<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Bersih Jaya Real Property Turun pada 2021, Ini Biang Keroknya</title><description>PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) mencatatakan laba bersih senilai Rp768,91 miliar atau terkoreksi 16,8%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/11/278/2576910/laba-bersih-jaya-real-property-turun-pada-2021-ini-biang-keroknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/11/278/2576910/laba-bersih-jaya-real-property-turun-pada-2021-ini-biang-keroknya"/><item><title>Laba Bersih Jaya Real Property Turun pada 2021, Ini Biang Keroknya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/11/278/2576910/laba-bersih-jaya-real-property-turun-pada-2021-ini-biang-keroknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/11/278/2576910/laba-bersih-jaya-real-property-turun-pada-2021-ini-biang-keroknya</guid><pubDate>Senin 11 April 2022 13:22 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/11/278/2576910/laba-bersih-jaya-real-property-turun-pada-2021-ini-biang-keroknya-bzPXANwnYc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba Jaya Real Property Turun. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/11/278/2576910/laba-bersih-jaya-real-property-turun-pada-2021-ini-biang-keroknya-bzPXANwnYc.jpg</image><title>Laba Jaya Real Property Turun. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) mencatatakan laba bersih senilai Rp768,91 miliar atau terkoreksi 16,8% dibandingkan 2020 sebesar Rp924,9 miliar. Akibatnya, laba per saham dasar ikut turun ke level Rp70,89, sedangkan di akhir tahun 2020 berada pada level Rp74,40.
Sementara pendapatan usaha menyusut 0,04% menjadi Rp2,174 triliun karena penjualan kavling tanah turun 3,28% menjadi Rp942,22 miliar. Tapi penjualan unit bangunan tumbuh 1,5% menjadi Rp531,76 miliar.
Senada, penjualan kondominium tumbuh 0,03% menjadi Rp333,36 miliar. Selain itu, pendapatan sewa tumbuh 2,5% menjadi Rp170,53 miliar.
Kemudian beban pokok penjualan dan beban langsung membengkak 1,8% menjadi Rp1,043 triliun,  akibatnya, laba kotor terpapas 2,5% menjadi Rp1,13 triliun. Apalagi penghasilan lainnya anjlok 92,5% dan tersisa Rp20,245 miliar, karena di tahun 2020, perseroan mencatatkan penjualan saham entitas anak, yakni PT Jakarta Marga Jaya senilai Rp225,1 miliar.
Dampaknya, laba usaha turun 23,7% menjadi Rp837,6 miliar. Demikian dikutip dari Harian Neraca, Senin (11/4/2022).
Sementara itu, aset perseroan tumbuh 2,65 menjadi Rp11,748 triliun yang ditopang kenaikan saldo laba belum ditentukan penggunaanya sebesar 7,1% menjadi Rp7,034 triliun</description><content:encoded>JAKARTA - PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) mencatatakan laba bersih senilai Rp768,91 miliar atau terkoreksi 16,8% dibandingkan 2020 sebesar Rp924,9 miliar. Akibatnya, laba per saham dasar ikut turun ke level Rp70,89, sedangkan di akhir tahun 2020 berada pada level Rp74,40.
Sementara pendapatan usaha menyusut 0,04% menjadi Rp2,174 triliun karena penjualan kavling tanah turun 3,28% menjadi Rp942,22 miliar. Tapi penjualan unit bangunan tumbuh 1,5% menjadi Rp531,76 miliar.
Senada, penjualan kondominium tumbuh 0,03% menjadi Rp333,36 miliar. Selain itu, pendapatan sewa tumbuh 2,5% menjadi Rp170,53 miliar.
Kemudian beban pokok penjualan dan beban langsung membengkak 1,8% menjadi Rp1,043 triliun,  akibatnya, laba kotor terpapas 2,5% menjadi Rp1,13 triliun. Apalagi penghasilan lainnya anjlok 92,5% dan tersisa Rp20,245 miliar, karena di tahun 2020, perseroan mencatatkan penjualan saham entitas anak, yakni PT Jakarta Marga Jaya senilai Rp225,1 miliar.
Dampaknya, laba usaha turun 23,7% menjadi Rp837,6 miliar. Demikian dikutip dari Harian Neraca, Senin (11/4/2022).
Sementara itu, aset perseroan tumbuh 2,65 menjadi Rp11,748 triliun yang ditopang kenaikan saldo laba belum ditentukan penggunaanya sebesar 7,1% menjadi Rp7,034 triliun</content:encoded></item></channel></rss>
