lebih aman karena kompor tersebut tidak  menimbulkan api dan asap sehingga risiko menimbulkan kebakaran jauh  lebih kecil, selain itu juga tidak ada potensi ledakan akibat bahan  bakar.
&quot;Kompor induksi yang tanpa api dan asap juga lebih sehat bagi  penggunanya sebab tidak menghasilkan emisi, selain itu juga ramah  terhadap anak-anak karena lebih aman,&quot; papar Agung.
PLN sendiri telah melakukan sejumlah upaya untuk menumbuhkan minat  masyarakat beralih ke kompor induksi, yaitu memberikan harga khusus  tambah daya hanya sebesar Rp150 ribu melalui program Nyaman Kompor  Induksi untuk pelanggan yang membeli kompor induksi melalui partner yang  memiliki kerja sama dengan PLN.
PLN juga memiliki produk layanan Ekstra Daya, yaitu paket tambahan  kapasitas daya bagi rumah baru. Pelanggan cukup membayar biaya  penyambungan daya 900 VA dan mendapat kapasitas daya 2.200 VA jika sudah  dilengkapi kompor Induksi lengkap peralatan masak. Program ini  dilakukan dengan menggandeng BUMN Karya serta perusahaan properti.
&quot;Produk-produk layanan PLN untuk paket kompor induksi ini merupakan  bagian dari rencana program konversi energi berbasis impor menjadi  domestik. Langkah ini akan berkontribusi terhadap penguatan pertumbuhan  ekonomi berkelanjutan,&quot; imbuh Agung.</content:encoded></item></channel></rss>
