<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani soal Keuangan Digital: Perluas Sumber Investasi Jangka Panjang</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan negara-negara anggota ASEAN perlu adaptif dengan perkembangan terkini layanan keuangan digital.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/11/320/2576754/sri-mulyani-soal-keuangan-digital-perluas-sumber-investasi-jangka-panjang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/11/320/2576754/sri-mulyani-soal-keuangan-digital-perluas-sumber-investasi-jangka-panjang"/><item><title>Sri Mulyani soal Keuangan Digital: Perluas Sumber Investasi Jangka Panjang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/11/320/2576754/sri-mulyani-soal-keuangan-digital-perluas-sumber-investasi-jangka-panjang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/11/320/2576754/sri-mulyani-soal-keuangan-digital-perluas-sumber-investasi-jangka-panjang</guid><pubDate>Senin 11 April 2022 10:44 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/11/320/2576754/sri-mulyani-soal-keuangan-digital-perluas-sumber-investasi-jangka-panjang-TRwE0ohU0h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani soal keuangan digital. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/11/320/2576754/sri-mulyani-soal-keuangan-digital-perluas-sumber-investasi-jangka-panjang-TRwE0ohU0h.jpg</image><title>Sri Mulyani soal keuangan digital. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan negara-negara anggota ASEAN perlu adaptif dengan perkembangan terkini layanan keuangan digital.

Di mana yang dimaksudnya dari mulai kemajuan teknologi digital hingga pengembangan produk keuangan.

&amp;ldquo;Kerja sama keuangan ASEAN perlu memanfaatkan perkembangan ini untuk memperkuat integrasi keuangan di kawasan,&amp;rdquo; kata Sri secara daring dalam the 8th ASEAN Finance Ministers&amp;rsquo; and Central Bank Governors&amp;rsquo; Meeting (AFMGM), dikutip Senin (11/4/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sri Mulyani Waspadai Inflasi Efek Kenaikan Harga Komoditas
Dia mengatakan Indonesia saat ini sedang melakukan reformasi di sektor keuangan.

Dia menyebut dengan lebih banyak memperkenalkan teknologi digital.

&amp;ldquo;Indonesia memperluas sumber-sumber investasi jangka panjang, apalagi ini diperlukan agar kita bisa membiayai infrastruktur jangka panjang atau belanja infrastruktur yang besar,&amp;rdquo; jelasnya.
Dia menjelaskan reformasi di sektor keuangan lainnya dilakukan dengan terus meningkatkan daya saing dan efisiensi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sri Mulyani Copot Dirut Geo Dipa Usai Insiden Kebocoran Sumur Bor PLTP
Adapun, dia menyediakan instrumen alternatif dan meningkatkan mitigasi risiko, serta penguatan perlindungan investor dan konsumen.

&amp;ldquo;Saya mendorong ASEAN untuk juga mengelaborasi inisiatif lebih lanjut sejalan dengan perkembangan keuangan global belakangan ini. Kami mendorong kolaborasi kohesif pada aset digital di seluruh sektor keuangan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan negara-negara anggota ASEAN perlu adaptif dengan perkembangan terkini layanan keuangan digital.

Di mana yang dimaksudnya dari mulai kemajuan teknologi digital hingga pengembangan produk keuangan.

&amp;ldquo;Kerja sama keuangan ASEAN perlu memanfaatkan perkembangan ini untuk memperkuat integrasi keuangan di kawasan,&amp;rdquo; kata Sri secara daring dalam the 8th ASEAN Finance Ministers&amp;rsquo; and Central Bank Governors&amp;rsquo; Meeting (AFMGM), dikutip Senin (11/4/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sri Mulyani Waspadai Inflasi Efek Kenaikan Harga Komoditas
Dia mengatakan Indonesia saat ini sedang melakukan reformasi di sektor keuangan.

Dia menyebut dengan lebih banyak memperkenalkan teknologi digital.

&amp;ldquo;Indonesia memperluas sumber-sumber investasi jangka panjang, apalagi ini diperlukan agar kita bisa membiayai infrastruktur jangka panjang atau belanja infrastruktur yang besar,&amp;rdquo; jelasnya.
Dia menjelaskan reformasi di sektor keuangan lainnya dilakukan dengan terus meningkatkan daya saing dan efisiensi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sri Mulyani Copot Dirut Geo Dipa Usai Insiden Kebocoran Sumur Bor PLTP
Adapun, dia menyediakan instrumen alternatif dan meningkatkan mitigasi risiko, serta penguatan perlindungan investor dan konsumen.

&amp;ldquo;Saya mendorong ASEAN untuk juga mengelaborasi inisiatif lebih lanjut sejalan dengan perkembangan keuangan global belakangan ini. Kami mendorong kolaborasi kohesif pada aset digital di seluruh sektor keuangan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
