<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sentil Menteri soal Harga Pertamax, Jokowi: Diceritain Dong ke Rakyat</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur pada menterinya yang seolah bungkam terhadap kenaikan harga Pertamax.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/06/320/2574226/sentil-menteri-soal-harga-pertamax-jokowi-diceritain-dong-ke-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/06/320/2574226/sentil-menteri-soal-harga-pertamax-jokowi-diceritain-dong-ke-rakyat"/><item><title>Sentil Menteri soal Harga Pertamax, Jokowi: Diceritain Dong ke Rakyat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/06/320/2574226/sentil-menteri-soal-harga-pertamax-jokowi-diceritain-dong-ke-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/06/320/2574226/sentil-menteri-soal-harga-pertamax-jokowi-diceritain-dong-ke-rakyat</guid><pubDate>Rabu 06 April 2022 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/06/320/2574226/sentil-menteri-soal-harga-pertamax-jokowi-diceritain-dong-ke-rakyat-kP626OMyEU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi sindir menteri yang bungkam soal harga Pertamax (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/06/320/2574226/sentil-menteri-soal-harga-pertamax-jokowi-diceritain-dong-ke-rakyat-kP626OMyEU.jpg</image><title>Jokowi sindir menteri yang bungkam soal harga Pertamax (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur pada menterinya yang seolah bungkam terhadap kenaikan harga Pertamax. Dia menilai, seharusnya masyarakat dijelaskan mengenai alasan harga Pertamax naik.
Jokowi menyayangkan adanya kebingungan dari masyarakat mengenai kenaikan harga BBM Pertamax. Seharusnya, kata Jokowi, menteri terkait menjelaskan secara detil alasan Pertamax dinaikkan.
BACA JUGA:Pertamax Naik, Jokowi: Tak Mungkin Kita Tak Naikkan Harga BBM

&quot;Pertamax menteri juga tidak memberikan penjelasan apa-apa mengenai ini, hati hati. Kenapa Pertamax? diceritain dong kepada rakyat ada empati kita gitu loh, ga ada yang berkaitan dengan energi ga ada. Itu yang namanya memiliki sense of crisis yang tinggi,&quot; ujar Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4/2022).
Hal ini juga terjadi pada polemik harga minyak goreng. Padahal harga minyak goreng sudah naik sejak empat bulan lalu.
BACA JUGA:Harga Pertamax Naik Jadi Rp12.500/Liter, Erick Thohir: Sepantasnya Berapa?

&quot;Tidak ada statement, tidak ada komunikasi, harga minyak goreng sudah 4 bulan, tidak ada penjelasan apa apa, kenapa ini terjadi,&quot; ujar Jokowi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNC8wNi80LzE0Njc2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Jokowi pun meminta kepada para menterinya agar merumuskan secara baik  mengenai kebutuhan pokok dan merumuskan kebijakan secara tepat dengan  tetap berempati kepada rakyat.
&quot;Betul-betul saya minta ini yang berkaitan dengan kebutuhan pokok,  dirumuskan betul, tidak hanya urusan minyak goreng, tetapi dilihat satu  persatu urusan beras seperti apa, kedelai nanti seperti apa, gandum  nanti seperti apa. Kalau kerja ga detail, kerja ga betul-betul dilihat  betul, dan kita ini diem semuanya ga ada statement, hati hati, dianggap  kita ini ga ngapa-ngapain ga kerja. Atau mungkin juga ga ngapa-ngapain  mungkin ga kerja,&quot; jelasnya.
&quot;Sekali lagi merumuskan kebijakan yang tepat, melakukan  langkah-langkah dan kepemimpinan yang cepat di lapangan, dan memberikan  pernyataan yang sangat berempati kepada rakyat,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur pada menterinya yang seolah bungkam terhadap kenaikan harga Pertamax. Dia menilai, seharusnya masyarakat dijelaskan mengenai alasan harga Pertamax naik.
Jokowi menyayangkan adanya kebingungan dari masyarakat mengenai kenaikan harga BBM Pertamax. Seharusnya, kata Jokowi, menteri terkait menjelaskan secara detil alasan Pertamax dinaikkan.
BACA JUGA:Pertamax Naik, Jokowi: Tak Mungkin Kita Tak Naikkan Harga BBM

&quot;Pertamax menteri juga tidak memberikan penjelasan apa-apa mengenai ini, hati hati. Kenapa Pertamax? diceritain dong kepada rakyat ada empati kita gitu loh, ga ada yang berkaitan dengan energi ga ada. Itu yang namanya memiliki sense of crisis yang tinggi,&quot; ujar Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4/2022).
Hal ini juga terjadi pada polemik harga minyak goreng. Padahal harga minyak goreng sudah naik sejak empat bulan lalu.
BACA JUGA:Harga Pertamax Naik Jadi Rp12.500/Liter, Erick Thohir: Sepantasnya Berapa?

&quot;Tidak ada statement, tidak ada komunikasi, harga minyak goreng sudah 4 bulan, tidak ada penjelasan apa apa, kenapa ini terjadi,&quot; ujar Jokowi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNC8wNi80LzE0Njc2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Jokowi pun meminta kepada para menterinya agar merumuskan secara baik  mengenai kebutuhan pokok dan merumuskan kebijakan secara tepat dengan  tetap berempati kepada rakyat.
&quot;Betul-betul saya minta ini yang berkaitan dengan kebutuhan pokok,  dirumuskan betul, tidak hanya urusan minyak goreng, tetapi dilihat satu  persatu urusan beras seperti apa, kedelai nanti seperti apa, gandum  nanti seperti apa. Kalau kerja ga detail, kerja ga betul-betul dilihat  betul, dan kita ini diem semuanya ga ada statement, hati hati, dianggap  kita ini ga ngapa-ngapain ga kerja. Atau mungkin juga ga ngapa-ngapain  mungkin ga kerja,&quot; jelasnya.
&quot;Sekali lagi merumuskan kebijakan yang tepat, melakukan  langkah-langkah dan kepemimpinan yang cepat di lapangan, dan memberikan  pernyataan yang sangat berempati kepada rakyat,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
