<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sinyal Ekonomi Pulih, Penjualan Listrik PLN Naik 8,42% di Kuartal I-2022</title><description>PT PLN (Persero) mencatat penjualan listrik meningkat sebesar 8,42% secara year on year.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/12/320/2577641/sinyal-ekonomi-pulih-penjualan-listrik-pln-naik-8-42-di-kuartal-i-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/04/12/320/2577641/sinyal-ekonomi-pulih-penjualan-listrik-pln-naik-8-42-di-kuartal-i-2022"/><item><title>Sinyal Ekonomi Pulih, Penjualan Listrik PLN Naik 8,42% di Kuartal I-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/04/12/320/2577641/sinyal-ekonomi-pulih-penjualan-listrik-pln-naik-8-42-di-kuartal-i-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/04/12/320/2577641/sinyal-ekonomi-pulih-penjualan-listrik-pln-naik-8-42-di-kuartal-i-2022</guid><pubDate>Selasa 12 April 2022 13:35 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/12/320/2577641/sinyal-ekonomi-pulih-penjualan-listrik-pln-naik-8-42-di-kuartal-i-2022-ZC72a5NHpe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjualan listrik PLN alami kenaikan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/12/320/2577641/sinyal-ekonomi-pulih-penjualan-listrik-pln-naik-8-42-di-kuartal-i-2022-ZC72a5NHpe.jpg</image><title>Penjualan listrik PLN alami kenaikan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT PLN (Persero) mencatat penjualan listrik meningkat sebesar 8,42% secara year on year. Penjualan listrik PLN mencapai 65,42 terawatt hour (TWh) pada kuartal I 2022.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi mengatakan kenaikan konsumsi listrik ini menjadi sinyal positif pemulihan ekonomi nasional.
BACA JUGA:Angkat Mantan Direktur PLN Jadi Bos Geo Dipa Energi, Sri Mulyani Soroti Harga Batu Bara dan BBM

&amp;ldquo;Kenaikan penjualan listrik menjadi sinyal bahwa perekonomian kembali pulih. Aktivitas masyarakat kembali pulih, sehingga mendorong konsumsi listrik terutama di sektor industri dan ritel, konsumsi listrik semakin meningkat,&amp;rdquo; kata Agung, Selasa (12/4/2022).
Jumlah konsumsi listrik di sektor industri pada triwulan pertama tahun ini mencapai 21.953 gigawatt hour (GWh). Angka itu 33,56% dari total konsumsi nasional.
BACA JUGA:Erick Thohir Minta PLN Jangan Hanya Jualan Listrik

Agung menyampaikan jika dibandingkan Maret tahun lalu, pertumbuhan konsumsi sektor industri masih 4%. Namun, tahun ini angkanya telah naik 16%.
Di antara semua sektor, industri tekstil berkontribusi paling besar mencapai 2,8 GWh atau tumbuh 14% pada Maret tahun ini. Sedangkan sektor besi dan baja sebesar 2,01 GWh atau naik 10%. Adapun sektor industri kimia tumbuh 8% dengan konsumsi sebesar 1,6 GWh dan industri semen tumbuh 7% dengan konsumsi sebesar 1,4 GWh.
Kenaikan penjualan listrik diikuti dengan peningkatan daya tersambung pelanggan. Pada Maret 2022, jumlahnya mencapai 153.744 megavolt ampere (MVa) atau tumbuh 11,28% dibandingkan tahun lalu.Sejumlah upaya dilakukan PLN demi meningkatkan pemanfaatan listrik  sektor industri, salah satunya melalui captive power acquisition yang  merupakan bentuk dukungan layanan perseroan dalam pemenuhan pasokan  listrik untuk pelanggan industri yang masih mengoperasikan pembangkit  listrik sendiri.
PLN terus berupaya mencari celah pasar baru. Sejumlah sektor pun kini  disasar, seperti pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan, serta  kelautan melalui electrifying agriculture dan electrifying marine.
Tak hanya itu, perseroan juga mengkampanyekan gaya hidup baru berupa  electrifying lifestyle melalui penggunaan peralatan elektronik yang  rendah emisi dan ramah lingkungan. Selain itu, PLN juga menjalankan  sejumlah program yang meringankan pelanggan seperti diskon biaya tambah  daya listrik dan kemudahan layanan pasang baru.
Menurut Agung, pelanggan bisa menikmati berbagai fasilitas layanan  melalui aplikasi PLN Mobile. Setelah diluncurkan pada 18 Desember 2020  lalu, lebih dari 27 juta pengguna sudah terdaftar di aplikasi PLN Mobile  dengan tingkat kepuasan 4,8 dari skala 5.</description><content:encoded>JAKARTA - PT PLN (Persero) mencatat penjualan listrik meningkat sebesar 8,42% secara year on year. Penjualan listrik PLN mencapai 65,42 terawatt hour (TWh) pada kuartal I 2022.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi mengatakan kenaikan konsumsi listrik ini menjadi sinyal positif pemulihan ekonomi nasional.
BACA JUGA:Angkat Mantan Direktur PLN Jadi Bos Geo Dipa Energi, Sri Mulyani Soroti Harga Batu Bara dan BBM

&amp;ldquo;Kenaikan penjualan listrik menjadi sinyal bahwa perekonomian kembali pulih. Aktivitas masyarakat kembali pulih, sehingga mendorong konsumsi listrik terutama di sektor industri dan ritel, konsumsi listrik semakin meningkat,&amp;rdquo; kata Agung, Selasa (12/4/2022).
Jumlah konsumsi listrik di sektor industri pada triwulan pertama tahun ini mencapai 21.953 gigawatt hour (GWh). Angka itu 33,56% dari total konsumsi nasional.
BACA JUGA:Erick Thohir Minta PLN Jangan Hanya Jualan Listrik

Agung menyampaikan jika dibandingkan Maret tahun lalu, pertumbuhan konsumsi sektor industri masih 4%. Namun, tahun ini angkanya telah naik 16%.
Di antara semua sektor, industri tekstil berkontribusi paling besar mencapai 2,8 GWh atau tumbuh 14% pada Maret tahun ini. Sedangkan sektor besi dan baja sebesar 2,01 GWh atau naik 10%. Adapun sektor industri kimia tumbuh 8% dengan konsumsi sebesar 1,6 GWh dan industri semen tumbuh 7% dengan konsumsi sebesar 1,4 GWh.
Kenaikan penjualan listrik diikuti dengan peningkatan daya tersambung pelanggan. Pada Maret 2022, jumlahnya mencapai 153.744 megavolt ampere (MVa) atau tumbuh 11,28% dibandingkan tahun lalu.Sejumlah upaya dilakukan PLN demi meningkatkan pemanfaatan listrik  sektor industri, salah satunya melalui captive power acquisition yang  merupakan bentuk dukungan layanan perseroan dalam pemenuhan pasokan  listrik untuk pelanggan industri yang masih mengoperasikan pembangkit  listrik sendiri.
PLN terus berupaya mencari celah pasar baru. Sejumlah sektor pun kini  disasar, seperti pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan, serta  kelautan melalui electrifying agriculture dan electrifying marine.
Tak hanya itu, perseroan juga mengkampanyekan gaya hidup baru berupa  electrifying lifestyle melalui penggunaan peralatan elektronik yang  rendah emisi dan ramah lingkungan. Selain itu, PLN juga menjalankan  sejumlah program yang meringankan pelanggan seperti diskon biaya tambah  daya listrik dan kemudahan layanan pasang baru.
Menurut Agung, pelanggan bisa menikmati berbagai fasilitas layanan  melalui aplikasi PLN Mobile. Setelah diluncurkan pada 18 Desember 2020  lalu, lebih dari 27 juta pengguna sudah terdaftar di aplikasi PLN Mobile  dengan tingkat kepuasan 4,8 dari skala 5.</content:encoded></item></channel></rss>
