<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Pria Kaya Kantongi Rp2 Miliar/Bulan, Siapa Dia?</title><description>Seorang pria mengantongi pendapatan Rp2,2 miliar per bulan hanya dengan bekerja 5 jam dalam seminggu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/09/455/2575871/kisah-pria-kaya-kantongi-rp2-miliar-bulan-siapa-dia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/09/455/2575871/kisah-pria-kaya-kantongi-rp2-miliar-bulan-siapa-dia"/><item><title>Kisah Pria Kaya Kantongi Rp2 Miliar/Bulan, Siapa Dia?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/09/455/2575871/kisah-pria-kaya-kantongi-rp2-miliar-bulan-siapa-dia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/09/455/2575871/kisah-pria-kaya-kantongi-rp2-miliar-bulan-siapa-dia</guid><pubDate>Sabtu 09 April 2022 04:24 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/08/455/2575871/kisah-pria-kaya-kantongi-rp2-miliar-bulan-siapa-dia-7tR3jt1QP4.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kisah pria sukses kantongi Rp2 miliar per bulan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/08/455/2575871/kisah-pria-kaya-kantongi-rp2-miliar-bulan-siapa-dia-7tR3jt1QP4.jpeg</image><title>Kisah pria sukses kantongi Rp2 miliar per bulan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kisah sukses seorang pria mengantongi pendapatan Rp2,2 miliar per bulan hanya dengan bekerja 5 jam dalam seminggu. Dia adalah Pendiri The Recording Revolution Graham Cochrane. Sebelum sukses seperti ini, Cochrane sempat kehilangan pekerjaannya.
Latar belakang Cochrane memang menyukai musik dan bercita-cita menjadi musisi. Sebelumnya dia bekerja sebagai teknisi audio sambil mengembangkan bisnis sebagai produser musik lepas untuk artis indie.
BACA JUGA:Kisah Sukses Kakak Beradik asal Semarang Jadi Orang Terkaya di RI Berharta Rp642 Triliun 

Saat masih bekerja, dirinya menghasilkan USD800 hingga USD1.000 per bulan, sementara istrinya mempunyai pendapatan USD500-1.000 per bulan sebagai fotografer.
Dengan keadaan tersebut, dia memutuskan memulai bisnis blog musik yang dinamai The Recording Revolution pada akhir 2009. Hal ini dilakukan karena putus asa untuk menghasilkan lebih banyak uang. Dirinya pun berpikir online akan membantu mendapatkan lebih banyak klien.
Cochrane membutuhkan waktu yang panjang untuk mengubahnya menjadi bisnis yang menguntungkan. &quot;Tapi pada 2022 saya menghasilkan lebih banyak uang dari bisnis online saya dibandingkan saya saat menjadi sebagai produser,&quot; katanya.The Recording Revolution meraup USD40.000 per bulan yang membuat  Cochrane juga menghasilkan pendapatan USD120.000 per bulan dalam  penjualan kotor melalui bisnis pelatihan online yang mengajarkan  kliennya apa yang dilakukan untuk membuat The Recording Revolution  sukses.
Pada usia 38, Cochrane mengaku telah mencapai sesuatu yang luar  biasa. &quot;Di antara dua bisnis saya, sekarang saya bekerja hanya lima jam  per minggu, dan saya dapat menghabiskan sisa waktu saya bersama  keluarga,&quot; katanya.
Cochrane mengubah hasratnya menjadi bisnis saat memulai The Recording  Revolution sebagai blog dan saluran YouTube untuk membagikan apa yang  diketahui tentang musik dan menarik lebih banyak klien untuk bisnis  produksi.
Baca Selengkapnya: Pria Ini Raup Rp2 Miliar/Bulan, Kerja Cuma 5 Jam Seminggu!
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kisah sukses seorang pria mengantongi pendapatan Rp2,2 miliar per bulan hanya dengan bekerja 5 jam dalam seminggu. Dia adalah Pendiri The Recording Revolution Graham Cochrane. Sebelum sukses seperti ini, Cochrane sempat kehilangan pekerjaannya.
Latar belakang Cochrane memang menyukai musik dan bercita-cita menjadi musisi. Sebelumnya dia bekerja sebagai teknisi audio sambil mengembangkan bisnis sebagai produser musik lepas untuk artis indie.
BACA JUGA:Kisah Sukses Kakak Beradik asal Semarang Jadi Orang Terkaya di RI Berharta Rp642 Triliun 

Saat masih bekerja, dirinya menghasilkan USD800 hingga USD1.000 per bulan, sementara istrinya mempunyai pendapatan USD500-1.000 per bulan sebagai fotografer.
Dengan keadaan tersebut, dia memutuskan memulai bisnis blog musik yang dinamai The Recording Revolution pada akhir 2009. Hal ini dilakukan karena putus asa untuk menghasilkan lebih banyak uang. Dirinya pun berpikir online akan membantu mendapatkan lebih banyak klien.
Cochrane membutuhkan waktu yang panjang untuk mengubahnya menjadi bisnis yang menguntungkan. &quot;Tapi pada 2022 saya menghasilkan lebih banyak uang dari bisnis online saya dibandingkan saya saat menjadi sebagai produser,&quot; katanya.The Recording Revolution meraup USD40.000 per bulan yang membuat  Cochrane juga menghasilkan pendapatan USD120.000 per bulan dalam  penjualan kotor melalui bisnis pelatihan online yang mengajarkan  kliennya apa yang dilakukan untuk membuat The Recording Revolution  sukses.
Pada usia 38, Cochrane mengaku telah mencapai sesuatu yang luar  biasa. &quot;Di antara dua bisnis saya, sekarang saya bekerja hanya lima jam  per minggu, dan saya dapat menghabiskan sisa waktu saya bersama  keluarga,&quot; katanya.
Cochrane mengubah hasratnya menjadi bisnis saat memulai The Recording  Revolution sebagai blog dan saluran YouTube untuk membagikan apa yang  diketahui tentang musik dan menarik lebih banyak klien untuk bisnis  produksi.
Baca Selengkapnya: Pria Ini Raup Rp2 Miliar/Bulan, Kerja Cuma 5 Jam Seminggu!
</content:encoded></item></channel></rss>
