<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antisipasi Kemarau 2022, Ini Jurus Mentan Amankan Produksi Pangan</title><description>Kementerian Pertanian mendorong produksi pangan dalam negeri melalui berbagai strategi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/11/320/2577232/antisipasi-kemarau-2022-ini-jurus-mentan-amankan-produksi-pangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/11/320/2577232/antisipasi-kemarau-2022-ini-jurus-mentan-amankan-produksi-pangan"/><item><title>Antisipasi Kemarau 2022, Ini Jurus Mentan Amankan Produksi Pangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/11/320/2577232/antisipasi-kemarau-2022-ini-jurus-mentan-amankan-produksi-pangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/11/320/2577232/antisipasi-kemarau-2022-ini-jurus-mentan-amankan-produksi-pangan</guid><pubDate>Senin 11 April 2022 20:07 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/11/320/2577232/antisipasi-kemarau-2022-ini-jurus-mentan-amankan-produksi-pangan-zOMAzhvmSr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mentan dorong produksi pangan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/11/320/2577232/antisipasi-kemarau-2022-ini-jurus-mentan-amankan-produksi-pangan-zOMAzhvmSr.jpg</image><title>Mentan dorong produksi pangan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pertanian mendorong produksi pangan dalam negeri melalui berbagai strategi. Salah satunya dengan mendorong pengembangan kawasan food estate atau lumbung pangan dan penyediaan benih serta bibit unggul.
BACA JUGA:Komisi IV Dorong Penambahan Anggaran di Kementan

&quot;Mengantisipasi masuknya kemarau 2022 dan hari besar keagamaan nasional pada akhir 2022 agar produksi pangan tetap terjaga dengan baik, Kementerian Pertanian mengimplementasikan program atau kegiatan melalui strategi cara bertindak. Kegiatan utamanya pada Dirjen Tanaman Pangan seperti peningkatan produksi padi, jagung, kedelai, serta pangan lokal lainnya,&quot; kata Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo saat rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Senin (11/4/2022).
Peningkatan produksi tersebut, kata Mentan Syahrul, termasuk melalui dukungan pada proyek besar food estate dan korporasi petani tahun 2022.
BACA JUGA:Kembangkan Sektor Pertanian, Kementan Sarankan Petani Lebak Akses KUR Pertanian

Selain itu juga dilakukan penguatan manajemen penyediaan benih tanaman pangan, pengamanan produksi melalui pengendalian OPT, dan penanganan kekeringan atau banjir. Kementan juga melakukan hilirisasi, pengolahan pangan dengan bantuan alat pertanian pascapanen, dan penguatan ekspor melalui uji mutu dan sertifikasi produk.Untuk peningkatan produksi hasil ternak, Kementan menyediakan benih  dan bibit berkualitas. Selain itu juga dengan peningkatan produksi pakan  ternak dan peningkatan mutu serta keamanan pakan. Produksi hasil ternak  dalam negeri juga diupayakan dengan pengendalian dan penanggulangan  penyakit hewan.
Di subsektor perkebunan, kata Mentan Syahrul, Kementan memberikan  dukungan logistik benih unggul melalui pembangunan kebun sumber benih,  mutu benih, dan penyediaan benih unggul nasional.
Kementan juga melakukan pengembangan kawasan perkebunan unggul  nasional berbasis korporasi untuk komoditas kopi, kakao, kelapa, tebu  dan lain-lain.
&quot;Kegiatan pendukung utama Kementerian Pertanian dalam peningkatan  produksi 2022 meliputi penyediaan sarana dan prasarana, pembiayaan  pertanian, pengembangan diversifikasi pangan, upaya penguatan riset dan  inovasi teknologi pertanian, peningkatan SDM pertanian, peningkatan  peran perkarantinaan dan penguatan manajemen pengawasan,&quot; kata Mentan  Syahrul.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pertanian mendorong produksi pangan dalam negeri melalui berbagai strategi. Salah satunya dengan mendorong pengembangan kawasan food estate atau lumbung pangan dan penyediaan benih serta bibit unggul.
BACA JUGA:Komisi IV Dorong Penambahan Anggaran di Kementan

&quot;Mengantisipasi masuknya kemarau 2022 dan hari besar keagamaan nasional pada akhir 2022 agar produksi pangan tetap terjaga dengan baik, Kementerian Pertanian mengimplementasikan program atau kegiatan melalui strategi cara bertindak. Kegiatan utamanya pada Dirjen Tanaman Pangan seperti peningkatan produksi padi, jagung, kedelai, serta pangan lokal lainnya,&quot; kata Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo saat rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Senin (11/4/2022).
Peningkatan produksi tersebut, kata Mentan Syahrul, termasuk melalui dukungan pada proyek besar food estate dan korporasi petani tahun 2022.
BACA JUGA:Kembangkan Sektor Pertanian, Kementan Sarankan Petani Lebak Akses KUR Pertanian

Selain itu juga dilakukan penguatan manajemen penyediaan benih tanaman pangan, pengamanan produksi melalui pengendalian OPT, dan penanganan kekeringan atau banjir. Kementan juga melakukan hilirisasi, pengolahan pangan dengan bantuan alat pertanian pascapanen, dan penguatan ekspor melalui uji mutu dan sertifikasi produk.Untuk peningkatan produksi hasil ternak, Kementan menyediakan benih  dan bibit berkualitas. Selain itu juga dengan peningkatan produksi pakan  ternak dan peningkatan mutu serta keamanan pakan. Produksi hasil ternak  dalam negeri juga diupayakan dengan pengendalian dan penanggulangan  penyakit hewan.
Di subsektor perkebunan, kata Mentan Syahrul, Kementan memberikan  dukungan logistik benih unggul melalui pembangunan kebun sumber benih,  mutu benih, dan penyediaan benih unggul nasional.
Kementan juga melakukan pengembangan kawasan perkebunan unggul  nasional berbasis korporasi untuk komoditas kopi, kakao, kelapa, tebu  dan lain-lain.
&quot;Kegiatan pendukung utama Kementerian Pertanian dalam peningkatan  produksi 2022 meliputi penyediaan sarana dan prasarana, pembiayaan  pertanian, pengembangan diversifikasi pangan, upaya penguatan riset dan  inovasi teknologi pertanian, peningkatan SDM pertanian, peningkatan  peran perkarantinaan dan penguatan manajemen pengawasan,&quot; kata Mentan  Syahrul.</content:encoded></item></channel></rss>
