<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prodia (PRDA) Siapkan Belanja Modal Rp250 Miliar di 2022</title><description>PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) menyiapkan belanja modal atau capital  expenditure (Capex) sebesar Rp200 miliar hingga Rp250 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/07/278/2574986/prodia-prda-siapkan-belanja-modal-rp250-miliar-di-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/07/278/2574986/prodia-prda-siapkan-belanja-modal-rp250-miliar-di-2022"/><item><title>Prodia (PRDA) Siapkan Belanja Modal Rp250 Miliar di 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/07/278/2574986/prodia-prda-siapkan-belanja-modal-rp250-miliar-di-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/07/278/2574986/prodia-prda-siapkan-belanja-modal-rp250-miliar-di-2022</guid><pubDate>Kamis 07 April 2022 15:14 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/07/278/2574986/prodia-prda-siapkan-belanja-modal-rp250-miliar-di-2022-RtbI1HABbo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prodia siapkan belanja modal Rp250 miliar (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/07/278/2574986/prodia-prda-siapkan-belanja-modal-rp250-miliar-di-2022-RtbI1HABbo.jpg</image><title>Prodia siapkan belanja modal Rp250 miliar (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar Rp200 miliar hingga Rp250 miliar.
Direktur Utama Prodia Widyahusada Dewi Muliaty mengungkapkan, belanja modal pada tahun ini tidak akan berubah.
BACA JUGA:Prodia (PRDA) Raih Laba Bersih Rp621,6 Miliar di 2021, Meroket 131,3%

&quot;Untuk capex masih sama (seperti tahun lalu), sekitar Rp200-250 miliar,&quot; ujar Dewi dalam Paparan Publik Tahunan 2022 Prodia, Kamis (7/4/2022).
Adapun belanja modal tersebut direncanakan untuk ekspansi guna mengembangkan digitalisasi lewat aplikasi dan membuka cabang baru.
BACA JUGA:Tak Lagi Rugi, Prodia Kantongi Laba Rp301 Miliar

&quot;Jadi kita ekspansi lebih ke digital channel, tapi tetap ada untuk pembukaan cabang baru 1-2 cabang,&quot; katanya.
Prodia kali ini menggeser fokusnya dengan membangun digitalisasi pelayanan laboratorium yang dikombinasikan dengan layanan datang ke rumah atau home service.
Dewi menjelaskan perubahan fokus ekspansi ini merupakan hasil pembelajaran dari pandemi Covid-19 ketika pelayanan dapat dilakukan tidak secara fisik sehingga pelanggan tidak perlu datang ke outlet.&quot;Prodia mengembangkan mobile apps, sehingga pelanggan tinggal pesan,  lalu membayar dan adan Prodia home service. Menolong pasien menjadi  lebih mudah, hasil tes pun dapat dikirim secara online,&quot; ungkap Dewi.
Hal ini, lanjut Dewi, didukung peraturan laboratorium kesehatan yang  dapat melayani home service, sebagai perubahan dari aturan Kementerian  Kesehatan.
Dengan digital channel ini pelanggan akan dimudahkan aksesnya tapi  tetap selalu ada peluang tempat-tempat baru yang bisa dikembangkan untuk  layanan pasien.
&quot;Yang kita lihat dari POC atau cabang sekitarnya dari secara akses ya  ada dari masukan customer bahwa terlalu jauh dan sebagainya, tapi kami  akan banyak fokusnya masih di Jawa,&quot; kata Dewi.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar Rp200 miliar hingga Rp250 miliar.
Direktur Utama Prodia Widyahusada Dewi Muliaty mengungkapkan, belanja modal pada tahun ini tidak akan berubah.
BACA JUGA:Prodia (PRDA) Raih Laba Bersih Rp621,6 Miliar di 2021, Meroket 131,3%

&quot;Untuk capex masih sama (seperti tahun lalu), sekitar Rp200-250 miliar,&quot; ujar Dewi dalam Paparan Publik Tahunan 2022 Prodia, Kamis (7/4/2022).
Adapun belanja modal tersebut direncanakan untuk ekspansi guna mengembangkan digitalisasi lewat aplikasi dan membuka cabang baru.
BACA JUGA:Tak Lagi Rugi, Prodia Kantongi Laba Rp301 Miliar

&quot;Jadi kita ekspansi lebih ke digital channel, tapi tetap ada untuk pembukaan cabang baru 1-2 cabang,&quot; katanya.
Prodia kali ini menggeser fokusnya dengan membangun digitalisasi pelayanan laboratorium yang dikombinasikan dengan layanan datang ke rumah atau home service.
Dewi menjelaskan perubahan fokus ekspansi ini merupakan hasil pembelajaran dari pandemi Covid-19 ketika pelayanan dapat dilakukan tidak secara fisik sehingga pelanggan tidak perlu datang ke outlet.&quot;Prodia mengembangkan mobile apps, sehingga pelanggan tinggal pesan,  lalu membayar dan adan Prodia home service. Menolong pasien menjadi  lebih mudah, hasil tes pun dapat dikirim secara online,&quot; ungkap Dewi.
Hal ini, lanjut Dewi, didukung peraturan laboratorium kesehatan yang  dapat melayani home service, sebagai perubahan dari aturan Kementerian  Kesehatan.
Dengan digital channel ini pelanggan akan dimudahkan aksesnya tapi  tetap selalu ada peluang tempat-tempat baru yang bisa dikembangkan untuk  layanan pasien.
&quot;Yang kita lihat dari POC atau cabang sekitarnya dari secara akses ya  ada dari masukan customer bahwa terlalu jauh dan sebagainya, tapi kami  akan banyak fokusnya masih di Jawa,&quot; kata Dewi.</content:encoded></item></channel></rss>
