<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Mudik Lebaran 2022, Kemenhub Ingatkan 3 Hal Ini ke Operator Bus</title><description>Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi mengecek kesiapan armada bus bersama di Terminal Pulogebang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/10/320/2576394/jelang-mudik-lebaran-2022-kemenhub-ingatkan-3-hal-ini-ke-operator-bus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/10/320/2576394/jelang-mudik-lebaran-2022-kemenhub-ingatkan-3-hal-ini-ke-operator-bus"/><item><title>Jelang Mudik Lebaran 2022, Kemenhub Ingatkan 3 Hal Ini ke Operator Bus</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/10/320/2576394/jelang-mudik-lebaran-2022-kemenhub-ingatkan-3-hal-ini-ke-operator-bus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/10/320/2576394/jelang-mudik-lebaran-2022-kemenhub-ingatkan-3-hal-ini-ke-operator-bus</guid><pubDate>Minggu 10 April 2022 15:04 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/10/320/2576394/jelang-mudik-lebaran-2022-kemenhub-ingatkan-3-hal-ini-ke-operator-bus-AUzEgCvGzI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mudik Lebaran 2022 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/10/320/2576394/jelang-mudik-lebaran-2022-kemenhub-ingatkan-3-hal-ini-ke-operator-bus-AUzEgCvGzI.jpg</image><title>Mudik Lebaran 2022 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA -  Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengecek kesiapan armada bus bersama di Terminal Pulogebang, Jakarta pada Sabtu 9 April 2022 kemarin.
Dia menyatakan bahwa pihaknya ingin berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan terkait termasuk Perusahaan Otobus (PO) sebagai operator untuk memastikan seluruh kendaraan yang digunakan penumpang aman.
BACA JUGA:Kemenhub Ungkap Titik Rawan Macet Mudik Lebaran 2022

&amp;ldquo;Angkutan bus menjadi primadona (untuk mudik) sejak beberapa tahun lalu, kami di Ditjen Hubdat saat ini sedang melakukan revitalisasi angkutan. Target jangka pendeknya yaitu kesiapan pemerintah dan operator untuk mensuplai kebutuhan bus bagi masyarakat selama angkutan lebaran 2022,&amp;rdquo; kata Dirjen Budi Setiyadi dalam keterangannya, Minggu (10/4/2022).
Dalam kunjungannya, Kemenhub menekankan 3 hal yang harus diperhatikan selama mudik. Pertama, pihak operator  bus harus  menjamin bahwa bus yang digunakan ini berkeselamatan. Ada peringatan dari KNKT bahwa selama 2 tahun pandemi mungkin banyak kendaraan pariwisata dan AKAP yang tidak digunakan karena mungkin demandnya turun.
BACA JUGA:Syarat dan Cara Ikut Mudik Gratis 2022, Ini Rute dan Jadwalnya! Cek di Sini

&amp;ldquo;Kedua, yaitu kesiapan pengemudi. Ketiga, kelengkapan dokumen. Dokumen yang dimiliki harus sesuai dengan regulasi, baik uji kir nya, kartu pengawasannya jangan sampai mobil yang tidak siap tapi tetap dikeluarkan untuk beroperasi dan tidak dilakukan uji berkala,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;ldquo;Kalau ada kecelakaan dan ternyata ada aspek kelalaian dari operator, saat ini kepolisian sudah mengembangkan tidak hanya beban pengemudi tapi juga penanggung jawabnya,&amp;rdquo; tegasnya.
Dia menambahkan bahwa Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga sebelumnya telah mengingatkan operator harus siap dan bersedia menginvestasikan untuk maintenance operasional.
&amp;ldquo;Bisa saja terjadi kalau tiba-tiba langsung digunakan (setelah lama vakum) nanti ada komponen yang tidak dapat bekerja dengan baik entah itu rem atau mesin,&amp;rdquo; pungkasnya.
Dengan begitu, pengemudi juga harus dipastikan yang terampil, perlu peran serta dari operator untuk memastikan hal ini. Kesiapan bisnis harus diiringi faktor keselamatan, aman dan nyaman.</description><content:encoded>JAKARTA -  Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengecek kesiapan armada bus bersama di Terminal Pulogebang, Jakarta pada Sabtu 9 April 2022 kemarin.
Dia menyatakan bahwa pihaknya ingin berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan terkait termasuk Perusahaan Otobus (PO) sebagai operator untuk memastikan seluruh kendaraan yang digunakan penumpang aman.
BACA JUGA:Kemenhub Ungkap Titik Rawan Macet Mudik Lebaran 2022

&amp;ldquo;Angkutan bus menjadi primadona (untuk mudik) sejak beberapa tahun lalu, kami di Ditjen Hubdat saat ini sedang melakukan revitalisasi angkutan. Target jangka pendeknya yaitu kesiapan pemerintah dan operator untuk mensuplai kebutuhan bus bagi masyarakat selama angkutan lebaran 2022,&amp;rdquo; kata Dirjen Budi Setiyadi dalam keterangannya, Minggu (10/4/2022).
Dalam kunjungannya, Kemenhub menekankan 3 hal yang harus diperhatikan selama mudik. Pertama, pihak operator  bus harus  menjamin bahwa bus yang digunakan ini berkeselamatan. Ada peringatan dari KNKT bahwa selama 2 tahun pandemi mungkin banyak kendaraan pariwisata dan AKAP yang tidak digunakan karena mungkin demandnya turun.
BACA JUGA:Syarat dan Cara Ikut Mudik Gratis 2022, Ini Rute dan Jadwalnya! Cek di Sini

&amp;ldquo;Kedua, yaitu kesiapan pengemudi. Ketiga, kelengkapan dokumen. Dokumen yang dimiliki harus sesuai dengan regulasi, baik uji kir nya, kartu pengawasannya jangan sampai mobil yang tidak siap tapi tetap dikeluarkan untuk beroperasi dan tidak dilakukan uji berkala,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;ldquo;Kalau ada kecelakaan dan ternyata ada aspek kelalaian dari operator, saat ini kepolisian sudah mengembangkan tidak hanya beban pengemudi tapi juga penanggung jawabnya,&amp;rdquo; tegasnya.
Dia menambahkan bahwa Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga sebelumnya telah mengingatkan operator harus siap dan bersedia menginvestasikan untuk maintenance operasional.
&amp;ldquo;Bisa saja terjadi kalau tiba-tiba langsung digunakan (setelah lama vakum) nanti ada komponen yang tidak dapat bekerja dengan baik entah itu rem atau mesin,&amp;rdquo; pungkasnya.
Dengan begitu, pengemudi juga harus dipastikan yang terampil, perlu peran serta dari operator untuk memastikan hal ini. Kesiapan bisnis harus diiringi faktor keselamatan, aman dan nyaman.</content:encoded></item></channel></rss>
