<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MNC Energy Investments (IATA) Kini Miliki 100% Saham Putra Muba Coal</title><description>PT Bhakti Coal Resources (BCR) mengakuisisi 46,16% sisa saham PT Putra Muba  Coal (PMC)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/08/278/2575727/mnc-energy-investments-iata-kini-miliki-100-saham-putra-muba-coal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/08/278/2575727/mnc-energy-investments-iata-kini-miliki-100-saham-putra-muba-coal"/><item><title>MNC Energy Investments (IATA) Kini Miliki 100% Saham Putra Muba Coal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/08/278/2575727/mnc-energy-investments-iata-kini-miliki-100-saham-putra-muba-coal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/08/278/2575727/mnc-energy-investments-iata-kini-miliki-100-saham-putra-muba-coal</guid><pubDate>Jum'at 08 April 2022 17:06 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/08/278/2575727/mnc-energy-investments-iata-kini-miliki-100-saham-putra-muba-coal-HbnMEA8R7L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak Usaha MNC Energy Investment yakni Bakti Coal Resource akuisisi saham Putra Muba Coal (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/08/278/2575727/mnc-energy-investments-iata-kini-miliki-100-saham-putra-muba-coal-HbnMEA8R7L.jpg</image><title>Anak Usaha MNC Energy Investment yakni Bakti Coal Resource akuisisi saham Putra Muba Coal (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Anak usaha PT MNC Energy Investments Tbk (IATA), PT Bhakti Coal Resources (BCR) menandatangani Perjanjian Perikatan Jual Beli (PPJB) saham untuk mengakuisisi 46,16% sisa saham PT Putra Muba Coal (PMC) melalui anak usahanya PT Sumatra Resources (SR).
Setelah akuisisi ini, SR akan memiliki 100% PMC dari sebelumnya hanya 53,84%, Langkah ini sejalan dengan ambisi Perseroan untuk memperkuat posisinya di sektor energi, khususnya pertambangan batu bara.
BACA JUGA:MNC Energy Investments (IATA) Segera Rights Issue


&amp;ldquo;Hari ini kami melakukan penandatanganan dari MNC Energy Investment dan anak perusahaan BCR yang di bawah IATA, Kita memiliki 2 IUP yang sudah beroperasi sejak tahun lalu dari awalnya 54% pada hari ini kami menandatangani jual beli  untuk akuisisi 44,6% nanti practical resource-nya jadi melalui SR akan memiliki 100%  UP dari PMC,&amp;rdquo; kata Direktur Utama MNC Investama Darma Putra di Kawasan MNC Tower, Jumat (8/4/2022).
Menurutnya, PMC saat ini telah memiliki cadangan batu bara sebesar 54,8 juta Metric Ton (MT) dari 2.947 ha konsesi yang terletak di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
BACA JUGA:Alasan MNC Energy Investments (IATA) Berpaling ke Sektor Batu Bara

&amp;ldquo;Tahun ini, PMC berencana meningkatkan produksinya dari 2 juta MT pada 2021 menjadi 4,5 juta MT pada 2022.  PMC sendiri  telah menyumbang 58% dari total target produksi BCR sebesar 7,8 juta MT tahun ini,&amp;rdquo; tambahnya.
Dengan begitu, pihaknya mengatakan akuisisi ini tentu akan meningkatkan profitabilitas IATA. Kegiatan operasional MC pada tahun 2021 mencatat pendapatan sebesar USD56,32 juta dan memiliki EBITDA sebesar USD24,01 juta.&amp;ldquo;Dikaitkan dengan meroketnya harga batu bara akibat meningkatnya  pemintaan dan masalah rantai pasokan yang timbul dari konflik antara  kekuatan global, manahemen optimis akuisisi  tersebut akan meningkatkan  posisi keuangan PMC dengan perkiraan profit dua kali lipat tahun di   tahun ini,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;ldquo;Profitnya ke depan directnya akan lebih besar jika  produksinya  tahun ini akan 4,5 juta lebih dari dua kali lipat. Jadi sekarang dengan  margin dan cost yang baik maka akan membuat keuntungan juga lebih baik,  itulah kenapa kami mengakuisisi 44,6% dari partner kami sehingga kita  memiliki utuh 100%,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Anak usaha PT MNC Energy Investments Tbk (IATA), PT Bhakti Coal Resources (BCR) menandatangani Perjanjian Perikatan Jual Beli (PPJB) saham untuk mengakuisisi 46,16% sisa saham PT Putra Muba Coal (PMC) melalui anak usahanya PT Sumatra Resources (SR).
Setelah akuisisi ini, SR akan memiliki 100% PMC dari sebelumnya hanya 53,84%, Langkah ini sejalan dengan ambisi Perseroan untuk memperkuat posisinya di sektor energi, khususnya pertambangan batu bara.
BACA JUGA:MNC Energy Investments (IATA) Segera Rights Issue


&amp;ldquo;Hari ini kami melakukan penandatanganan dari MNC Energy Investment dan anak perusahaan BCR yang di bawah IATA, Kita memiliki 2 IUP yang sudah beroperasi sejak tahun lalu dari awalnya 54% pada hari ini kami menandatangani jual beli  untuk akuisisi 44,6% nanti practical resource-nya jadi melalui SR akan memiliki 100%  UP dari PMC,&amp;rdquo; kata Direktur Utama MNC Investama Darma Putra di Kawasan MNC Tower, Jumat (8/4/2022).
Menurutnya, PMC saat ini telah memiliki cadangan batu bara sebesar 54,8 juta Metric Ton (MT) dari 2.947 ha konsesi yang terletak di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
BACA JUGA:Alasan MNC Energy Investments (IATA) Berpaling ke Sektor Batu Bara

&amp;ldquo;Tahun ini, PMC berencana meningkatkan produksinya dari 2 juta MT pada 2021 menjadi 4,5 juta MT pada 2022.  PMC sendiri  telah menyumbang 58% dari total target produksi BCR sebesar 7,8 juta MT tahun ini,&amp;rdquo; tambahnya.
Dengan begitu, pihaknya mengatakan akuisisi ini tentu akan meningkatkan profitabilitas IATA. Kegiatan operasional MC pada tahun 2021 mencatat pendapatan sebesar USD56,32 juta dan memiliki EBITDA sebesar USD24,01 juta.&amp;ldquo;Dikaitkan dengan meroketnya harga batu bara akibat meningkatnya  pemintaan dan masalah rantai pasokan yang timbul dari konflik antara  kekuatan global, manahemen optimis akuisisi  tersebut akan meningkatkan  posisi keuangan PMC dengan perkiraan profit dua kali lipat tahun di   tahun ini,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;ldquo;Profitnya ke depan directnya akan lebih besar jika  produksinya  tahun ini akan 4,5 juta lebih dari dua kali lipat. Jadi sekarang dengan  margin dan cost yang baik maka akan membuat keuntungan juga lebih baik,  itulah kenapa kami mengakuisisi 44,6% dari partner kami sehingga kita  memiliki utuh 100%,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
