<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelayanan Tes Covid-19, Prodia Raup Rp423,5 Miliar</title><description>PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mengantongi pendapatan Rp423,5 miliar dari pelayanan tes Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/07/278/2575023/pelayanan-tes-covid-19-prodia-raup-rp423-5-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/07/278/2575023/pelayanan-tes-covid-19-prodia-raup-rp423-5-miliar"/><item><title>Pelayanan Tes Covid-19, Prodia Raup Rp423,5 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/07/278/2575023/pelayanan-tes-covid-19-prodia-raup-rp423-5-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/07/278/2575023/pelayanan-tes-covid-19-prodia-raup-rp423-5-miliar</guid><pubDate>Kamis 07 April 2022 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/07/278/2575023/pelayanan-tes-covid-19-prodia-raup-rp423-5-juta-JCGXWwx5Wq.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Prodia kantongi pendapatan Rp423,5 juta dari tes covid-19 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/07/278/2575023/pelayanan-tes-covid-19-prodia-raup-rp423-5-juta-JCGXWwx5Wq.jpeg</image><title>Prodia kantongi pendapatan Rp423,5 juta dari tes covid-19 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mengantongi pendapatan Rp423,5 miliar dari pelayanan tes Covid-19. Direktur Bisnis dan Marketing Prodia Indriyanti Rafi Sukmawati mengatakan, pendapatan bertambah dari menyediakan fasilitas tes Covid-19 selama pandemi berlangsung.
BACA JUGA:Prodia (PRDA) Siapkan Belanja Modal Rp250 Miliar di 2022
&quot;Untuk performance Januari-Desember 2021, terkait dengan berapa persen pendapatan kami dari Covid related testing karena dampak dari pandemi itu sekitar 16% dari total revenue atau sekitar Rp425,3 miliar,&quot; kata Indri dalam Paparan Publik Tahunan 2022 Prodia, Kamis (7/4/2022).
Dengan menurunnya kasus Covid-19 yang sudah kita rasakan di kuartal 4, sebetulnya Prodia dari 2021 fokus kepada pemeriksaan non Covid-19.
BACA JUGA:Prodia (PRDA) Raih Laba Bersih Rp621,6 Miliar di 2021, Meroket 131,3%
&quot;Kenapa? karena kita percaya sekali bahwa pemerintah di tahun 2021 itu akan mensukseskan terkait dengan vaksinasi,&quot; ungkap Indri.
Terkait 2022 pun ketika Prodia melakukan perencanaan, emiten laboratorium tersebut akan fokus lebih ke pemeriksaan non Covid-19 karena pihaknya juga percaya dengan vaksinasi pun juga akan menurunkan kasus.Selain itu, Prodia juga akan fokus digitalisasi karena dengan adanya  pandemi maka digital channel itu meningkat dengan sangat cepat, seperti  perolehan di 2021 peningkatan revenue dari digital makin meningkat.
&quot;Oleh karena itu kita terus untuk fokus pada layanan digital seperti  yang diketahui kami sudah memiliki mobile appsnya itu udah versi ketiga,  jadi kita launching di Januari 2021 yang diharapkan dengan enhancement  dari mobile aplikasi ini kita bisa akan mendapatkan kemudahan dari para  pelanggan untuk melaksanakan transaksi,&quot; jelas Indri.
Saat ini Prodia mengembangkan Prodia for Doctors, yang dibuat untuk  memudahkan para dokter dalam membuat rujukan pemeriksaan kesehatan ke  Prodia bagi pasiennya, memberikan konsultasi kepada pasien dan memantau  riwayat hasil pemeriksaan kesehatan pasien dalam satu genggaman.  Sedangkan pada April 2022 ini, Prodia akan launching layanan home  services dengan registrasi melalui mobile aplikasi. (kmj)</description><content:encoded>JAKARTA - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mengantongi pendapatan Rp423,5 miliar dari pelayanan tes Covid-19. Direktur Bisnis dan Marketing Prodia Indriyanti Rafi Sukmawati mengatakan, pendapatan bertambah dari menyediakan fasilitas tes Covid-19 selama pandemi berlangsung.
BACA JUGA:Prodia (PRDA) Siapkan Belanja Modal Rp250 Miliar di 2022
&quot;Untuk performance Januari-Desember 2021, terkait dengan berapa persen pendapatan kami dari Covid related testing karena dampak dari pandemi itu sekitar 16% dari total revenue atau sekitar Rp425,3 miliar,&quot; kata Indri dalam Paparan Publik Tahunan 2022 Prodia, Kamis (7/4/2022).
Dengan menurunnya kasus Covid-19 yang sudah kita rasakan di kuartal 4, sebetulnya Prodia dari 2021 fokus kepada pemeriksaan non Covid-19.
BACA JUGA:Prodia (PRDA) Raih Laba Bersih Rp621,6 Miliar di 2021, Meroket 131,3%
&quot;Kenapa? karena kita percaya sekali bahwa pemerintah di tahun 2021 itu akan mensukseskan terkait dengan vaksinasi,&quot; ungkap Indri.
Terkait 2022 pun ketika Prodia melakukan perencanaan, emiten laboratorium tersebut akan fokus lebih ke pemeriksaan non Covid-19 karena pihaknya juga percaya dengan vaksinasi pun juga akan menurunkan kasus.Selain itu, Prodia juga akan fokus digitalisasi karena dengan adanya  pandemi maka digital channel itu meningkat dengan sangat cepat, seperti  perolehan di 2021 peningkatan revenue dari digital makin meningkat.
&quot;Oleh karena itu kita terus untuk fokus pada layanan digital seperti  yang diketahui kami sudah memiliki mobile appsnya itu udah versi ketiga,  jadi kita launching di Januari 2021 yang diharapkan dengan enhancement  dari mobile aplikasi ini kita bisa akan mendapatkan kemudahan dari para  pelanggan untuk melaksanakan transaksi,&quot; jelas Indri.
Saat ini Prodia mengembangkan Prodia for Doctors, yang dibuat untuk  memudahkan para dokter dalam membuat rujukan pemeriksaan kesehatan ke  Prodia bagi pasiennya, memberikan konsultasi kepada pasien dan memantau  riwayat hasil pemeriksaan kesehatan pasien dalam satu genggaman.  Sedangkan pada April 2022 ini, Prodia akan launching layanan home  services dengan registrasi melalui mobile aplikasi. (kmj)</content:encoded></item></channel></rss>
