<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gaikindo Catat Penjualan Mobil Meroket 41% di Kuartal I-2022   </title><description>Gaikindo mencatat penjualan kendaraan bermotor roda empat tercatat mencapai 263.810 unit pada kuartal I 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/12/320/2577599/gaikindo-catat-penjualan-mobil-meroket-41-di-kuartal-i-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/12/320/2577599/gaikindo-catat-penjualan-mobil-meroket-41-di-kuartal-i-2022"/><item><title>Gaikindo Catat Penjualan Mobil Meroket 41% di Kuartal I-2022   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/12/320/2577599/gaikindo-catat-penjualan-mobil-meroket-41-di-kuartal-i-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/12/320/2577599/gaikindo-catat-penjualan-mobil-meroket-41-di-kuartal-i-2022</guid><pubDate>Selasa 12 April 2022 12:47 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/12/320/2577599/gaikindo-catat-penjualan-mobil-meroket-41-di-kuartal-i-2022-mXyE49vsW7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjualan Mobil (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/12/320/2577599/gaikindo-catat-penjualan-mobil-meroket-41-di-kuartal-i-2022-mXyE49vsW7.jpg</image><title>Penjualan Mobil (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gabungan Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan kendaraan bermotor roda empat tercatat mencapai 263.810 unit pada kuartal I 2022, naik 41,4% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara rinci, pada bulan Maret, penjualannya mencapai 98.624 unit, tertinggi dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Sekretaris Umum (Sekum) Gabungan Industri Otomotif Indonesia (GAIKINDO) Kukuh Kumara membeberkan faktor pendorong pencapaian kinerja positif ini.
BACA JUGA:Penjualan Mobil Astra International Capai 43.023 Unit, Naik 62,3%

&quot;Masyarakat memiliki daya beli di tengah pemulihan ekonomi ini. Di sisi lain, pemerintah juga membolehkan adanya mudik, sehingga ini mendorong masyarakat membeli kendaraan roda empat,&quot; papar Kukuh dalam Market Review IDX Channel, Selasa (12/4/2022).
Lebih lanjut, naiknya harga komoditas juga mengerek penjualan kendaraan niaga. &quot;Penjualan kendaraan komersil juga naik karena ini untuk kegiatan perniagaan dan mendorong ekonomi,&quot; ungkapnya.
BACA JUGA:Diskon Pajak Bikin Penjualan Mobil Laris 863 Ribu Unit di 2021

Kemudian, pemerintah juga telah memberikan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) sejak 1 Maret 2021 sehingga hal ini mendorong penjualan.Meskipun insentif tersebut berakhir pada September 2022, namun dirinya optimis penjualan mobil terus tumbuh karena ekonomi Indonesia yang sudah mulai pulih.
&quot;Kita sudah di tahap ekspansi awal. Ekosistem industri otomotif ini ada sekitar 1,5 juta orang (yang terlibat) jadi ketika sudah pulih maka mereka bisa kembali bekerja,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gabungan Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan kendaraan bermotor roda empat tercatat mencapai 263.810 unit pada kuartal I 2022, naik 41,4% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara rinci, pada bulan Maret, penjualannya mencapai 98.624 unit, tertinggi dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Sekretaris Umum (Sekum) Gabungan Industri Otomotif Indonesia (GAIKINDO) Kukuh Kumara membeberkan faktor pendorong pencapaian kinerja positif ini.
BACA JUGA:Penjualan Mobil Astra International Capai 43.023 Unit, Naik 62,3%

&quot;Masyarakat memiliki daya beli di tengah pemulihan ekonomi ini. Di sisi lain, pemerintah juga membolehkan adanya mudik, sehingga ini mendorong masyarakat membeli kendaraan roda empat,&quot; papar Kukuh dalam Market Review IDX Channel, Selasa (12/4/2022).
Lebih lanjut, naiknya harga komoditas juga mengerek penjualan kendaraan niaga. &quot;Penjualan kendaraan komersil juga naik karena ini untuk kegiatan perniagaan dan mendorong ekonomi,&quot; ungkapnya.
BACA JUGA:Diskon Pajak Bikin Penjualan Mobil Laris 863 Ribu Unit di 2021

Kemudian, pemerintah juga telah memberikan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) sejak 1 Maret 2021 sehingga hal ini mendorong penjualan.Meskipun insentif tersebut berakhir pada September 2022, namun dirinya optimis penjualan mobil terus tumbuh karena ekonomi Indonesia yang sudah mulai pulih.
&quot;Kita sudah di tahap ekspansi awal. Ekosistem industri otomotif ini ada sekitar 1,5 juta orang (yang terlibat) jadi ketika sudah pulih maka mereka bisa kembali bekerja,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
